BKPM-BEI Sepakat Tingkatkan Sektor Investasi

Oleh : Herry Barus | Selasa, 28 Januari 2020 - 15:45 WIB

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia bersama dengan Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi menandatangani Nota Kesepahaman antara BKPM dengan PT BEI untuk mengintegrasikan investasi riil dan investasi portfolio di pasar modal dalam rangka memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan investasi nasional, pada pagi ini (28/1/2020 di Main Hall BEI, Jakarta.

Acara diawali dengan pembukaan perdagangan saham oleh Kepala BKPM, dilanjutkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Peningkatan Investasi antara BKPM dengan BEI tentang Peningkatan Pemahaman Pasar Modal dan Penanaman Modal serta Sinergi Informasi Perusahaan di Indonesia.

Bahlil menyampaikan bahwa melalui sinergi antara BKPM dengan BEI, diharapkan perusahaan yang sudah tercatat di BEI dan memiliki rencana pengembangan, serta perluasan usaha, dapat difasilitasi secara maksimal oleh BKPM, baik dari sisi perizinan berusaha maupun fasilitas investasi.

“Dengan adanya kerja sama antara BKPM dengan BEI, diharapkan semakin banyak pelaku usaha yang terdorong untuk mengembangkan dan memperluas usahanya dengan memanfaatkan alternatif pendanaan melalui pasar modal, sehingga dapat menciptakan lapangan kerja yang cukup luas dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat”, ujar Bahlil.

Di sisi lain, BEI juga akan memberikan bimbingan bagi perusahaan yang terdaftar di BKPM untuk dapat segera melaksanakan Initial Public Offering (IPO) dan akan bekerjasama dalam menyampaikan data, serta informasi perusahaan yang telah melakukan outbound investment kepada BKPM.

Inarno Djajadi menyampaikan, “Dengan sinergi dan kerja sama yang baik, kami harapkan dapat memberikan banyak manfaat dalam meningkatkan perekonomian di Indonesia. Selain itu, Nota Kesepahaman juga dapat menjadi dasar dalam menetapkan kebijakan dan pelayanan di bidang penanaman modal.”

Berdasarkan data perizinan terintegrasi secara elektronik/OSS, sampai dengan akhir Desember 2019 terdapat 668.228 perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) yang terdaftar, dengan rincian 642.309 Perusahaan PMDN dan 25.919 Perusahaan dalam rangka PMA.

Perusahaan yang terdaftar di BKPM tersebut memiliki prospek untuk lebih berkembang, namun terkendala ketersediaan pendanaan dengan biaya modal yang lebih rendah di dalam negeri, terutama bagi perusahaan PMDN dengan skala usaha kecil dan menengah, termasuk perusahaan start-up. Untuk meningkatkan skala usaha perusahaan tersebut, pembiayaan melalui pasar modal yang sahamnya dimiliki masyarakat dapat menjadi alternatif.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kakao (kakaoindonesia)

Jumat, 21 Februari 2020 - 07:31 WIB

Pertanian Andalan Perbaikan Neraca Dagang

Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan neraca perdagangan melalui lalu lintas ekspor. Peningkatan dilakukan sebagai upaya menekan angka defisit neraca…

Qlue hadir di kota Tomohon

Jumat, 21 Februari 2020 - 07:29 WIB

Qlue Hadirkan Berbagai Solusi Smart City di Tomohon

Berbagai solusi teknologi smart city Qlue secara resmi hadir di Kota Tomohon Kamis (20/2/2020). Solusi tersebut bertujuan untuk meningkatkan layanan publik, memahami berbagai potensi wilayah,…

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Jumat, 21 Februari 2020 - 07:22 WIB

Nilai Ekspor Pertanian Surplus Tumbuh 10,90 Persen

Ekspor produk pertanian pada periode November dan Desember 2019 mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis bahwa volume dan nilai ekspor produk pertanian…

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyaksikan pedet di Sumut

Jumat, 21 Februari 2020 - 07:11 WIB

Produksi Pedet Sumut Diharap Tekan Defisit Kebutuhan Daging Sapi

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) melakukan panen 1000 ekor pedet sekaligus meluncurkan program Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri (Sikomandan) di Kabupaten Serdang Bedagai…

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Sumut

Jumat, 21 Februari 2020 - 06:59 WIB

Ekspor 28 Komoditas Pertanian Medan Senilai Rp79,6 Miliar

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengapresiasi kinerja ekspor pertanian asal Provinsi Sumatera Utara dengan hadir dan melepas ekspor 28 komoditas pertanian sekaligus senilai Rp. 79,6 miliar…