Implementasikan ISO 37001:2016, Wujudkan Krakatau Steel Bersih

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 25 Januari 2020 - 09:00 WIB

Implementasikan ISO 37001:2016, Wujudkan Krakatau Steel Bersih
Implementasikan ISO 37001:2016, Wujudkan Krakatau Steel Bersih

INDUSTRY.co.id - Cilegon- PT Krakatau Steel (Persero) Tbk melakukan pembenahan dalam aspek Good Corporate Governance dan mendorong implementasinya Krakatau Steel memulai langkahnya untuk  menerapkan standar internasional dalam upaya pencegahan KKN yaitu ISO 37001:2016 tentang Anti-Bribery Management System atau sistem manajemen anti suap.

Sebelumnya, Kick Off implementasi ISO 37001:2016 telah dilaksanakan pada Oktober 2019 lalu, kali ini program implementasinya akan digulirkan, bersama dengan seluruh pejabat di lingkungan Krakatau Steel Group. serta dihadiri Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana, Kajari Cilegon Andi Wirnawati, Dandim 0623 Cilegon Letkol Arm Rico Ricardo Sirait, perwakilan Lanal Banten, Kepala Inspektorat Cilegon Epud Saepudin, perwakilan Badan Standardisasi Nasional, dan Departemen Bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ariz Dedy Arham.

Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim mengatakan, dengan diimplementasikannya ISO 37001:2016 diharapkan dapat memperkuat budaya organisasi yang menjunjung nilai-nilai kejujuran, transparansi, keterbukaan dan kepatuhan.

“Melalui penerapan ISO 37001:2016, kami harap Krakatau Steel dapat mengidentifikasi dan mengevaluasi terjadinya risiko penyuapan sehingga dapat segera dilakukan pengendalian dan tindakan untuk perbaikannya. Pada akhirnya organisasi yang dikelola dengan baik diharapkan mampu mendukung dan mendorong percepatan proses transformasi yang sedang dilakukan saat ini”, ungkap Silmy.

Pihaknya pun mengaku untuk terus melakukan usaha pencegahan KKN dengan melakukan Briefing, baik kepada eksternal seperti kepada vendor dan rekanan Krakatau Steel, maupun kepada internal karyawan dan manajemen. Usaha pencegahan KKN tersebut demi mewujudkan Krakatau Steel bersih dan berintegritas dengan mengusung komitmen “No Bribery, No Kickback, No Gift, and No Luxurious Hospitality”.

Direktur Utama Krakatau Steel Silmy menambahkan Krakatau Steel tengah gencar melakukan pembenahan internal dan perbaikan kinerja Perseroan dengan mengedepankan profesionalisme dan Good Corporate Governance di segala bidang serta praktik manajemen yang bebas dari segala konflik kepentingan. Manajemen Krakatau Steel mendukung upaya-upaya pemberantasan korupsi serta bersikap kooperatif kepada KPK maupun pihak lainnya dalam mewujudkan Krakatau Steel Bersih, termasuk bekerja sama dengan BPKP untuk mendapatkan reviu atas aksi korporasi, assessment GCG, serta menyelesaikan seluruh temuan dari BPK.

Fungsional KPK, Ariz Dedy, menyambut baik upaya yang dilakukan PT KS untuk menerapkan ISO 37001 di lingkungan kerja BUMN. “Kita menyambut baik usaha dari korporasi, terutama BUMN (PT KS) untuk membuat sistem agar mereka tidak mentolerir upaya-upaya suap, yang pasti ini untuk melindungi perusahaan”.Sementara untuk road map pengembangan GCG Perseroan, Krakatau Steel saat ini sudah mencapai tahap Integration. Selanjutnya adalah upaya mencapai tahap Optimizing di 2020 dengan meningkatkan komitmen dalam mengimplementasikan GCG secara konsisten di seluruh Anak Perusahaan, memelihara serta menyempurnakan infrastruktur pengelolaan GCG KS Group, maupun melakukan monitoring implementasi GCG KS Group.

Dalam hal pengendalian gratifikasi, Krakatau Steel juga mengimplementasikan Program Pengendalian Gratifikasi dan kewajiban pelaporan LHKPN bagi jajaran manajemen sesuai ketentuan yg berlaku dengan capaian tingkat kepatuhan pelaporan sampai dengan triwulan II 2019 sebesar 88%. Krakatau Steel juga melaksanakan program whistleblowing system (WBS) untuk menampung dugaan-dugaan pelanggaran yang diketahui oleh karyawan.

Komitmen dan implementasi yang menyeluruh dalam menerapkan prinsip-prinsip GCG pada seluruh lini binis Perseroan mendorong perbaikan pada kinerja Perseroan yang tengah melakukan transformasi bisnis agar dapat menangkap segala peluang bisnis guna mencapai pertumbuhan berkelanjutan dan memberikan nilai tambah pada pemangku kepentingan. Dengan diimplementasikannya prinsip-prinsip GCG tersebut, diharapkan pengelolaan sumber daya dan organisasi Perseroan menjadi lebih efisien, efektif, dan produktif serta selalu berorientasi pada tujuan Perseroan dan memperhatikan para Pemangku Kepentingan (Stakeholders)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Prajurit Kogabwilhan II Bagikan Masker untuk Warga Disekitar Rumkitlap

Senin, 13 Juli 2020 - 05:00 WIB

Prajurit Kogabwilhan II Bagikan Masker untuk Warga Disekitar Rumkitlap

Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Imran Baidirus, S.E. yang diwakilkan oleh Kepala Penerangan (Kapen) Kogabwilhan II Kolonel Infantri Joko Susilo membagikan masker batik untuk warga di sekitar…

Pembangunan 13 Rumah Permanen Libatkan Satgas TMMD 108 Kodim 1709/Yawa

Senin, 13 Juli 2020 - 04:30 WIB

Pembangunan 13 Rumah Permanen Libatkan Satgas TMMD 108 Kodim 1709/Yawa

Program pembangunan 13 unit rumah bagi warga Kampung Natabui dan Toweta, Distrik Yapen Barat, Kab. Kepulauan Yapen, Papua, melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 Kodim 1709/Yawa,…

Satgas Yonif 125 Lakukan Penyemprotan Disinfektan dan Pengukuran Suhu Tubuh serta Pembagian Masker di Gereja

Senin, 13 Juli 2020 - 04:00 WIB

Satgas Yonif 125 Lakukan Penyemprotan Disinfektan dan Pengukuran Suhu Tubuh serta Pembagian Masker di Gereja

Untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kita dituntut untuk melakukan berbagai upaya melalui tindakan nyata. Seperti yang dilakukan Satgas Yonif 125/SMB dengan melakukan…

Ilustrasi Ujian Nasional

Senin, 13 Juli 2020 - 02:01 WIB

Ingat Ya Orangtua! Hari Ini Senin 13 Juli Mulai Masuk Sekolah, Berikut Daftar 104 Daerah yang Dapat Izin Mendikbud untuk Adakan KBM Tatap Muka

akarta- Waktu libur sudah usai, dan saatnya kembali sekolah dan memulai aktivitas belajar. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim memberikan izin 104 daerah yang bisa mengadakan kegiatan…

Ilustrasi pasar tradisional. (Foto: Sumut24)

Senin, 13 Juli 2020 - 01:04 WIB

Survei: Pria Lebih Berani Belanja Ke Pasar Tradisional Dibanding Perempuan

Jakarta-Generasi Z, yakni kelompok masyarakat dengan rentang usia 15 hingga 25 tahun di Jakarta akan menjadi kelompok usia yang paling berani beraktivitas di tempat publik saat New Normal ketimbang…