IITCF Kenalkan Coklat Halal Belgia

Oleh : Wiyanto | Selasa, 14 Januari 2020 - 10:23 WIB

Chairman IITCF H. Priyadi Abadi, MPar, di halal chocolate presentasi
Chairman IITCF H. Priyadi Abadi, MPar, di halal chocolate presentasi

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Ke Belgia tak lengkap jika belum merasakan coklat Rudolf Braun. Coklat handmade yang sudah melegenda ini sudah ada sejak tahun 1899. Coklat ini bisa didapatkan dengan mudah saat kita mengunjungi patung Manneken Pis di Jalan Rue Du Cene, karena ia berada persis samping lokasi patung.

Patung kecil Manneken Pis, yang berada di jalan simpang empat ini tak pernah sepi. Si kecil antik itu merupakan landmark yang menjadi tempat wisata terkenal di Brussel, Belgia Manneken Pis dirancang Hieronymus Duquesnoy Elder antara 1618 hingga 1619. Banyak wisatawan asing yang berkunjung ke tempat ini. Salah satunya rombongan Indonesian Islamic Travel Communication Forum (IITCF), yang selalu mengagendakan ke toko coklat Rudolf Braun setiap mengadakan Educational Trip ke Eropa Barat.

Menurut Chairman IITCF H. Priyadi Abadi, MPar, keistimewaan dari coklat Rudolf Braun ini sudah memiliki sertifikasi halal. “Tidak banyak coklat di Belgia yang memiliki sertifikat halal, coklat Rudolf Braun menjadi salah satu alternatif pilihan wisatawan muslim,” ungkapnya di Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Priyadi sudah lama menjalin hubungan baik dengan pihak Rudolf Braun. Kedekatan ini ia gunakan untuk berkampanye ke pengelola agar memproses sertifikat halal. “IITCF telah melakukan kampanye wisata halal di setiap destinasi yang menjadi tujuan wisatanya, terutama di Eropa. Alhamdulillah IITCF berhasil meyakinkan beberapa partner untuk menyajikan makanan halal, salah satunya coklat Rudolf Braun,” jelasnya.

Tepatnya pada Juni 2019 lalu, coklat Rudolf Braun telah mendapat sertifikat halal. “Mr. Pavel CEO pabrik coklat tersebut akhirnya memenuhi permintaan lama kami untuk memproduksi coklat yang halal dan memproses sertifikatnya, Alhamdulillah,” tuturnya.

Mr. Pavel tak hanya berhenti mengurus sertifikat halal coklatnya, ia pun juga menyosialisasikan ke beberapa negara berpenduduk muslim yang banyak berkunjung ke Belgia, di antaranya Indonesia, Malaysia dan Brunai Darussalam.

Tepat pada 14 Januari 2020, Mr. Pavel akan bersilaturahim dengan para sahabat IITCF untuk mengenalkan produk coklatnya yang sudah bersertifikat halal kepada para owner travel muslim, agar coklat Rudolf Braun bisa menjadi solusi coklat halal dari Belgia.

“Mereka consern terhadap sertifikat halal yang sudah diperoleh di Eropa. Mereka akan sosialisasikan untuk market di Indonesia dengan menggandeng IITCF, karena Indonesia mayoritas muslim,” ungkapnya.

IITCF terus mensupport kepada vendor-vendor lain di luar negeri, terutama Eropa yang memiliki sertifikat halal. Sehingga travel muslim dari Indonesia mendapatkan kemudahan untuk mengakses sajian halal di Eropa. “Travel muslim mencari vendor yang mempunyai sertiifkat halal dan kehalalan ini menjadi prioritas utama di banding lainnya,. Karena coklat halal tak mudah di Eropa,” jelasnya.

Dalam Presentasi Belgium Halal Chocolates & Silaturahmi IITCF pada 14 Januari 2020 di Ballroom JS Luwansa Hotel, Mr Pavel hadir dan mempresentasikan serta mengajak semua peserta yg hadir utk mencoba keistimewaan dari coklat Rudolf Braun di hadapan para pengelola travel muslim di Jakarta.

Selain presentasi coklat halal, IITCF juga menggelar tasyakuran hari ulang tahun IITCF. Untuk itu, Priyadi juga mengundang beberapa komunitas travel muslim untuk bisa saling bersinergi dalam mengembangkan produk halal dan wisata halal.

IITCF dalam aktivitasnya tak pernah berhenti menggaungkan kehalalan produk, terutama produk makanan yang ada di Eropa. Berkat kerja keras IITCF, selain coklat Rudolf Braun di Belgia, juga ada restoran di puncak Titlis yang menyajikan masakan halal dan menyediakan ruang untuk shalat. “Alhamdulillah sudah ada coklat, sebelumnya juga ada restoran di Titlis. Jadi benar-benar kita halalkan perjalanan kita,” tutur Direktur Utama Adinda Az-Zahra Tour & Travel ini.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita ketika mewakili Presiden Joko Widodo pada acara pembukaan Rapat Pimpinan Nasional Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI)

Rabu, 29 Januari 2020 - 17:06 WIB

Buka Rapim Gapensi, Menperin Sebut Industri Pendukung Jasa Konstruksi Masih Prospektif

Industri pendukung jasa konstruksi dinilai masih memiliki prospek bisnis yang cukup besar ke depannya, seiring gencarnya program pembangunan infrastruktur di dalam negeri.

Launching I Konser yang hadir di Indihome

Rabu, 29 Januari 2020 - 16:23 WIB

Indihome Sediakan i Konser Gaet Penikmat Musik

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui brand IndiHome terus berupaya menyediakan produk dan layanan yang berkualitas bagi seluruh segmen pelanggannya.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia (Tengah)

Rabu, 29 Januari 2020 - 16:00 WIB

Lampaui Target, Realisasi Investasi Tahun 2019 Tembus 800 Triliun

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyampaikan pencapaian realisasi investasi periode Triwulan IV (Oktober-Desember) 2019 sebesar Rp 208,3 triliun, meningkat 12…

Check Point Software Technologies Ltd

Rabu, 29 Januari 2020 - 15:25 WIB

Check Point Software Launches New Global Partner Program to Accelerate and Scale Channel Success

Check Point® Software Technologies Ltd, a leading provider of cyber security solutions, today announced the launch of its new global partner program. Developed in close consultation with hundreds…

Petani jagung

Rabu, 29 Januari 2020 - 15:24 WIB

Kementan Kawal Gerakan Pengendalian Spodoptera Frugiperda

Bulan Januari ini merupakan masa panen jagung di Kabupaten Gowa. Aktivitas memetik jagung yang telah menguning terlihat di berbagai wilayah. Tak terkecuali di Desa Sengka, Kecamatan Bontonompo…