INDUSTRY.co.id - Jakarta – Perusahaan pengembang properti PT Intiland Development Tbk (Intiland;DILD) meningkatkan penjualan secara signifikan ditriwulan keempat 2019. Pada triwulan keempat 2019, perseroan berhasil menjual inventori lahan yang masuk kategori non-core seluas total sekitar 40 hektar senilai Rp460 miliar.
Jumlah tersebut berasal dari penjualan dua bidang lahan di kawasan Surabaya Timur serta sebidang lahan dan bangunan di kawasan Surabaya Barat.
Perseroan mencatatkan hasil penjualanpemasaran (marketing sales) pada periode tersebut sekitar Rp700 miliar. Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland Archied Noto Pradono menjelaskan pada triwulan keempat 2019, perseroan juga menempuh sejumlah langkah strategis sebagai upaya untuk menjaga dan meningkatkan kinerjausaha.
Perseroan pada 3 Desember 2019 melakukan penjualan saham dan piutang pada anak perusahaan yang bergerak di bidang rumah sakit senilai Rp636 miliar.
“Kami akan gunakan dana hasil penjualan saham tersebut untuk pembayaran hutang. Sisanya akan digunakan untuk keperluan operasional dan modal perseroan,” ujarnya lebih lanjut.
Selain itu, Perseroan berhasil mempertahankan pencapaian pendapatan berkelanjutan (recurring income) secara stabil. Perseroan memperkirakan mampu membukukan recurring income sebesar Rp600 miliar di tahun 2019. Dengan kinerja penjualan dan langkah strategis tersebut, keuntungan bersih perseroan diproyeksikan akan meningkat lebih dari 20% untuk tahun buku 2019 dan hutang perseroan akan turun Rp300 miliar dari dibandingkan kuartal ketiga 2019.