Toshiba Temukan Teknologi Mobil Swakemudi untuk Keamanan Kendaraan

Oleh : Kormen Barus | Selasa, 24 Desember 2019 - 13:47 WIB

Jepang- Sejalan dengan populasi Jepang semakin menua dalam beberapa tahun terakhir, permintaan akan mobil swakemudi (self-driving) dan aspek keamanannya di Jepang pun kian meningkat
Jepang- Sejalan dengan populasi Jepang semakin menua dalam beberapa tahun terakhir, permintaan akan mobil swakemudi (self-driving) dan aspek keamanannya di Jepang pun kian meningkat

INDUSTRY.co.id, Jepang- Sejalan dengan populasi Jepang semakin menua dalam beberapa tahun terakhir, permintaan akan mobil swakemudi (self-driving) dan aspek keamanannya di Jepang pun kian meningkat.

Kini teknologi pemindaian citra (image recognition) Toshiba, Visconti™, telah berkembang dan disempurnakan selama lebih dari satu abad. Teknologi ini menghadirkan begitu banyak peluang untuk mewujudkan sistem swakemudi dalam waktu yang tak lama lagi.

Sistem swakemudi menuntut pemindaian citra terbaik guna melihat dan memahami lingkungan di sekitar mobil agar keputusan dapat diambil. Dengan demikian, manusia tak perlu lagi melakukannya. Versi terbaru dari Visconti™ 5 memiliki segala fitur ini, sambil mengurangi konsumsi energi jika dibandingkan  dengan prosesor konvensional.

Ada dua teknologi yang mendukung Visconti™. Pertama, pemindaian citra, bertugas untuk mengenali/mendeteksi mobil lain, pejalan kaki, dan lampu lalu lintas dari gambar-gambar yang dihasilkan kamera yang terpasang pada mobil. Teknologi ini lalu membantu proses pengambilan keputusan untuk mencegah atau menghindari tabrakan, baik di siang atau malam hari. Teknologi lain yang mendukung Visconti™ ialah penerapan teknologi pemindaian citra sebagai sebuah prosesor, menjadikannya sebagai bisnis dan produk yang layak.

Visconti™ tak hanya menjadi gagasan dari insinyur Toshiba, namun turut diciptakan dengan melibatkan pelanggan dan masukan mereka. Toshiba memikirkan berbagai fitur dan fungsi yang kelak diinginkan pelanggan di masa depan, lalu mempersiapkan berbagai solusinya secara lebih dini. Untuk itu, Toshiba menghasilkan produk dengan berbagai fitur yang mencerminkan daya saingnya.

Saat Toshiba mulai mengkaji teknologi pemindaian citra pada setengah abad lalu, kecerdasan buatan (AI) dan mobil swakemudi masih dianggap sebagai impian yang mustahil. Namun, banyak insinyur Toshiba di masa lalu yang meyakini potensi dari teknologi pemindaian citra, dan bekerja keras untuk menyempurnakannya. Pada akhirnya, mereka mengembangkan teknologi ini hingga seperti sekarang. Kini, riset terus dilanjutkan di bawah kepemimpinan dua insinyur pada divisi riset dan bisnis, yakni Ryuzo Okada dan Takashi Miyamori. Mereka sama-sama memiliki visi untuk mewujudkan dunia yang lebih baik dengan Visconti™.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gebyar Pernikahan Indonesia Edisi ke–13 akan segera digelar (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Selasa, 28 Januari 2020 - 18:42 WIB

Segera Digelar, Gebyar Pernikahan Indonesia ke-13 Hadirkan Tema Pernikahan Tradisional Sunda Modern

Perkembangan industry kebutuhan pernikahan tradisional di Indonesia masih menjanjikan, ditengah gelombang budaya barat yang begitu besar, antusiasme keluarga calon pengantin untuk menggunakan…

 Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P.

Selasa, 28 Januari 2020 - 18:00 WIB

Panglima TNI : Peran TNI dan Polri Pada Era Perubahan Berkelanjutan

Saat ini, peran TNI dan Polri berada pada era perubahan yang terus berkelanjutan, semuanya bergerak dinamis, termasuk dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Perubahan itu akan terjadi secara…

Nasabah bertransaksi di BRILink

Selasa, 28 Januari 2020 - 17:33 WIB

Kinerja BRILink Cemerlang, BRI Pacu Perluasan Layanan

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berkomitmen untuk terus melakukan inovasi dan digitalisasi sistem dan layanan, salah satunya BRILink yang telah mencatat kinerja cemerlang sepanjang 2019.

RS Awal Bros Group Gandeng Formaksi Terkait Fasilitas CoB BPJS Kesehatan

Selasa, 28 Januari 2020 - 16:10 WIB

RS Awal Bros Group Gandeng Formaksi Terkait Fasilitas CoB BPJS Kesehatan

Kesepakatan ini merupakan lanjutan kerja sama atau addendum dari kerja sama sebelumnya untuk layanan CoB BPJS. Adapun kerja sama yang terjadi adalah direct billing antara masing-masing perusahaan…

WHO

Selasa, 28 Januari 2020 - 16:08 WIB

Peneliti WHO: Rokok Elektrik Lebih Tidak Berisiko Dibanding Rokok Konvensional

Peneliti WHO mengakui bahwa produk rokok elektronik lebih tidak berbahaya dibanding rokok konvensional. Pernyataan tersebut disampaikan oleh perwakilan WHO sekaligus peneliti dari National Capacity-Tobacco…