BRI Syariah Tingkatkan Potensi Bisnis Muhammadiyah

Oleh : Wiyanto | Senin, 16 Desember 2019 - 12:45 WIB

(kiri) Direktur Bisnis Komersil BRIsyariah Kokok Alun Akbar
(kiri) Direktur Bisnis Komersil BRIsyariah Kokok Alun Akbar

INDUSTRY.co.id - Jakarta--- BRIsyariah menandatangani nota kesepahaman bersama PP Muhammadiyah pada 16 Desember 2019. Penandatanganan tersebut dilakukan di Jakarta. Nota kesepahaman ditandatangani oleh Direktur Bisnis Komersil BRIsyariah Kokok Alun Akbar dan Ketua PP Muhammadiyah Prof. Dr. H. Haedar Natsir.

Kedua pihak menandatangani nota kesepahaman untuk penggunaan jasa dan produk bank syariah serta upaya pengembangan ekosistem social finance syariah.

Direktur Bisnis Komersil BRIsyariah Kokok Alun Akbar menyampaikan, Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia yang memiliki banyak amal usaha.

"Tujuan utama dari penandatanganan nota kesepahaman ini adalah pengembangan ekosistem ekonomi syariah di lingkungan Muhammadiyah serta amal usahanya, sembari tentunya kami meningkatkan potensi bisnis Bank.” kata dia di Jakarta, Senin (16/12/2019).

Untuk itu BRIsyariah sudah menyiapkan layanan jasa yang dapat diimplementasikan. Antara lain layanan cash management sebagai solusi pengelolaan likuiditas, solusi pengumpulan iuran, dan solusi tagihan; layanan produk tabungan, giro, deposito yang dapat dipergunakan oleh Muhammadiyah untuk menglola dana organisasi dan Amal Usaha Muhammadiyah; pembiayaan untuk pengurus, anggota dan amal usaha Muhammadiyah; sistem payroll serta pembayaran pada Amal Usaha Muhammadiyah baik yang bergerak di bidang pendidikan maupun kesehatan. Selain itu BRIsyariah siap memfasilitasi upaya implementasi pengembangan ekosistem social finance syariah berupa koneksi antara produk sosial seperti zakat infak sedekah dan wakaf.

Khusus poin pengembangan ekosistem social finance syariah, BRIsyariah sudah menandatangani perjanjian kerjasama dengan Lembaga Zakat Infaq Sedekah Muhammadiyah pada awal bulan ini. Insya Allah dengan penandatanganan nota kesepahaman ini ekosistem ekonomi syariah di Indonesia dapat terus meningkat.

"Kami beharap dapat terus mendukung Muhammadiyah tidak hanya pada level organisasi, namun juga ke individu anggota. Layanan mobile banking kami bisa diakses dengan mudah dari gawai nasabah. Jaringan kami juga tersebar luas di 55 Kantor Cabang, 211 Kantor Cabang Pembantu, 10 Kantor Kas, serta Kantor Layanan Syariah yang terdapat di 2209 kantor jaringan BRI. Ditambah dengan implementasi Qanun Lembaga Keuangan Syariah di Aceh, jaringan BRIsyariah akan semakin luas dan memudahkan anggota Muhammadiyah untuk mendapat layanan keuangan syariah," tutup Alun.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga selaku Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto memberikan keterangan di Kantor Presiden, Jakarta, pada Kamis, 21 Januari 2021. Foto: BPMI Setpres/Lukas

Jumat, 22 Januari 2021 - 10:49 WIB

Pemerintah Perpanjang PPKM hingga Dua Pekan Mendatang

Jakarta-Pemerintah akan kembali memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama dua minggu ke depan mulai tanggal 26 Januari 2021 hingga 8 Februari 2021.

Menteri Sandiaga Uno

Jumat, 22 Januari 2021 - 10:39 WIB

Banyak Mendengar Keluhan Pengusaha Hotel, Sandiaga: Okupansi Hotel di Bawah Titik Impas

akarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan perpanjangan pemberlakuan kegiatan masyarakat atau PPKM akan berdampak pada ketahanan pelaku usaha yang bergerak di bidang…

Presiden Joko Widodo

Jumat, 22 Januari 2021 - 10:38 WIB

Simak! Ini Tiga Sektor Industri yang Dapat Bertahan dan Berkembang Ditengah Pandemi

Ketiga sektor tersebut adalah sektor pangan, sektor farmasi dan rumah sakit, serta teknologi jasa keuangan dan pendidikan.

Menteri Nadiem Makarim

Jumat, 22 Januari 2021 - 10:25 WIB

Ayah Bunda dan Guru Tolong Catat! Nadiem Tegaskan AN Tidak Sama dengan UN: Bukan Evaluasi Individu Siswa dan Bukan Juga untuk Menghukum Sekolah!

Terkait isu strategis tentang Asesmen Nasional (AN), banyak masyarakat yang salah persepsi, untuk itu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim angkat suara dengan…

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Antara/ CNN Indonesia)

Jumat, 22 Januari 2021 - 10:19 WIB

Menkes Akui Pemerintah Salah Sasaran soal Testing Covid-19

Jakarta-Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengakui selama ini strategi testing, tracing, dan treatment atau 3T yang dijalankan pemerintah dalam menangani pandemi virus corona (Covid-19)…