10 Tindakan ASN yang Dapat Diadukan Sebagai Tindakan Radikal

Oleh : Herry Barus | Selasa, 10 Desember 2019 - 15:41 WIB

Ilustrasi PNS
Ilustrasi PNS

INDUSTRY.co.id - Jakarta- "Ada 10 tindakan ASN (Aparatur Sipil Negara) yang dapat diadukan sebagai tindakan radikalMenurut Rifai, sepuluh tindakan ASN yang dapat diaduanM," tukas Inspektur Wilayah III Kemenkumham Achmad Rifai dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat 9 dengan tema "Menjawab Kontroversi SKB 11 Menteri" di Ruang Yusuf Ronodipuro, Gedung RRI, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (10/12/2019).

Menurut Rifai, sepuluh tindakan ASN yang dapat diadukan sebagai tindakan radikal adalah:

1. Memuat teks, gambar, audio dan video yang memuat ujaran kebencian terhadap Pancasila dan UUD 1945,

2. Memuat konten negatif terkait salah satu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA),

3. Menyebarluaskan pendapat yang menyesatkan melalui Medsos,

4. Menyebar-luaskan pemberitaan yang  Menyesatkan,

5. Menyebarluaskan Informasi Yang Menyesatkan,

6. Menyelenggarakan kegiatan yang menghina, menghasut, memprovokasi dan membenci Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan Pancasila,

7. Ikut serta dalam kegiatan terlarang nomor 6,

8. Memberikan tanggapan atau dukungan sebagai tanda sesuai pendapat dengan memberikan likes, dislike, love, retweet atau komentar di media sosial,

9. Menggunakan atribut yang bertentangan dengan Pancasila,

10. Menggunakan Atribut yang bertentangan dengan Pancasila.

"Berdasarkan riset Alvara Research Center ada19,4% PNS (Pegawai Negeri Sipil) atau ASN (Aparatur Sipil Negara) yang tidak setuju dengan ideologi Pancasila," tukasnya.

Ia menambahkan, padahal jumlah seluruh ASN adalah 4 juta orang, berarti 19,4 % itu jumlahnya juga besar."Masih berdasarkan riset tadi jika ditambahkan dengan pegawai BUMN yang tidak setuju dengan ideologi Pancasila ada 9,1 % maka jumlahnya bertambah besar," ujarnya.

Dalam acara ini hadir pula narasumber lainnya dari Mudzakir Sekretaris Deputi Bidang SDM Aparatur KemenPANRB, dan Rosarita Niken Widiastuti Sekjen Kemkominfo

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mabes TNI Tanda Tangani 73 Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa Tahun 2020

Sabtu, 18 Januari 2020 - 04:00 WIB

Mabes TNI Tanda Tangani 73 Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa Tahun 2020

Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) menandatangani 73 kontrak barang dan jasa pada 2020 senilai Rp 1.282 triliun. sebagian besar barang dan jasa untuk delapan Satuan Kerja di…

Kasum TNI Terima Kunjungan Kehormatan Deputy Assistatn Secretary of Defence

Sabtu, 18 Januari 2020 - 03:30 WIB

Kasum TNI Terima Kunjungan Kehormatan Deputy Assistatn Secretary of Defence

Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto mewakili Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P., menerima Kunjungan Kehornatan Deputy Assistatn Secretary of Defence…

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 411 Kostrad Gelar Pasar Murah di Papua

Sabtu, 18 Januari 2020 - 03:00 WIB

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 411 Kostrad Gelar Pasar Murah di Papua

Dalam rangka menyediakan kebutuhan rumah tangga dengan harga murah dan terjangkau bagi masyarakat yang berada di perbatasan RI-PNG, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Papua…

Bank Indonesia

Jumat, 17 Januari 2020 - 23:51 WIB

QRIS Standar Pembayaran Digital Ala Milenial

Bank Indonesia (BI) mengapresiasi ribuan milenial yang berpartisipasi secara aktif dalam mensosialisasikan QR Code Indonesian Standard (QRIS) kepada masyarakat lewat video dan blog.

AYDA Jadi Cara Asyik Generasi Muda Bangun Bangsa Lewat Karya Desain

Jumat, 17 Januari 2020 - 20:35 WIB

Kompetisi AYDA Jadi Cara Asyik Generasi Muda Bangun Bangsa Lewat Karya Desain

Para Gold Winner mendapatkan hadiah berupa uang tunai, kesempatan magang di perusahaan Arsitek dan Desain Interior ternama, menjadi duta Indonesia untuk bersaing dengan 14 negara lainnya demi…