INDUSTRY.co.id - Gresik, Puluhan sapi jantan dengan berbagai ukuran mulai terlihat sejak siang di kawasan lapangan sepak bola di dusun Sumber, desa Kepuh Teluk, kecamatan Tambak Bawean, kabupaten Gresik.

Advertisement

Sapi-sapi jantan tersebut dipersiapkan untuk diadu dalam sebuah pagelaran aduan sapi, yang lazim disebut “tok-tok” oleh masyarakat di Pulau Bawean. Tok-tok yang menjadi hiburan rakyat ini telah menjadi tradisi turun temurun sejak lama.

Selain menjadi sarana hiburan gratis bagi masyarakat Bawean, aduan sapi jantan ini juga dipandang cukup efektif dalam upaya membangun solidaritas dan kebersamaan di antara sesama warga.

Advertisement

Aduan sapi ini juga memiliki nilai bisnis yang cukup menggiurkan. Pasalnya, nilai jual bagi sapi yang sering menang aduan akan semakin mahal dan bahkan, bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Namun demikian, pada sisi lain tradisi aduan sapi ini juga jadi bahan kontroversi di kalangan para ulama Bawean, terlebih jika dipandang dari aspek hukum agama, karena dianggap menyiksa hewan.

Advertisement

Tidak sedikit para ulama di Bawean yang menentang keras tradisi aduan sapi ini lantaran bertentangan dengan agama. Tapi, sebagian kalangan menilai tradisi ini hal biasa yang tak perlu dipertentangkan.

Terlepas dari adanya kontroversi di atas, tradisi aduan sapi sudah cukup mengakar di kalangan warga Bawean. Bahkan, mereka memiliki perkumpulan tersendiri lengkap beserta struktur pengurusnya.

Advertisement

Aduan sapi biasanya digelar di sebuah lapangan terbuka serta dikelilingi penonton yang datang dari seluruh penjuru Pulau Bawean. Sapi jantan yang diadu umumnya memiliki postur tubuh yang cukup besar.

Sapi tersebut ditempatkan di pojok timur dan pojok barat layaknya petinju profesional. Diiringi tepuk tangan yang meriah, sapi tersebut diadukan oleh seorang pawang yang diberi tugas mengawasi kegiatan pertandingan.

Tak ada hadiah apapun dalam aduan sapi ini, mereka hanya menyalurkan hobby sekaligus menjadi berkah tersendiri bagi mereka yang memiliki sapi jawara. Karena melalui aduan sapi inilah spontan harga sapi pun merangkak naik secara drastis.

Tak hanya itu, tok-tok di pulau Bawean juga menjadi ajang adu gengsi para peternak sapi. Mereka merasa bangga jika sapinya keluar sebagai pemenang. (Hry/ bg)