Travelport dan Qantas Melanjutkan Peluncuran NDC di Asia-Pasifik

Oleh : Herry Barus | Senin, 09 Desember 2019 - 09:00 WIB

Qantas Air (Foto Dok Qantas)
Qantas Air (Foto Dok Qantas)

INDUSTRY.co.id - Sydney-Sebagai kelanjutan dari dukungan kepada New Distribution Capability yang digunakan oleh Qantas, termasuk Qantas Distribution Platform (QDP), Travelport, perusahaan teknologi terkemuka yang melayani industri perjalanan, telah melakukan transaksi pemesanan melalui koneksi-API untuk Qantas dengan standard NDC milik IATA untuk pertama kalinya. Pemesanan dibuat dalam lingkup uji produksi langsung (live testing) saat Qantas menyiapkan distribusi konten NDC yang berbeda.

Ini merupakan pemesanan Qantas NDC produksi secara langsung yang pertama dan dilakukan melalui Trip Services, API baru milik Travelport. Mitra agensi Travelport yang ikut serta dalam program pengujian, termasuk ATPI dan Maxim Travel telah berhasil meng-coding ke API Trip Services, masing-masing sejak awal Q3 dan Q2 2019. Pengembangan ini merupakan langkah selanjutnya dalam rencana Qantas untuk QDP yang didedikasikan dalam upaya menawarkan pengalaman pelanggan yang lebih baik dengan meningkatkan kapabilitas ritel, pemesanan, dan servis maskapai; serta memberikan konten rancangan yang terpersonalisasi serta disempurnakan untuk memenuhi kebutuhan unik para wisatawan.

Setelah menjadi GDS pertama yang melakukan pemesanan NDC secara langsung pada Oktober 2018, Travelport telah terhubung ke lima konten NDC maskapai penerbangan. Beberapa agen perjalanan yang telah mengadopsi sistem ini terlebih dahulu, telah melakukan pemesanan langsung melalui solusi desktop Travelport, Smartpoint, sebagai bagian dari peluncuran bertahap selama satu tahun terakhir.

Dalam siaran pers yang diterima Senin (9/12/2019) Jason Clarke, Chief Commerical Officer – Travel Partners di Travelport berkomentar, “Kami mengetahui bahwa pelanggan harus bisa mendapatkan konten terlepas dari mana sumbernya. Sangat menyenangkan melihat Trip Services memproses pemesanan API langsung atau live untuk pelanggan sebagai langkah selanjutnya dalam pengiriman peta jalan konten multi-sumber kami yang berkelanjutan. Pengiriman konten NDC bersifat kompleks dan membutuhkan kolaborasi dari semua bagian industri perjalanan; kami berterima kasih kepada para mitra agen pengujian kami yang memastikan bahwa kami dapat memberikan solusi NDC yang membuat proses pembelian dan pengelolaan perjalanan terus menjadi lebih baik bagi semua orang."

 

 

 

Industri penerbangan telah mengembangkan NDC sejak 2012 dengan tujuan memperluas kemungkinan kustomisasi atau personalisasi bagi agen dan membangun hubungan yang lebih dekat antara maskapai dan pelanggan. Travelport telah menawarkan Rich Content dan Branding, sekarang telah digunakan oleh lebih dari 270 maskapai, termasuk Qantas, dan saat ini mendistribusikan lebih dari 340 dukungan tambahan untuk 90 operator.

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Festival keimigrasian 2020

Sabtu, 18 Januari 2020 - 16:49 WIB

BRI Ikut Semarakkan Festival Keimigrasian 2020

PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia menyelenggarakan Festival Keimigrasian…

realme masuk segmen alot

Sabtu, 18 Januari 2020 - 15:16 WIB

Realme Buds Air Jajal Alot di Indonesia

realme, merek trendsetter untuk teknologi canggih dalam smartphone di Indonesia, secara resmi melangkah ke ranah AIoT di Indonesia dengan meluncurkan True Wireless, Real Seamless - realme Buds…

SystemEver

Sabtu, 18 Januari 2020 - 13:48 WIB

Software ERP SystemEver Siap Perkuat UKM Hadapi Revolusi Industri 4.0

Era Revolusi Industri 4.0 semakin menuntut dunia usaha mulai dari skala kecil, sedang hingga besar untuk melakukan berbagai lompatan bisnis agar menghasilkan produk barang dan jasa yang kompetitif…

Shopee

Sabtu, 18 Januari 2020 - 13:35 WIB

Shopee Berhasil Catatkan Pencapaian Spesial di Tahun 2019

2019, Shopee berhasil mempelopori serangkaian inisiatif yang berhasil mengubah cara konsumen berbelanja online di daerah tempatnya beroperasi.

Marcedes Benz (ist)

Sabtu, 18 Januari 2020 - 13:05 WIB

Mercedes-Benz Catat Penjualan 3.344 Unit Kendaraan Penumpang dan Van di 2019

PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia berhasil menjual 3.344 unit mobil tahun lalu meskipun situasi industri otomotif yang menantang