Mantan Staf CCB Indonesia Sebut Pemilik Hotel Kuta Paradiso Alih Saham Secara Ilegal

Oleh : Ridwan | Kamis, 05 Desember 2019 - 13:50 WIB

Thohir Sutanto mantan staf China Construction Bank (CCB) Indonesia saat bersaksi di Pengadilan Negeri Denpasar
Thohir Sutanto mantan staf China Construction Bank (CCB) Indonesia saat bersaksi di Pengadilan Negeri Denpasar

INDUSTRY.co.id - Denpasar - Empat saksi dari bank pemberi pinjaman kepada Harijanto Karjadi pemilik hotel Kuta Paradiso di Denpasar pada 1995 menyatakan Harijanto telah mengalihkan saham yang digadaikan dalam bentuk piutang secara ilegal tanpa seizin pemberi kredit Bank Sindikat serta memberikan keterangan palsudi atas fakta otentik.

"Kami kaget mengetahui saham Harijanto sebagai jaminan di bank digadaikan atau dialihkan ke pihak lain tanpa seizin bank sindikat,” ungkap Thohir Sutanto mantan staf China Construction Bank (CCB) Indonesia di Pengadilan Negeri Denpasar, Rabu (4/12) terkait kasus penggelapan dan keterangan palsu pemilik Hotel Kuta Paradiso.

Thohir menyatakan karena kasus ini dia ditetapkan sebagai tersangka dengan tuduhan menghilangkan dokumen agunan bank. Padahal dirinya tidak  pernah melihat apalagi menghilangkannya. Hingga kini jaminan itu masih disimpan di CCB Indonesia.

"Menjual saham jaminan melanggar kesepakatan  bersama," jelasnya di depan Ketua Majelis Hakim Soebandi dan Jaksa Ketut Sujaya.

Tiga saksi lain yang dihadirkan ke pengadilan yakni Adri Triwidjahjowan, Ignatius Bonto dan Donny Pradono Suleiman yang merupakan staf perbankan pemberi kredit kepada Harijanto. Mereka secara terpisah di ruang pengadilan membenarkan Harijanto menjual saham jaminan ke pihak lain.

"Penerima kredit Harijanto tidak pernah membayar pinjaman termasuk bunga bank. Kami surati namun tidak dipedulikan," kata Adri.

Kasus ini berawal  dari akta perjanjian pemberian kredit No 8 tanggal 28 November 1995 kepada  PT Geria Wijaya Prestige (GWP) yang diwakili terdakwa Harijanto Karjadi selaku Direktur Utama dan Hermanto Karjadi sebagai Direktur.

Dalam perjanjian tersebut PT GWP mendapat pinjaman dari Bank Sindikasi (gabungan 7 bank) sebesar USD 17.000.000. Pinjaman kredit tersebut PT GWP untuk membangun Hotel Sol Paradiso yang kini berganti nama menjadi Hotel Kuta Paradiso di Jalan Kartika Plasa Kuta, Badung.

Sebagai jaminan kredit, PT GWP menyerahkan tiga sertifkat HGB di Kuta serta gadai saham PT GWP milik Harijanto Karjadi, Hermanto Karjadi dan Hartono Karjadi kepada Bambang Irawan sebagai kuasa PT Bank PDFCI yang kemudian bergabung dengan Bank Danamon sebagai agen jaminan.

Pada Maret 2005, Bank Danamon mengundurkan diri sebagai agen jaminan dan menunjuk PT Bank Multicor selaku agen pengganti. Bank Multicor berubah hingga akhirnya piutang PT GWP dipegang PT Bank China Cntruction Bank Indonesia (CCB Indonesia).

Sebelumnya JPU telah mendakwa Harijanto dengan tiga pasal yaitu Pasal 226 ayat (1) dan ayat (2) KUHP tentang pemalsuan akta otentik dan Pasal 372 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Cibinong New City

Minggu, 05 Juli 2020 - 22:17 WIB

Winner Group Hadirkan Cibinong New City, CBD Pertama Di Cibinong

Pengembang properti asal Batam, Winner Group berkolaborasi dengan Sapta Group, yang merupakan anak perusahaan PT. Bumi Citra Permai, Tbk,. tengah mengembangkan Cibinong New City. Proyek prestisius…

Pesan Protokol Kesehatan di Sosial Media Facebook Presiden Jokowi

Minggu, 05 Juli 2020 - 20:13 WIB

Jokowi Unggah Pesan Berperilaku di Era New Normal, Netizen: Gregetan Pak, Orang Pada Gak Sadar, Malah Buka Maskernya Baru Batuk

Presiden Joko Widodo (Jokowidalam sebuah postingan di platform sosial media Facebook miliknya @Presiden Joko Widodo, Minggu (5/7) menjelaskan bagaimana masyarakat berperilaku dalam tatanan hidup…

Ilustrasi Uang (ist)

Minggu, 05 Juli 2020 - 18:53 WIB

Kabar Gembira! Pemerintah Tetapkan Dana Desa Rp71,19 Triliun, Keluarga Penerima Manfaat Mendapat Rp2,7 juta

Pemerintah telah menerbitkan PMK 50/2020 yang mengubah ketentuan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa yang mengatur relaksasi persyaratan, tahapan penyaluran, serta prioritas penggunaan Dana Desa.…

Bank BNI

Minggu, 05 Juli 2020 - 18:31 WIB

Rayakan Ulang tahun ke-74 di Tengah Pandemi, Dirut Herry Sidharta: Sikap Sense of Crisis Tertanam dalam Benak BNI

Ulang tahun ke-74, yang jatuh hari ini, 5 Juli 2020, menjadi momen istimewa bagi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI karena hari bahagia itu dirayakan ketika Indonesia tengah dilingkupi…

Lerby Eliandry Bali United FC

Minggu, 05 Juli 2020 - 18:00 WIB

Lerby Penggawa Bali United Sap Berlatih Bersama Tim

Kompetisi Liga 1 2020 yang akan diselenggarakan kembali pada bulan Oktober mendatang mendapat respon positif dari salah satu penyerang Bali United. Kabar baik ini berdasarkan surat resmi PSSI…