INDUSTRY.co.id - Jakarta, Citi Indonesia (Citibank) melalui Citi Peka (Peduli dan Berkarya) sebagai payung seluruh kegiatan program Corporate Social Responsibility (CSR), hari ini mengumumkan penyerahan dana hibah senilai USD 695.000 dari Citi Foundation kepada tiga mitra terpilih, yaitu United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), Prestasi Junior Indonesia, dan Indonesia Business Links untuk melaksanakan berbagai kegiatan program sosial kemasyarakatan dari Citi Indonesia.
Penyerahan dana hibah ini secara simbolis dilakukan oleh CEO Citi Indonesia Batara Sianturi dan Director, Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia Elvera N. Makki kepada para perwakilan mitra, dan disaksikan oleh perwakilan dari Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Republik Indonesia.
Dana hibah ini dimanfaatkan untuk melaksanakan program CSR periode satu tahun ke depan hingga 2020 yang berfokus pada edukasi dan literasi finansial bagi generasi muda, pemberdayaan kesempatan ekonomi serta pengembangan kewirausahaan bagi generasi muda.
CEO Citi Indonesia Batara Sianturi mengatakan, “Sebagai bank dengan jaringan berskala global yang hadir di lebih dari 160 negara dan yurisdiksi, Citi memiliki misi enabling growth and economic progress bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk bagi masyarakat serta komunitas dimana kami beroperasi di Indonesia. Oleh karena itu, kami mengukuhkan komitmen untuk terus mendukung pertumbuhan dan kemajuan ekonomi dengan menyalurkan dana hibah kepada para mitra terpilih guna bersama-sama menjalankan program sosial kemasyarakatan untuk membantu mengatasi permasalahan sosial dan ekonomi, khususnya bagi generasi muda di tanah air.”
Data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa hingga Agustus 2019, jumlah pengangguran di usia 15- 24 tahun mendominasi jumlah keseluruhan penggangguran yang ada, yaitu 18,62%. Sementara, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tertinggi terjadi pada lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yaitu 10,42% dari total 7,05 juta pengangguran.
Berdasarkan data tersebut, pemberdayaan ekonomi masyarakat masih menjadi agenda penting yang diprioritaskan oleh pemerintah, serta menjadi bagian dari implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan / Sustainable Development Goals (SDGs).
Director, Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia Elvera N. Makki menambahkan, “Di Indonesia, fokus dari kegiatan Corporate Social Responsibility yang dilakukan oleh Citi adalah edukasi dan literasi finansial, kewirausahaan serta kesempatan ekonomi yang lebih baik khususnya bagi generasi muda dimana kami memandang ini selaras dengan agenda dari pemerintah Republik Indonesia. Dalam periode satu tahun hingga 2020, program CSR Citibank bersama mitra pelaksana ditargetkan memberi dampak positif bagi 450 generasi muda di berbagai situs destinasi wisata, 8.000 pelajar dari 25 sekolah SMU/SMK di 5 kota, dan 1.000 generasi muda di kawasan industri. Pelaksanaan kegiatan ini juga untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals, mulai dari edukasi, kesetaraan gender, pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi, sustainable cities and communities, climate action, hingga partnership for the goals.”
Dalam hal peningkatan kapasitas bagi generasi muda, Citi Indonesia menggandeng UNESCO guna mengadakan Creative Youth at Indonesia’s Heritage Sites tahap ke-3. Program ini menitikberatkan pada generasi muda yang bergerak dan berwirausaha di industri kreatif di situs destinasi wisata di Indonesia antara lain di wilayah Danau Toba, Yogyakarta, Candi Borobudur dan Candi Prambanan, Kotatua-Jakarta, serta Bali.
Bersama dengan Prestasi Junior Indonesia, Citi Indonesia akan menjalankan program Inisiatif Sociopreneur bagi Generasi Muda / Youth Sociopreneurs Initiative. Periode 2019-2020 akan menjadi tahun ke-6 dari penyelenggaraan program ini, dimana selama lima tahun terakhir penyelenggaraannya program ini mampu memberikan edukasi dan dampak positif dalam hal kewirausahaan kepada lebih dari 35.000 pelajar SMA dan SMK di enam kota di Indonesia, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Medan dan Denpasar.
“Kami berharap dengan berbagai program kewirausahaan muda dan penguatan keahlian bagi kaum muda, semakin banyak yang mampu mencapai potensi tertinggi mereka, dalam hal peningkatan peluang ketenagakerjaan dan juga keahlian kewirausahaan yang dimiliki, sehingga mampu berkontribusi bagi perkembangan ekonomi Indonesia baik lokal maupun secara nasional. Hal ini selaras dengan aspirasi pemerintah Republik Indonesia untuk memajukan tanah air dan dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals.” tutup Batara.