Nasabah Green Sukuk Ritel Mandiri Syariah Terima Penghargaan

Oleh : Wiyanto | Senin, 18 November 2019 - 18:52 WIB

Bank Mandiri Syariah (Foto Ist)
Bank Mandiri Syariah (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta,--PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) berpartisipasi dalam Green Sukuk Investor Day-Green Sukuk Ritel for Sustainable Indonesia  yang diselenggarakan oleh Kementrian Keuangan di CGV Grand Indonesia.

Pada acara Sukuk Investor Day ini nasabah Mandiri Syariah menerima apresiasi dari Kementrian Keuangan sebagai salah satu investor SBSN ritel loyal dengan kategori Pensiunan.

Sukuk Tabungan merupakan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dalam bentuk tabungan investasi yang ditawarkan Pemerintah kepada WNI perseorangan.

Wealth Mangement Group Head Mandiri Syariah, Muhammad Triarso mengatakan "Apresiasi yang diterima nasabah Mandiri Syariah sebagai bukti bahwa nasabah mulai berminat investasi pada sukuk dan memiliki potensi besar dalam menjaring nasabah mulai milenial sampai dengan pensiunan," katanya di Jakarta, Sabtu (16/11/2019).

Sementara itu Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementrian Keuangan Lucky Alfirman mengatakan "Sukuk ST006 adalah Sukuk ritel produk pemerintah yang sangat aman karena dijamin oleh UU sukuk negara dan UU APBN, memiliki tenor 2 tahun, tidak dapat diperdagangkan, Imbalan 6,75% floating floor dengan Pajak 15%," jelasnya.

Masa penawaran ST 006 telah dimulai sejak 1 hingga 21 November 2019. Dengan tenor 2 tahun ST 006 akan jatuh tempo pada tanggal 10 November 2021. Jumlah penawaran ST006 mulai dari Rp1 juta dan maksimum Rp3 miliar.

Pada acara Investor Day ini Muhammad Triarso mengatakan bahwa Mandiri Syariah telah menjadi Mitra Distribusi Kementerian Keuangan sejak SR-001 tahun 2009 dan menjadi Agen Penjual Terbaik untuk ST001, SR009 dan SR010.

Kinerja Mandiri Syariah terus tumbuh melesat disertai kualitas yang terjaga baik dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp872 miliar atau naik 100,38 persen yoy per September 2019. Aset Mandiri Syariah mencapai angka Rp102,78 triliun sampai saat ini. Nilai aset di atas Rp100 triliun merupakan pencapaian tertinggi bank syariah di Indonesia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Petani sedang mengolah pupuk organik

Jumat, 13 Desember 2019 - 14:56 WIB

Ekspor Perdana Pupuk Organik Indonesia

Karanganyar --- Sektor Pertanian terus merangsek pasar ekspor di luar negeri. Tak hanya komoditas unggulan saja, sarana pendukung pertanian seperti pupuk organik pun ternyata diminati pasar…

Industri Tekstil

Jumat, 13 Desember 2019 - 13:30 WIB

Kemenperin Pastikan Pengembangan Kawasan Industri Tekstil Akan Fokus di Pulau Jawa

Pemerintah telah merencanakan setidaknya lima wilayah di Pulau Jawa yang di dalamnya terdapat industri tekstil dan produk tekstil (TPT).

Ilustrasi Industri Otomotif (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Jumat, 13 Desember 2019 - 13:01 WIB

Menperin AGK Pacu Produk Otomotif Berorientasi Ekspor

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memacu daya saing industri otomotif nasional, agar mampu memberikan kontribusi positif terhadap devisa negara. Salah satu hal yang dilakukan adalah…

Ulang Tahun Slank Band ke 36 di Waingapu NTT

Jumat, 13 Desember 2019 - 12:00 WIB

Ulang Tahun Slank Band ke 36 di Waingapu NTT

Bimbim Slank jatuh cinta dengan keperawanan dan keseksian Pulau Nusa Tenggara Timur (NTT) padahal sebelumnya Bim-Bim buta tentang NTT. Tapi lantaran keinginannya untuk membahagiakan keluarga…

Petani desa di tengah sawah (Foto: Dok Industry.co.id)

Jumat, 13 Desember 2019 - 11:33 WIB

Perlakuan Benih Cegah Serangan Hama dan Penyakit

Karawang Pengendalian hama atau Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) tidak harus selalu dilakukan pada saat pertanaman sudah tumbuh. Akan tetapi bisa dilakukan juga pada benih padi sebelum ditanam.