Huawei Mate 30 Pro Resmi Meluncur di Indonesia dengan Harga Termurah di Asia Tenggara

Oleh : Hariyanto | Sabtu, 16 November 2019 - 17:33 WIB

Peluncuran Huawei Mate 30 Pro
Peluncuran Huawei Mate 30 Pro

INDUSTRY.co.id - Jakarta  - Setelah diluncurkan secara global, Huawei Mate 30 Pro akhirnya resmi masuki pasar Indonesia dengan mengusung tagline “Rethink Possibilities”. Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun dalam mendorong inovasi telekomunikasi, Huawei Mate 30 Pro digadang-gadang dapat menentukan standar baru untuk perangkat smartphone di segmen flagship saat ini.

"Huawei Mate 30 Pro, seperti seri Mate sebelumnya, akan menentukan standar baru bagi smartphone seri flagship, mulai dari performanya, desain, hingga teknologi fotografi mobilenya yang sudah diakui keunggulannya oleh berbagai pihak," kata Lo Khing Seng, Deputy Country Director Huawei Consumer Business Group di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Huawei Mate 30 Pro hadir dengan lima aspek utama yang ditonjolkan, antara lain Rethink Design & Style; Rethink Speed & Connection; Rethink Touch & Control; Rethink Photography & Videography; dan Rethink Charging & Sharing.

Dengan desain notch yang ultra-narrow dan bezel paling tipis, Huawei Mate 30 Pro menampilkan Huawei Horizon Display, yang melengkung di sudut 88 derajat untuk memaksimalkan area display. Huawei Mate 30 Pro memiliki berat sekitar 198 gram dan lebar 8.8mm. Perangkat ini juga menghilangkan speaker fisik, Mate 30 Pro dilengkapi dengan Huawei Acoustic Sound Display di mana audio ditempatkan di dalam layar. Di bagian belakang, terdapat desain quad-camera system yang menonjol, dikelilingi oleh cincin ‘halo’.

Huawei Mate 30 Pro diperkuat oleh chipset Huawei Kirin 990 yang dilengkapi dengan tiga tingkat arsitektur efisiensi daya untuk CPU, arsitektur Da Vinci NPU dari Huawei (large dual-NPU + tiny NPU core) serta supersize 16-core GPU. Diproduksi dengan proses 7nm yang canggih, Huawei Kirin 990 akan mendukung jaringan 2G/3G/4G, bersama dengan Dual SIM, Dual Standby, dan band FDD/TDD frekuensi penuh untuk memberikan konektivitas yang mulus. Dari segi penyimpanan, Mate 30 Pro hadir dengan ruang dan penyimpanan yang lebih, yaitu 8GB RAM dan 256GB ROM.

Untuk keamanan, Huawei Mate 30 Pro juga membenamkan sensor fingerprint di dalam layar. Didukung oleh suspension-sensing, pengguna dapat dengan mudah menaruh jarinya di atas layar tanpa perlu menyentuh untuk membuka perangkat dan menguncinya kembali dengan sangat cepat. Untuk sistem keamanan lainya, Huawei Mate 30 Pro dilengkapi dengan fitur 3D Face Unlock yang didukung oleh 3D Depth Sensing Camera.

Huawei Mate 30 Pro juga memperkenalkan fitur Intuitive Side-touch Interaction untuk menggantikan tombol volume di suara di samping dengan virtual key yang tidak terlihat. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengkostumisasi posisi tombol volume di kedua sisi dan menjadikan HUAWEI Mate 30 Pro sebagai smartphone dengan desain paling terintegrasi dan menyeluruh.

Huawei Mate 30 Pro juga mendukung AI Gesture Control dengan sensor Swing Gesture yang tedapat di bagian depan perangkat. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menggeser dan bahkan meng-capture tampilan di smartphonenya tanpa perlu menyentuh layar. Selain untuk gerakan tangan, sensor Swing Gesture ini juga dapat membaca biometrik pengguna, sehingga Mate 30 Pro dapat otomatis melakukan rotate tampilan mengikuti gerakan mata pengguna.

Seperti pendahulunya, Huawei Mate 30 Pro dilengkapi dengan empat kamera di belakang dengan spesifikasi yang ditingkatkan. Quad camera system ini terdiri dari 40 MP Cine Camera Ultra Wide Angle Lens (1/1.54” CMOS Sensor dan ISO 51,200) dan 40 MP SuperSensing Camera (1/1.7” RYYB Sensor dan ISO 409,600) sebagai dua kamera utama,  MP Telephoto Lens, dan 3D Time of Light Camera untuk memberikan efek bokeh.

Cine Camera Ultra Wide sangatlah maksimal untuk menangkap video dengan dynamic range di 4K/60fps. Teknologi ini juga mendukung video 4K di berbagai kondisi, seperti cahaya redup, ultra-wide, ataupun dengan teknik time-lapse. Sementara itu, SuperSensing Camera dengan sensor 1/1.7 nci yang menarik 40% lebih banyak cahaya untuk memberikan hasil yang bagus walaupun di kondisi minim cahaya dengan sensitivitas cahaya ISO409600, menjadikannya perangkat dengan kemampuan low-light dan ultra-wide terbaik.

Fitur yang paling diunggulkan dari segi kamera Mate 30 Pro adalah fitur slow-motion, di mana kamera Cine Camera ini dapat merekam hingga 7680fps sehingga setiap detail obyek dapat terlihat dalam format HD sekalipun.

8MP Huawei Telephoto Camera menawarkan 3x optical zoom, 5x Hybrid Zoom, dan hingga 30x Digital Zoom. Optical Image Stabilization (OIS) + AI Stabilization (AIS) serta 3D Depth Sensing, melengkapi teknologi fotografi yang ada di Mate 30 Pro. Ditambah lagi untuk kamera depan terdapat 3D Depth Sensing Camera terpisah yang memberikan efek bokeh dengan kedalaman detail yang akurat untuk swafoto dan juga foto portrait.

Huawei Mate 30 Pro dilengkapi dengan baterai 4500mAh yang cukup besar untuk bertahan selama dua hari dalam pemakaian normal. Terdapat juga fitur Huawei 40W SuperCharge Technology yang dapat mengisi baterai dari 0% hingga 70% hanya dalam waktu 30 menit. Untuk pengguna wireless charger, Mate 30 Pro dilengkapi dengan 27W Wireless SuperCharge Technology yang dapat mengisi baterai 2 kali lipat lebih cepat dibanding charger standar.

Sementara itu, fitur Wireless Reverse Charging memungkinkan Mate 30 Pro sebagai powerbank yang dapat mengisi baterai perangkat lain 3x lebih cepat.
Pengalaman yang lebih cepat, aman, dan menarik
HUAWEI Mate 30 Pro dilengkapi berbagai fitur yang meningkatkan pengalaman pengguna, antara lain sistem operasi EMUI10 yang terinspirasi dari layout majalah dan teknologi Always-On-Display (AOD) di mana warna layar saat terkunci berubah sepanjang hari, Dark Mode yang membuat layar terlihat lebih lembut dan lebih nyaman di mata saat digunakan di kondisi gelap, serta Multi-Screen Collaboration yang memungkinkan pengguna untuk memindahkan data serta mengatur banyak layar di antara perangkat Huawei.

Huawei Mate 30 Pro akan dijual di Indonesia lebih murah dari negara lain yang ada di Asia Tenggara, yakni mulai dari harga Rp 12,499,000. Selain HUAWEI Mate 30 Pro, bulan November akan diluncurkan pula berbagai perangkat lainnya untuk melengkapi ekosistem Huawei, antara lain FreeBuds 3, HUAWEI Watch GT 2 untuk seri perempuan, dan tablet Tab 5.
 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 05 Agustus 2020 - 22:46 WIB

Triwulan III 2020, Regulator Jasa Keuangan Tetap Waspada Nasib Perekonomian

Memasuki triwulan III 2020, KSSK terus memperkuat koordinasi kebijakan di antara anggota KSSK dengan meningkatkan kewaspadaan mengantipasi dampak penyebaran Covid-19 yang masih tinggi terhadap…

Hadi Pranoto Temukan Obat Herbal Covid-19 (ist)

Rabu, 05 Agustus 2020 - 20:00 WIB

Heboh Pengakuan Hadi Pranoto, Kemenkes Luruskan Informasi: Obat Covid-19 Harus Lewati Uji Ilmiah Sebelum Diproduksi dan Dipasarkan

Akhir akhir ini banyak pihak mengklaim telah menemukan obat COVID-19. Salah satunya informasi yang disampaikan oleh Hadi Pranoto yang mengaku sudah menemukan obat yang spesifik bisa menanggulangi…

Migas Ilustrasi

Rabu, 05 Agustus 2020 - 19:53 WIB

Seberapa Menarik Wilayah Kerja Migas Ditawarkan Cost Recovery atau Gross Split ?

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus menjaga agar aktivitas dan investasi hulu migas tetap berjalan optimal di tengah tantangan pandemi global dan penurunan harga minyak bumi…

MenkopUKM Teten Masduki saat melakukan kunjungan kerja ke Pasar Beringharjo Yogyakarta

Rabu, 05 Agustus 2020 - 19:45 WIB

Omzetnya Turun 80%, MenkopUKM Teten Bakal Ringankan Cashflow para Pedagang Pasar Beringharjo

Sejumlah pedagang di Pasar Beringharjo Yogyakarta mencurahkan isi hatinya di hadapan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki.

Ilustrasi Pergerakan Saham

Rabu, 05 Agustus 2020 - 19:30 WIB

Ekonomi Indonesia Minus 5,32 Persen, IHSG Justru Berakhir Menguat 1,03 Persen

BPS merilis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II-2020 mengalami kontraksi sebesar 5,32 persen dibading periode yangs ama pada tahun sebelumnya, justru perdagangan Indeks Harga Saham…