Pemprov Jabar -Danone Indonesia Sepakat Pencegahan Stunting Hingga 2023

Oleh : Herry Barus | Kamis, 14 November 2019 - 09:00 WIB

Pemprof Jabar -Danone Indonesia Sepakat Pencegahan Stunting Hingga 2023
Pemprof Jabar -Danone Indonesia Sepakat Pencegahan Stunting Hingga 2023

INDUSTRY.co.id - Bandung – Kini, istilah stunting sudah tidak asing lagi. Kondisi terganggunya aspek fisik dan kognitif anak secara permanen yang disebabkan oleh malnutrisi kronis ini membawa berbagai dampak kesehatan maupun perekonomian yang negatif di masa depan. Fokus pada pencegahan stunting, Danone Indonesia dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat memulai kerjasama melalui pelatihan tenaga kesehatan; edukasi nutrisi, hidrasi, dan perilaku hidup bersih sehat; hingga bantuan akses nutrisi kepada anak di atas 1 tahun. Program pencegahan stunting akan dilaksanakan pada 14 kabupaten/ kota prioritas pencegahan stunting dan memberikan manfaat kepada sekitar 1 juta masyarakat sampai dengan tahun 2023.

Dampak permanen dari kondisi stunting dapat menghambat visi pemerintah Indonesia dalam memajukan kualitas sumber daya manusia. Hal ini disebabkan karena anak stunting beresiko lebih tinggi memiliki penyakit tidak menular seperti penyakit jantung, diabetes, dan lainnya di masa depan. Selain itu, anak stunting berpenghasilan 20% lebih rendah dari anak yang tumbuh optima dan berpotensi menimbulkan kerugian negara hingga 2-3% atau setara dengan sekitar 400 Trilyun Rupia. Untuk menghindari dampak tersebut, kegiatan pencegahan yang dilakukan lintas sektor merupakan hal yang paling efektif untuk menurunkan angka prevalensi stunting di Indonesia.

Dalam keterangan tertulisnya, Ridwan Kamil, Gubernur Provinsi Jawa Barat menyambut baik kerjasama antara pihaknya dan Danone Indonesia, “Mimpi kita untuk Indonesia Maju dapat terwujud dengan kerjasama lintas sektor. Tepat satu tahun setelah Deklarasi Pencegahan Stunting Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kami kembali menunjukkan komitmen untuk menurunkan angka stunting di Jawa Barat untuk mencapai zero new stunting pada 2023. Kami membuka peluang sebesar-besarnya akan kemitraan dengan berbagai pihak mulai dari Pemerintah Pusat, Dinas Kesehatan, akademisi, tenaga ahli, hingga dunia usaha untuk membantu kami dengan pendekatan nutrisi, sanitasi, dan edukasi.”

Program pencegahan stunting yang efektif harus mencakup Intervensi Gizi Spesifik (faktor nutrisi) dan Intervensi Gizi Sensitif (faktor lingkungan), dimana keduanya harus berjalan secara bersamaan dan konsisten. Danone Indonesia sebagai perusahaan yang bergerak di bidang makanan dan minuman bernutrisi merupakan pelopor inisiatif pencegahan stunting terpadu dan berkelanjutan melalui program-program unggulan dan kegiatan edukasinya.

Connie Ang, Presiden Direktur Danone Specialized Nutrition Indonesia menyatakan, “Kami berkomitmen untuk terus berkontribusi pada Generasi Maju Indonesia, salah satunya dalam hal pencegahan stunting. Untuk pertama kalinya di Jawa Barat, kami menggabungkan seluruh kegiatan terkait nutrisi, edukasi, dan sanitasi yang sudah saling terintegrasi di satu daerah. Dengan integrasi ini, program dapat dilakukan secara berdampingan, menyasar target yang sama dalam waktu yang bersamaan, dan diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih baik kepada masyarakat. Kerjasama ini juga sebagai kelanjutan dari dukungan kami kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada Deklarasi Pencegahan Stunting tahun lalu.”

Dalam penandatanganan perjanjian kerjasama “Bersama Danone Cegah Stunting”, disepakati bahwa beberapa program terpadu yang akan direalisasikan antara lain:

  1. Peningkatan kemandirian dan kemampuan tenaga kesehatan dan kader untuk mengevaluasi status gizi balita dan menangani anak terindikasi stunting secara cepat dan seksama melalui program Aksi Cegah Stunting;
  2. Sosialisasi dan edukasi gizi seimbang Isi Piringku dan hidrasi sehat Ayo Minum Air (AMIR);
  3. Edukasi nutrisi dan stimulasi serta dukungan 33.000 akses nutrisi pertumbuhan yang dikumpulkan dari pledge berbagai lapisan masyarakat untuk sekitar 8.000 anak. Hal ini juga menandai puncak dari gerakan sosial Aksi Nutrisi Generasi Maju oleh SGM Eksplor yang telah berjalan sejak awal tahun 2019;
  4. Pembangunan sarana prasarana air bersih dan sanitasi, serta edukasi Perilaku Hidup Bersih Sehat melalui WASH (Water and Sanitation Hygiene);
  5. Edukasi pilah sampah Bijak Berplastik.

Sampai dengan tahun 2023, inisiatif terpadu dan berkelanjutan tersebut akan diadakan di 14 kabupaten/ kota prioritas pencegahan stunting Jawa Barat dan diharapkan untuk mendukung kondisi kesehatan anak-anak. Sebagai permulaan, kegiatan “Bersama Danone Cegah Stunting” akan dimulai di Desa Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Rabu, 13 November 2019 dan dihadiri oleh sekitar 2.000 masyarakat.

“Kami berharap upaya pencegahan stunting secara terpadu bekerjasama dengan Danone Indonesia akan menjadi salah satu langkah kongkret pemerintah Jawa Barat untuk mencegah stunting secara berkesinambungan di tingkat masyakarat, sehingga dapat terwujud masyarakat yang juara lahir dan batin, termasuk di bidang kesehatan anak-anak sebagai fondasi kehidupan yang lebih baik di masa depan.” tutup Ridwan Kamil.

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi inflasi

Sabtu, 04 Juli 2020 - 16:10 WIB

BPS: Kenaikan Harga Makanan, Minuman dan Tembakau Jadi Penyumbang Terbesar Inflasi Bulan Juni

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka inflasi Juni 2020 sebesar 0,18% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,06.

Fisioterapis Dilibatkan Dampingi Persebaya Saat Latihan

Sabtu, 04 Juli 2020 - 16:00 WIB

Fisioterapis Dilibatkan Dampingi Persebaya Saat Latihan

Tidak bergulirnya roda kompetisi bukan berarti pemain Persebaya bebas dari tanggung jawab menjaga kondisi. Oleh karena itu, Anggara Dwi Samudra, berinisiatif mengajak para pemain yang berada…

Ilustrasi Hipnoterapi (ist)

Sabtu, 04 Juli 2020 - 15:44 WIB

Banyak Warga Butuh Layanan Hipnoterapi, AHKI Susun Protokol Aman COVID-19 di Ruang Praktek

Asosiasi Hipnoterapi Klinis Indonesia (AHKI) menyusun protokol khusus menghadapi new normal. Ini mengakomodasi keinginan masyarakat yang sejak sebelum pandemi banyak yang membutuhkan layanan…

Prajurit TNI di Lebanon Donasikan Obat-Obatan dan APD

Sabtu, 04 Juli 2020 - 15:15 WIB

Bentuk Perhatian Masyarakat Binaan, Prajurit TNI di Lebanon Kembali Donasikan Obat-Obatan dan APD

Selain memberikan obat-obatan, Prajurit Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-N/UNIFIL juga memberikan Alat pelindung diri (APD) berupa masker, vitamin, koyo, balsem koyo cabe, yang merupakan dukungan…

Menkeu Sri Mulyani dan Sekjen PBB Antonio Guiteres

Sabtu, 04 Juli 2020 - 15:10 WIB

Jadi Pembicara di PBB, Menkeu Sri Mulyani Beberkan Cara Menghidupkan Kembali Ekonomi

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan pandemi Covid-19 yang telah merubah hidup banyak orang hingga membuat ekonomi global telah mengalami resesi atau potensi depresi.