Grab Mengharapkan Konsumen Mengerti Hak dan Kewajibannya

Oleh : Wiyanto | Selasa, 12 November 2019 - 21:25 WIB

Manjakan pengemudinya Grab meresmikan Grabbike Lounge di Daan Mogot, Jakarta Barat, Rabu 7 Maret 2018 (Fadli: INDUSTRY.o.co.id)
Manjakan pengemudinya Grab meresmikan Grabbike Lounge di Daan Mogot, Jakarta Barat, Rabu 7 Maret 2018 (Fadli: INDUSTRY.o.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Proses gugatan konsumen Grab bernama Zico Leonardo Djagardo Simanjuntak kepada perusahaan aplikasi transportasi online tersebut memasuki babak baru. Dalam persidangan kemarin (11/11), kuasa hukum PT Grab Teknologi Indonesia (Grab), Raja Mada Silalahi, menggugat balik (rekonvensi) terhadap Zico terkait tantangan “Jugglenaut Challenge” pada aplikasi Grab.

Zico digugat balik atas perbuatan melawan hukum dengan mengajukan gugatan terhadap Grab. Menurut Raja Silalahi, dari total 13 ribu lebih peserta “Jugglenaut Challenge”, sebanyak 259 peserta telah berhasil lolos verifikasi sebagai pemenang dan berhak mendapatkan hadiah saldo OVO. Hanya ada satu peserta yaitu Zico yang mengaku bermasalah. Padahal, Grab telah menyelesaikan kewajibannya dengan memberikan hadiah kepada semua peserta termasuk Zico. Zico juga telah menggunakan dan menikmati hadiah saldo OVO tersebut.

“Kami berpegang pada prinsip fairness. Klien kami telah berusaha agar konsumen mendapatkan haknya. Klien kami juga berharap konsumen mengerti hak dan kewajibannya. Dengan demikian akan terjadi hubungan timbal-balik yang positif,” ujar Raja Mada di Jakarta, Selasa (12/11/2019).

Zico dinilai melakukan perbuatan melawan hukum karena tidak menjalankan cara penyelesaian sengketa sebagaimana disepakati dalam perjanjian ketika mengikuti permainan tantangan ini. Zico seharusnya mengirimkan surat teguran dan jika teguran itu tidak dipenuhi maka ia wajib mengajukan perkara tersebut ke Badan Arbitrase Nasional Indonesia, bukan mengajukan gugatan perdata.

Dalam berita sebelumnya, gugatan yang dilayangkan Zico bukan sekadar meminta kompensasi atas kerugian material dan nonmaterial, tetapi juga berupa pembayaran sejumlah uang dan permintaan maaf. Zico yang didampingi pengacara David Tobing juga meminta Menteri Komunikasi dan Informatika RI mencabut izin yang berhubungan dengan status Grab sebagai penyedia platform melalui sistem elektronik. Menkominfo juga turut menjadi tergugat.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Boyband EXO

Jumat, 06 Desember 2019 - 18:01 WIB

Menelisik 7 Tahun Perjalanan Karier dari Boyband EXO

Setelah tiga tahun lamanya, boyband ternama asal Korea Selatan, EXO kembali menggelar konser di Indonesia pada tanggal 23 November 2019 kemarin. Tak pelak, konser bertajuk EXO PLANET #5 EXplOration…

Fuad Rizal Jadi Plt Dirut Garuda Indonesia

Jumat, 06 Desember 2019 - 18:00 WIB

Fuad Rizal Jadi Plt Dirut Garuda Indonesia

Dewan Komisaris Garuda Indonesia pada hari ini, Jumat (6/12/2019) telah menyampaikan SK Dewan Komisaris No. DEKOM/SKEP/011/2019 tanggal 5 Desember 2019 yang menetapkan Fuad Rizal sebagai Plt.…

BNI Syariah. (Foto: IST)

Jumat, 06 Desember 2019 - 16:30 WIB

BNI Syariah Raih Penghargaan Pariwara Tidak Langsung OJK

Jakarta - BNI Syariah meraih penghargaan Pariwara Tidak Langsung Terbaik Sektor Jasa Keuangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2019. Penghargaan ini diberikan dalam acara Malam Penganugerahan…

Presiden Joko Widodo saat meresmikan pabrik baru polyethylene PT Chandra Asri Petrochemical (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Jumat, 06 Desember 2019 - 15:40 WIB

Resmikan Pabrik Baru Polyethylene Chandra Asri, Jokowi Optimis Indonesia Bakal Stop Impor Petrokimia 4 Tahun Kedepan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pabrik baru polyethylene milik PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (Chandra Asri) dengan kapasitas produksi mencapai 400 ribu ton per tahun. Dengan tambahan…

UC Browser dan Lazada Kolaborasi

Jumat, 06 Desember 2019 - 15:34 WIB

UC dan Lazada Meriahkan Harbolnas Akhir Tahun

Jakarta - UC Browser bersama Lazada turut memeriahkan Harbolnas (Hari Belanja Online Nasional) 12.12 yang dirayakan setiap tanggal 12 bulan Desember. Dengan menghadirkan kampanye belanja “UC…