Pengembangan Ekonomi Syariah Butuh Dukungan Riset dan Edukasi

Oleh : Wiyanto | Selasa, 12 November 2019 - 12:45 WIB

 Dody Budi Waluyo Deputi Gubernur BI (Foto Dok Industry.co.id)
Dody Budi Waluyo Deputi Gubernur BI (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Riset dan edukasi yang handal menjadi salah satu prasyarat mutlak lahirnya kebijakan yang mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah (eksyar).

"Akumulasi ilmu pengetahuan penting dalam proses perumusan kebijakan sekaligus mendukung lahirnya terobosan kebijakan eksyar yang membawa dampak positif terhadap perekonomian," ujar Deputi Gubernur BI, Dody Budi Waluyo, dalam pembukaan forum 5th International Islamic Monetary Economics and Finance Conference (IIMEFC) 2019, sebagai rangkaian Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2019 Selasa (12/11/2019) di Jakarta.

Forum ini diharapkan dapat memperluas wawasan guna mendukung perumusan kebijakan menuju realisasi penuh ekonomi dan keuangan syariah sebagai mesin baru untuk pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif, sejalan dengan tema besar ISEF 2019, Sharia Economy for Stronger and Sustainable Growth. Hal serupa juga disampaikan oleh Wakil Menteri Keuangan Malaysia, Dato’ H. Amiruddin bin Haji Hamzah bahwa ini saatnya untuk mengeksplorasi solusi inovatif yang dapat ditawarkan dari keuangan syariah untuk membangun masa depan berkelanjutan.

IIMEFC merupakan forum yang mempertemukan beragam ide dan pemikiran cendekiawan dari seluruh dunia sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan dan inklusif. Turut hadir sebagai pembicara antara lain, Prof. Dr. Asad Zaman (International Islamic University Pakistan), Prof. Dr. Monzer Kahf (Istanbul Sabahattin Zaim University), Prof. Dr. Habib Ahmed (Durham University, United Kingdom), Dr. Wiliam Coen (mantan Sekretaris Jenderal Basel Committee on Banking Supervision), Feraldi Wisber Loeis (KNKS Indonesia), dan Dr. Imam Teguh Saptono (Global Wakaf, Indonesia).

Guna mendukung ekosistem pembelajaran di bidang eksyar, sejak 2015 BI telah meluncurkan Journal of Islamic Monetary Economics and Finance (JIMF). Selanjutnya, dilaksanakan JIMF Call for Papers sebagai salah satu rangkaian kegiatan IIMEFC di ISEF 2019. JIMF Call for Papers merupakan kegiatan rutin tahunan BI dalam format diskusi, pembahasan ilmiah dan showcase hasil penelitian terkini dari para peneliti, dosen, pemerhati keuangan syariah, dan pelaku keuangan syariah. JIMF Call for Papers kali ini menerima 250 makalah, dengan jurnal terpilih sebanyak 39 makalah yang berasal dari 10 negara partisipan, 22 makalah ditulis oleh peneliti Indonesia dan 17 lainnya peneliti internasional. Cakupan makalah yang disampaikan beragam, mulai dari ekonomi keuangan syariah dalam mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif, sampai dengan pengembangan ekonomi digital dan teknologi finansial berbasis syariah.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

imoo Watch Phone

Minggu, 15 Desember 2019 - 21:38 WIB

imoo Watch Phone Kado Natal Impian Anak Kini Turun Harga

Baru-baru ini imoo Watch Phone meluncurkan produk terbarunya yaitu imoo Watch Phone Z6 dengan mode flip Front & Rear Dual Camera. Perusahaan yang sudah berdiri sejak 1995 ini dalam lima tahun…

Konferensi Pers Kinerja Industri Asuransi Jiwa Kuartal III 2019

Minggu, 15 Desember 2019 - 21:01 WIB

Total Pendapatan Industri Asuransi Jiwa Naik Sebesar 14,7%

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) memaparkan kinerja industri asuransi jiwa pada kuartal 2019, dengan menghimpun data dari 59 perusahaan dari 60 total anggota. Hasil data tersebut menunjukkan…

Swiss-Belhotel International Menggabungkan Fasilitas Bisnis-Wisata di Bali

Minggu, 15 Desember 2019 - 20:00 WIB

Swiss-Belhotel International Menggabungkan Fasilitas Bisnis-Wisata di Bali

Swiss-Belhotel International, yang merupakan jaringan manajemen hotel global, ikut berpartisipasi dalam mempromosikan Bali sebagai daerah tujuan yang ideal bagi mereka yang membutuhkan “bleisure…

Asuransi Ilustrasi

Minggu, 15 Desember 2019 - 19:30 WIB

Literasi Dorong Industri Asuransi Syariah

Jakarta - Perkumpulan Ahli Asuransi Syariah (Islamic Insurance Society) atau IIS melakukan kegiatan literasi untuk mempromosikan dan mensosialisasikan ilmu dan pengetahuan tentang perasuransian…

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah (tengah) bersama Direktur Consumer Service Telkom Siti Choiriana (kedua dari kiri), Direktur Wholesale and International Business Telkom Edwin Aristiawan (kedua dari kanan), dan Direktur Network & IT Solution Telkom Zulhelfi Abidin (paling kanan)

Minggu, 15 Desember 2019 - 19:15 WIB

Indigo Game Startup Incubation Dukung Pengembangan Ekosistem Game di Indonesia

Jakarta – Setelah diluncurkan pada September 2019 lalu, rangkaian kegiatan Indigo Game Startup Incubation yang diiniasi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) secara resmi berakhir yang…