Bakamla RI Laksanakan Upacara Hari Pahlawan

Oleh : Herry Barus | Selasa, 12 November 2019 - 04:02 WIB

Bakamla RI Laksanakan Upacara Hari Pahlawan
Bakamla RI Laksanakan Upacara Hari Pahlawan

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Seluruh personel Bakamla RI yang berdinas di Jakarta melaksanakan upacara Hari Pahlawan ke-74, dengan Inspektur Upacara Direktur Data dan Informasi Laksma Bakamla Dwi Aris Priyono, S.T., di Lapangan Apel Mabes Bakamla RI, Jl. Proklamasi No. 56, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (11/11/19).

Dalam amanatnya, Laksma Aris membacakan sambutan dari Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Juliarti P Batubara, menyampaikan bahwa setiap Hari Pahlawan, kita diingatkan kembali kepada peristiwa Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya sebagai salah satu momen paling bersejarah dalam merebut kemerdekaan Indonesia. Pada pertempuran tersebut rakyat bersatu padu, berjuang, pantang menyerah melawan penjajah yang ingin menancapkan kembali kekuasaannya di Indonesia.

Mensos RI Juliari menegaskan bahwa kemerdekaan yang kita rasakan saat ini tidaklah datang begitu saja, namun memerlukan perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa dari para pendahulu negeri. Semangat yang ditunjukkan para pahlawan dan pejuang tersebut hendaknya perlu terus ditumbuhkan didalam hati sanubari insan Warga Negara Indonesia.

"Dengan peringatan Hari Pahlawan diharapkan kita akan lebih menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan, sebagaimana ungkapan salah seorang The Founding Fathers kita Bung Karno yang menyatakan bahwa hanya bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar," ungkapnya.

Mensos RI Juliari juga mengatakan bahwa Peringatan Hari Pahlawan kita bangkitkan semangat berinovasi bagi anak-anak bangsa untuk menjadi pahlawan masa kini, sebagaimana tema Peringatan Hari Pahlawan tahun 2019," Aku Pahlawan Masa Kini".

Lebih lanjut Mensos RI Juliari mengatakan menjadi Pahlawan Masa Kini dapat dilakukan oleh siapapun Warga Negara Indonesia, dalam bentuk aksi-aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI, seperti menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat menggangu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoax, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugikan orang lain dan sebagainya.

"Peringatan Hari Pahlawan kiranya dapat meningkatkan kesadaran kita untuk lebih mencintai tanah air dan menjaganya sampai akhir hayat," pungkasnya.

Semangat Peringatan Hari Pahlawan ke-74 di akhiri dengan ucapan selamat kepada personel Bakamla RI yang berprestasi dalam kejuaraan Ju-Jitsu Newaza Bekasi Open 2019 oleh Kepala Bakamla RI Laksdya Bakamla A. Taufiq R.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Petani sedang mengolah pupuk organik

Jumat, 13 Desember 2019 - 14:56 WIB

Ekspor Perdana Pupuk Organik Indonesia

Karanganyar --- Sektor Pertanian terus merangsek pasar ekspor di luar negeri. Tak hanya komoditas unggulan saja, sarana pendukung pertanian seperti pupuk organik pun ternyata diminati pasar…

Industri Tekstil

Jumat, 13 Desember 2019 - 13:30 WIB

Kemenperin Pastikan Pengembangan Kawasan Industri Tekstil Akan Fokus di Pulau Jawa

Pemerintah telah merencanakan setidaknya lima wilayah di Pulau Jawa yang di dalamnya terdapat industriĀ tekstilĀ dan produk tekstil (TPT).

Ilustrasi Industri Otomotif (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Jumat, 13 Desember 2019 - 13:01 WIB

Menperin AGK Pacu Produk Otomotif Berorientasi Ekspor

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memacu daya saing industri otomotif nasional, agar mampu memberikan kontribusi positif terhadap devisa negara. Salah satu hal yang dilakukan adalah…

Ulang Tahun Slank Band ke 36 di Waingapu NTT

Jumat, 13 Desember 2019 - 12:00 WIB

Ulang Tahun Slank Band ke 36 di Waingapu NTT

Bimbim Slank jatuh cinta dengan keperawanan dan keseksian Pulau Nusa Tenggara Timur (NTT) padahal sebelumnya Bim-Bim buta tentang NTT. Tapi lantaran keinginannya untuk membahagiakan keluarga…

Petani desa di tengah sawah (Foto: Dok Industry.co.id)

Jumat, 13 Desember 2019 - 11:33 WIB

Perlakuan Benih Cegah Serangan Hama dan Penyakit

Karawang Pengendalian hama atau Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) tidak harus selalu dilakukan pada saat pertanaman sudah tumbuh. Akan tetapi bisa dilakukan juga pada benih padi sebelum ditanam.