Triwulan III/2019, Industri Tekstil dan Pakaian Jadi Tumbuh Paling Tinggi

Oleh : Ridwan | Kamis, 07 November 2019 - 08:30 WIB

Industri Tekstil
Industri Tekstil

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Industri tekstil dan pakaian jadi  merupakan sektor manufaktur yang mencatatkan pertumbuhan paling tinggi pada triwulan III tahun 2019 sebesar 15,08 persen. Capaian tersebut melampaui pertumbuhan ekonomi 5,02 persen di periode yang sama.

"Berdasarkan peta jalan Making Indonesia 4.0, industri tekstil dan pakaian sebagai satu dari lima sektor manufaktur yang sedang diprioritaskan pengembangannya terutama dalam kesiapan memasuki era industri 4.0," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta (6/11).

Menperin Agus menegaskan, industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional semakin kompetitif di kancah global karena telah memiliki daya saing tinggi. Hal ini didorong lantaran struktur industrinya sudah terintegrasi dari hulu sampai hilir.

"Kinerja gemilang dari industri tesktil karena sejalan dengan tingginya permintaan di pasar domestik, yang tercermin dari peningkatan produksi di sentra produksi tekstil dan pakaian jadi, khususnya wilayah Jawa Barat," ungkapnya.

Agus menuturkan, pihaknya juga proaktif memacu ekspor produk TPT nasional. Sebab, selain sebagai sektor padat karya, industri TPT memiliki orientasi ekspor. Oleh karena itu, beberapa langkah strategis dijalankan, antara lain mendorong perluasan akses pasar serta merestrukturisasi mesin dan peralatan. 

"Jadi, untuk menggenjot daya saing industri TPT, banyak hal yang kami pacu. Misalnya, memudahkan ketersediaan bahan baku dan pasokan energi," sebutnya. 

Selain itu, pemerintah tengah menyelesaikan aturan perlindungan (safeguard). Aturan tersebut, akan diterapkan dengan mengenakan bea masuk pada produk tekstil yang berasal dari luar negeri. Tujuannya untuk menjadi benteng pertahanan dari serbuan impor produk tekstil sehingga dinilai dapat melindungi industri nasional. 

Sebelumnya, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, produksi industri pakaian jadi mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 15,29 persen. Sementara itu, Kementerian Perindustrian menargetkan, ekspor dari industri TPT nasional akan menembus hingga USD15 miliar sepanjang tahun 2019.

Sektor manufaktur lainnya, yang juga mampu melampaui pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2019, di antaranya adalah industri makanan dan minuman tumbuh hingga 8,33 persen. Hal ini didukung oleh peningkatan produksi CPO yang sejalan dengan peningkatan konsumsi domestik CPO untuk memenuhi kebutuhan kebijakan B20.

Selanjutnya, industri kertas, barang dari kertas, percetakan dan reproduksi media rekaman yang tumbuh signifikan sebesar 6,94 persen, sejalan dengan permintaan luar negeri yang tercermin dari peningkatan ekspor. Berikutnya, industri furnitur tumbuh sebesar 6,93 persen karena didukung oleh permintaan luar negeri yang tercermin dari peningkatan ekspor.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

GIG by Indosat Ooredoo dan Audra menghadirkan Internet Sehat

Rabu, 20 November 2019 - 06:00 WIB

GIG by Indosat Ooredoo dan Audra menghadirkan Internet Sehat

Meskipun internet telah memberikan kenyamanan dan kemudahan terhadap hidup kita, namun juga telah menyebabkan ketergantungan dan meningkatnya kecanduan terhadap internet ini di seluruh dunia,…

TPP Sukses Gelar Kompetisi Digital Construction Hack

Rabu, 20 November 2019 - 05:00 WIB

PTPP Sukses Gelar Kompetisi Digital Construction Hack

Usai sukses menyelenggarakan Digital Construction Hack Workshop (DCHW) 2019 pada 25 September lalu, PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”) menggelar acara kompetisi Digital Construction Hack (DCH)…

Ketua MPR Bambang Soesatyo

Rabu, 20 November 2019 - 04:00 WIB

Bamsoet Dorong Perdagangan Produk Indonesia ke Negara Eropa Tenggara dan Timur Balkan

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong perlunya Indonesia meningkatkan pasar perdagangan produk Indonesia hingga ke negara-negara di Eropa Tenggara dan Timur Balkan. Hal tersebut…

realme X2 Pro

Selasa, 19 November 2019 - 20:57 WIB

Rasakan Tampilan Terhalus Smartphone Flagship realme X2 Pro dengan Layar 90Hz dan Snapdragon 855+

Smartphone ini membawa standar baru ke dunia perponselan antara lain melalui kamera 64MP, In-display fingerprint, VOOC Flash Charge 3.0, dan desain trendi.

Samsung Memenangkan 46 CES 2020 Innovation Award

Selasa, 19 November 2019 - 20:45 WIB

Sebanyak 46 Inovasi Terbaru Samsung Menangkan CES 2020 Innovation Award

Samsung Electronics, pemimpin teknologi global, baru-baru ini mengumumkan bahwa 46 inovasi produk terbarunya telah mendapat pengakuan sebagai pemenang CES 2020 Innovation Awards, termasuk tiga…