Delegasi Wartawan Korea Ikuti Tradisi Malukat Bali

Oleh : Herry Barus | Selasa, 05 November 2019 - 04:00 WIB

Delegasi Wartawan Korea Ikuti Tradisi Malukat Bali
Delegasi Wartawan Korea Ikuti Tradisi Malukat Bali

INDUSTRY.co.id - Bali-Malukat adalah salah satu tradisi ritual untuk membersihkan diri dari 10 sifat buruk manusia yang ada di Desa Adat Pakraman Sala, Abuan, Kabupaten Bangli Bali. Melalui ritual Malukat di sumber air suci Taman Pancamuhan, diyakini juga mampu menyebuhkan berbagai penyakit, termasuk sakit akibat black magic seperti pelet dan lainnya.

"Dengan melukat di sumber air Taman Pancamuhan, diharapkan Ida Sang Hyang Widi Wasa menganugerahkan kemampuan spiritual serta pengetahuan agar mampu dimanfaatkan dalam kehidupan," jelas Bendesa Adat Desa Sala, Abuan, Bangli, Ir I Ketut Kayana kepada rombongan wartawan dari Korea dan PWI Pusat, Minggu, (3/11/2019).

Dijelaskan Kayana, makna dari tradisi Malukat, yaitu untuk mensucikan diri melalui air utama (Toya Daha). Artinya, air yang belum digunakan siapapun untuk mandi. Secara garis besar, masyarakat sekitar percaya mandi dengan Toya Daha, dapat membersihkan diri dari 10 energi negatif(Dasamala) yang ada dalam diri seperti Kama (nafsu atau keinginan yang tidak terkendalikan), Loba (ketamakan yang selalu ingin mendapatkan lebih), Krodha(amarah yang tidak terlampaui batas), Mada (rasa maduk yang menggelapkan pikiran), Moha (kebingungan yang menyebabkan seseorang sulit untuk berkonsentrasi sehingga tidak dapat menyelesaikan pekerjaan dengan sempurna), Matsarya (iri hati yang menyebabkan permusuhan).

"Ritual Malukat dimulai dari matur piuning, yaitu memohon restu pada Tuhan, agar prosesi pengelukatan berjalan lancar, serta diberikan restu oleh Tuhan. Selanjutnya prosesi mesiram di pecampuhan, yang mirip dengan pertigaan jalan," terang Ketut Kayana.

Pecampuhan ini, jelas Kayana, diyakini sebagai sebuah tempat yang sangat suci, karena pertemuan dari dua buah sungai. Diyakini pula, pada pecampuhan tersebut sebagai tempat berkumpulnya para dewa atau yang biasa disebut Dewa Prayag.

Di sekitar sumber air suci Taman Pancamuhan terdapat beberapa air terjun dan juga beberapa kolam air tempat masyarakat melakukan ritual suci. Setiap orang yang ingin melaksanakan ritual Malukat wajib menggunakan kain merah sebagai perlindungan dari sanf pencipta, yakni Dewa Brahmana.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Prajurit Marinir Sukseskan Pengamanan New Normal

Minggu, 31 Mei 2020 - 05:00 WIB

Prajurit Marinir Sukseskan Pengamanan New Normal

Tidak lama lagi masyarakat akan mengalami tatanan hidup baru di tengah Pandemi Corona. PSBB akan berubah menjadi New Normal.

Korps Marinir Cilandak Jalin Silaturahmi Bersama Ketua PG Kormar Etta Suhartomo

Minggu, 31 Mei 2020 - 04:00 WIB

Korps Marinir Cilandak Jalin Silaturahmi Bersama Ketua PG Kormar Etta Suhartomo

Ketua Gabungan Jalasenastri Korps Marinir Etta Suhartono didampingi Wakil Ketua Gabungan Jalasenastri Korps Marinir Ayu Nur Alamsyah jalin silaturahmi dengan seluruh ketua Jalasenastri dijajaran…

FBI Serius Penyelidikan Peran Polisi Terkait Kasus Minneapolis AS (Foto Dok Voanews)

Minggu, 31 Mei 2020 - 03:35 WIB

FBI Serius Penyelidikan Peran Polisi Terkait Kasus Minneapolis AS

Kematian seorang pria keturunan Afrika-Amerika, Senin (25/5/2020 ) saat ditahan polisi di Minneapolis memicu penyelidikan prioritas tinggi oleh Departemen Kehakiman A.S.

RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran Ditinjau Kesiapannya Oleh I Laksda TNI I Nyoman Gede Ariawan

Minggu, 31 Mei 2020 - 03:30 WIB

RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran Ditinjau Kesiapannya Oleh I Laksda TNI I Nyoman Gede Ariawan

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksda TNI I Nyoman Gede Ariawan didampingi Kepala Staf (Kas) Kogabwilhan I Mayjen TNI Richard Tampubolon Wakil Asisten Intelijen…

Kampung Tangguh Semeru “Wani Jogo Suroboyo”Dikunjungi Pangkogabwilhan II Bersama Walikota Risma

Minggu, 31 Mei 2020 - 03:00 WIB

Kampung Tangguh Semeru “Wani Jogo Suroboyo”Dikunjungi Pangkogabwilhan II Bersama Walikota Risma

Di hari ke dua kunjungan kerjanya di Surabaya, Pangkogabwilhan II Marsda TNI Imran Baidirus, S.E. menemui Walikota Surabaya Tri Rismaharini di Balai Kota, Jumat (29/5/2020).