INDUSTRY.co.id - Jakarta - Direktur Finance, Strategy and Treasury Mandiri Syariah Ade Cahyo Nugroho, mengungkap Dana Pihak Ketiga (DPK) Mandiri Syariah khususnya Tabungan mampu tumbuh secara konsisten sebesar 13,95% dari Rp32,99 triliun per September 2018 menjadi sebesar Rp37,59 triliun per September 2019.
"Hal ini juga berdampak terhadap perbaikan komposisi Low Cost Fund menjadi 52,76% di September 2019 dibandingkan 50,40% di September 2018" katanya di Jakarta, Rabu (30/10/2019).
“Alhamdullilah, jumlah rekening Tabungan Mandiri Syariah mencapai sekitar 8 juta rekening per September 2019. Angka ini menempatkan Mandiri Syariah di peringkat 8 besar tabungan nasional. Ini merupakan hal yang membanggakan dan menjadi prestasi bank syariah di kancah perbankan nasional di Indonesia,” kata Ade Cahyo.
Perolehan DPK menjadikan aset Mandiri Syariah per akhir September 2019 mencapai angka Rp102,78 triliun atau tumbuh 10,11% dari September 2018 yang sebesar Rp93,35 triliun. Sampai saat ini, angka aset Mandiri Syariah di atas Rp100 triliun merupakan pencapaian tertinggi bank syariah di Indonesia.
“Semua pencapaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan yang terbaik bagi stakeholders. Insya Allah, melalui sinergi bersama stakeholders, Mandiri Syariah terus tumbuh bermanfaat bagi umat.’ ujar Toni EB Subari.