Kacific Tetapkan Petro1 sebagai Mitra Resmi Penyedia Layanan Broadband Kacific di Wilayah Indonesia dan Sekitarnya

Oleh : Kormen Barus | Senin, 28 Oktober 2019 - 13:38 WIB

Kacific Broadband Satellites Group
Kacific Broadband Satellites Group

INDUSTRY.co.id, Jakarta-Kacific Broadband Satellites Group (Kacific) telah memilih PT. Petro One Indonesia (Petro1) sebagai mitra penyediaan layanan ground infrastructure di Indonesia untuk satelit terbarunya yang dibangun oleh Boeing serta akan diluncurkan pada akhir tahun 2019.

Petro1 akan mengoperasikan dan menyediakan layanan first level untuk gateway Kacific dari fasilitas milik Petro1 di Surabaya dan Pasuruan, Jawa Timur, Indonesia.

Seperti diketahui, pada 2017 lalu penetrasi internet di Indonesia tercatat mencapai 55 persen dari total jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 145 juta jiwa.

Saat ini layanan satelit Kacific1 meliputi pulau-pulau terpencil/terluar dan membantu menghubungkan kurang lebih 119 juta rakyat Indonesia yang saat ini belum terhubung dengan internet.

Dengan antena berukuran 9 meter dan peralatan teknologi canggih lainnya, Petro1 akan mendistribusikan data-data ke satelit dan sebaliknya.

Tambahan diversity site yang berjarak lebih dari 60 km dari Main Hub, Kacific memastikan ketersediaan layanan dan redudansi kapasitas yang lebih baik, terutama setelah Petro1 menjamin ketersediaan data center yang aman dan canggih tersambung ke fiber optik.

Sinyal satelit Kacific berkekuatan tinggi untuk mencakup seluruh wilayah kepulauan Indonesia dan sekitarnya. Kacific menyiapkan jaringan pita lebar  berkecepatan tinggi dengan biaya terjangkau untuk melayani berbagai perusahaan telekomunikasi, penyedia layanan jasa internet (ISP), serta pemerintahan. Kontrak dengan mitra lokal di Indonesia itu merupakan wujud investasi infrastruktur yang dilakukan oleh Kacific.

“Kacific memilih untuk menempatkan ground infrastructure di Indonesia, karena Indonesia merupakan pasar yang penting bagi kami,” kata CEO Kacific, Christian Patouraux. “

Menurut Christian, pita lebar berkecepatan tinggi itu sangat mendukung program konektivitas Pemerintah, terutama untuk memperkuat jaringan infrastruktur broadband di seluruh Nusantara.

“Petro1 diperkuat oleh tim teknisnya yang sangat terlatih dan memiliki akses ke banyak fasilitas terbaik. Mereka akan memastikan kinerja yang optimal dari satelit Kacific di Indonesia,” lanjut Christian.

Pada kesempatan tersebut, CEO Petro1 Marlina Sagaf, menambahkah bahwa  pihak Petro1  sangat senang meraih kepercayaan dan peluang bisnis dari Kacific untuk teleport hosting, layanan pendukung, dan  pemeliharaan jangka panjang untuk satelit berkecepatan tinggi.

“Ini pekerjaan yang luar biasa. Petro1 dan Kacific akan memberikan pelayanan internet yang baik untuk seluruh wilayah Indonesia, terutama bagi rakyat dan usaha kecil/menengah di pedesaan dan daerah-daerah terpencil,” tambah Christian.

Bersama Kacific, lanjut Christian, tim Petro1 berusaha memberikan layanan VSAT berkecepatan tinggi yang handal melalui lokasi stasiun bumi milik Petro1 di Surabaya dan Pasuruan.

Pita lebar Kacific dapat memperkuat layanan-layanan seperti mobile backhaul untuk jaringan selular dan internet broadband melalui antena VSAT (diameter di bawah 1,5 meter) untuk usaha kecil menengah (UMKM). 

“Layanan itu akan meningkatkan konektivitas dan akses internet di wilayah yang saat ini berada jauh di luar jangkauan infrastruktur terestrial,” ujar Christian.

Petro1 merupakan perusahaan integrator system yang fokus utamanya di bidang Teknologi Komunikasi Informasi (ICT) dan infrastruktur telekomunikasi untuk bisnis onshore dan offshore. Petro1 memiliki pengalaman luas dalam memberikan layanan menyeluruh berdasarkan kebutuhan masing-masing pelanggannya, mulai desain engineering dan penyediaan sarana dan prasarana, hingga pembangunan konstruksi dan instalasi.

Petro1 menyediakan layanan VSAT maupun ISP dan solusi konektivitas lainnya seperti radio, fiber optik, dan GSM, sistem pengawasan keamanan atau surveillance security (CCTV, PAGA, navigasi dan telemetri), serta sarana-prasarana pendukung lainnya (jaringan dan data center, hosting dan co-location, cabling, power dan sistem terminasi).

Kacific Broadband Satellites Group adalah operator satelit yang menyediakan broadband berkecepatan tinggi untuk wilayah-wilayah terpencil dan pedesaan. Kacific broadband mengembangkan penggunaan internet dan mendukung pertumbuhan ekonomi, serta memperbaiki penyediaan layanan di semua wilayah dalam cakupannya.

Satelit Kacific menggunakan teknologi multi-beam space communication dan ground technology terbaru. Kacific1 merupakan satelit pertama Kacific, yang dikhususkan untuk wilayah Pasifik dan Asia Tenggara. Kacific memiliki kantor pusat di  Singapura serta Vanuatu.

 

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menperin Agus Gumiwang

Kamis, 04 Juni 2020 - 22:42 WIB

Kemenperin: Indonesia Masih Menjadi Negara Tujuan Utama Investasi Sektor Industri Manufaktur

Kementerian Perindusterian (Kemenperin) mencatat, selama periode tahun 2015-2019, total nilai penanaman modal asing (PMA) dari sektor industri manufaktur sebesar USD61,5 miliar.

Anand Stanley Presiden Direktur Airbus

Kamis, 04 Juni 2020 - 21:38 WIB

Gantikan Patrick de Castelbajac, Anand Stanley Bos Baru Airbus Asia Pasifik

Anand Stanley resmi menjadi Presiden Airbus Asia Pasifik yang berbasis di Singapura. Anand akan memegang raksasa industri penerbangan tersebut pada 1 Juli 2020 mendatang. Adapun beban Anand…

Gelar Harkopnas 2020 Secara Virtual, Dekopin Menanti Arahan Presiden

Kamis, 04 Juni 2020 - 20:55 WIB

Undang Presiden di Harkopnas Virtual 2020, Nurdin Halid: Covid-19 Momentum Redesain Struktur Ekonomi Negara

Jakarta-Wabah Covid-19 tidak membuat Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) mati gaya. Wadah tunggal gerakan Koperasi Indonesia itu berencana menggelar peringatan Hari Koperasi ke-73 pada 12 Juli…

Menteri Keuangan Sri Mulyani (foto Tempo)

Kamis, 04 Juni 2020 - 20:12 WIB

Kabar Gembira, Menkeu Sri Mulyani Bakal Gelontorkan Insentif Pajak Sebesar Rp123,01 Triliun untuk Dunia Usaha

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan Pemerintah akan mendukung dunia usaha bertahan dari dampak COVID-19 dengan memberikan insentif perpajakan mencapai Rp123,01 triliun.…

Kantor Visa (foto Kontan.co.id)

Kamis, 04 Juni 2020 - 19:48 WIB

Ande Gandeng Visa Foundation dan Usaid Rilis Program Advancing Women's Empowerment Fund

Aspen Network of Development Entrepreneurs (ANDE) bersama dengan U.S. Agency for International Development (USAID) dan Visa Foundation mengumumkan bahwa delapan organisasi telah terpilih untuk…