Hari Santri Nasional-Peresmian Kampus Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia

Oleh : Herry Barus | Selasa, 22 Oktober 2019 - 10:48 WIB

Hari Santri Nasional danPeresmian Kampus Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia
Hari Santri Nasional danPeresmian Kampus Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia

INDUSTRY.co.id - Bogor-Pagi ini, Selasa 22 Oktober 2019, dilaksanakan Perayaan Hari Santri Nasional 2019 di Kampus Unusia, Parung, Bogor, Jawa Barat, sekaligus peresmian penggunaan Kampus Unusia.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siroj dan Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Sugianto Kusuma meresmikan penggunaan Kampus Unusia. Kegiatan ini juga dihadiri para tokoh NU, dan relawan Tzu Chi lainnya.

Pembangunan Kampus Unusia dimulai sejak setahun lalu (9 Oktober 2018). Kampus seluas 6.300 meter2 ini dibangun dalam 4 (empat) lantai, terdiri dari 46 ruang kelas belajar, perpustakaan, musala, ruang rapat, dan gedung serbaguna. Kampus ini diperkirakan dapat menampung 1.050 mahasiswa, di mana di dalamnya juga akan ada studi yang berbasis riset, mulai dari argo industri, IT, Ekonomi Islam, dan lainnya. Kampus Unusia merupakan sekolah/universitas ke-37 yang dibangun Tzu Chi sejak tahun 2001 di berbagai wilayah di Indonesia.

Pembangunan Kampus Unusia merupakan wujud kerja sama Tzu Chi dengan PBNU dalam bidang pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, pelestarian lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Mou ini ditandatangani oleh Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj dan Wakil Ketua Tzu Chi Indonesia Sugianto Kusuma pada 4 Juni 2018 dalam acara Peringatan Dharmasanti Waisak Nasional 2018 di Tzu Chi Center Jakarta.

Bersama-sama Menciptakan Keharmonisan di Masyarakat

Jalinan jodoh Tzu Chi dengan NU telah dimulai sejak lama, tahun 2015. Saat itu Tzu Chi diundang untuk memperkenalkan Visi dan Misi Tzu Chi serta Masa Celengan Bambu di Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur yang didirikan oleh tokoh NU, KH. Hasyim Asy'ari.

Tiga tahun berselang (Maret 2018), Ketua dan Pengurus PBNU berkunjung ke Tzu Chi Center Jakarta untuk mengenal Tzu Chi lebih dalam. Sebulan kemudian (17-19 April 2018), Ketua dan Pengurus PBNU berkunjung ke Hualien, Taiwan dan bertemu dengan pendiri Tzu Chi, Master Cheng Yen. Dari sini hubungan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kian rekat dan hangat.

Saat bertemu dengan Master Cheng Yen, KH. Said Aqil Siroj menyampaikan kesan dan harapannya. “Kami berharap dapat seperti Tzu Chi, menciptakan kedamaian di masyarakat, juga bekerja sama dengan Tzu Chi dalam mewujudkan hal-hal yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia,” kata Said Aqil. Master Cheng Yen menyambut hangat hal ini dan mengatakan jika Tzu Chi sudah berada di Indonesia selama 20 tahun lebih. “Saya berterima kasih kepada masyarakat Indonesia yang menerima Tzu Chi dengan penuh toleransi. Agama Islam adalah agama yang mendunia, dan Tzu Chi juga selalu bekerja sama dengan umat Islam di banyak tempat.”

Selain Misi Pendidikan, di misi amal kerja sama Tzu Chi dan NU diwujudkan dengan program bedah rumah di Bandung Barat dan pemberian bantuan 500 Paket Lebaran kepada warga Kampung Tegal, Kel. Kemang, Parung, Bogor.

Tzu Chi tidak hanya membantu secara fisik (hardware), namun juga sumber daya manusianya (software). Ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama Program Doktoral di Kampus Unusia pada 14 Maret 2019. Program beasiswa Doktoral ini nantinya ditujukan bagi para mahasiswa Program Studi S3 Islam Nusantara di Unusia. Rektor Unusia Prof. Maksum berharap Program Studi S3 Islam Nusantara bisa memberikan dampak positif, terutama dalam urusan perdamaian, toleransi, kebangsaan, keberagaman, dan kemasyarakatan. “Islam Nusantara itu menyatu pada lokalitas dan budaya. Apabila menyatu, pasti akan memberikan kedamaian,” ucap Prof. Maksum.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

dr. Margareta Komalasari, Sp.A selaku Dokter Spesialis Anak dan Anggota IDAI Jaya

Senin, 06 Juli 2020 - 15:00 WIB

Sakatonik ABC Ajak Anak Indonesia Lakukan #GerakanTanganABC

Menjalani masa transisi new normal saat ini bagi anak-anak Indonesia bukanlah hal yang mudah. Apalagi data resmi IDAI pada anak 0-17 tahun per 18 Mei 2020, menyebutkan 584 anak dinyatakan positif…

Rektor Universitas Al Azhar Indonesia, Prof. Dr. Ir. Asep Saefuddin, M.Sc.

Senin, 06 Juli 2020 - 14:43 WIB

Rektor Al Azhar: Merger Bank Syariah Merupakan Tindakan Yang Tepat

Rencana merger bank syariah plat merah pada 2021 yang diwacanakan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendapatkan respon positif dari Rektor Universitas Al Azhar Indonesia,…

Gedung Lembaga Negara Pengawas Pelayanan Publik Ombudsman RI (nrmnews.com)

Senin, 06 Juli 2020 - 14:05 WIB

Komisaris BUMN Ramai-ramai Rangkap Jabatan, Ombudsman: Kerja Asal-asalan Hingga Rusak Kinerja Perusahaan

Ombudsman Republik Indonesia (ORI) menyebut masih banyak komisaris yang rangkap jabatan di tubuh perusahaan badan usaha milik negara (BUMN). ORI menilai kondisi itu justru membuat kinerja perusahaan…

Ketua Umum Apindo Haryadi Sukamdani

Senin, 06 Juli 2020 - 13:25 WIB

Serapan Tenaga Kerja Makin Terkikis, Apindo: Regulasi Ketenagakerjaan di Indonesia Terlalu Kaku dan Protektif

Regulasi ketenagakerjaan Indonesia yang diatur dalam Undang-undang (UU) Nomor 13 Tahun 2003 dinilai terlalu kaku dan protektif.

Host with the Most - Booking.com Hadirkan Fitur Kesehatan dan Keselamatan

Senin, 06 Juli 2020 - 13:15 WIB

Booking.com Hadirkan Fitur Kesehatan dan Keselamatan untuk Memudahkan Wisatawan Jelajahi Dunia

fitur baru Booking.com semakin memudahkan mitra akomodasi untuk berbagi informasi kepada wisatawan mengenai inisiatif mereka perihal hal-hal tersebut, memberikan jaminan dan transparansi lebih…