CIM Niaga Miliki Aplikasi Mobile Banking

Oleh : Wiyanto | Senin, 21 Oktober 2019 - 22:17 WIB

CIMB Niaga - foto IST
CIMB Niaga - foto IST

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) memperkenalkan aplikasi mobile banking terbaru bagi nasabah korporasi yaitu BizChannel@CIMB Mobile. Kehadiran aplikasi tersebut diharapkan dapat menjawab kebutuhan nasabah korporasi di era digital yang ingin serba praktis dan cepat untuk mendukung kelancaran bisnisnya, sejalan dengan aspirasi CIMB Niaga menjadi perusahaan perbankan digital terdepan di Indonesia.

Chief of Corporate Banking, Financial Institution & Transaction Banking CIMB Niaga Rusly Johannes mengatakan, seiring kian berkembangnya teknologi informasi yang berdampak pada layanan perbankan digital, CIMB Niaga siap mendukung kebutuhan nasabah untuk meningkatkan efisiensi kegiatan transaksi perbankan yang tetap mengedepankan keamanan dengan menyediakan layanan BizChannel@CIMB Mobile. Layanan ini merupakan pengembangan dari internet banking BizChannel@CIMB yang dapat diakses melalui website sejak tahun 2011.

“Kami memahami kebutuhan nasabah kian berkembang. Para pelaku usaha membutuhkan dukungan layanan transaksi perbankan yang aman dan mudah diakses dari mana saja dan kapan saja. Karena itu, kami hadirkan BizChannel@CIMB Mobile sebagai solusi keuangan untuk para nasabah,” kata Rusly di Jakarta, Senin (21/10/2019).

Melalui BizChannel@CIMB Mobile, lanjut Rusly, nasabah dapat melakukan berbagai transaksi keuangan perusahaan cukup dari smartphone. Mulai dari manajemen pembayaran seperti pemindahbukuan, Sistem Kliring Nasional, transaksi domestik secara online, remitansi; melihat informasi saldo secara real time dan mutasi rekening; memonitor status transaksi; membayar berbagai tagihan seperti listrik dan telepon; membuka tabungan deposito berjangka; hingga membayar pajak.

Kemudahan tersebut dapat dinikmati nasabah korporasi baik segmen usaha kecil dan menengah (UKM), commercial banking, maupun corporate banking. Aplikasi ini juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Contohnya, bagi nasabah UKM yang proses pengelolaan keuangannya masih dilakukan hanya oleh pemilik usaha, maka aplikasi ini dapat disesuaikan penggunaannya untuk single user.

Selain itu, BizChannel@CIMB Mobile juga menawarkan beragam kemudahan dalam penggunaannya. Diantaranya, akses login yang cepat menggunakan biometric dan kenyamanan otorisasi transaksi yang mudah dan cepat.

“Kami ingin nasabah mendapatkan pengalaman bertransaksi yang nyaman dan menyenangkan, sehingga aplikasi ini dirancang tak hanya mengandalkan fungsi melainkan juga kemudahan operasional dan aspek estetika dengan tampilan user interface yang menarik,” tutup Rusly.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

 Alumnus Lemhannas PPSA XXI, AM Putut Prabantoro

Sabtu, 06 Juni 2020 - 01:59 WIB

New Normal, Ingat Lagunya Koes Plus

Jakarta, Jumat (05/06/2020)-“Ke Jakarta Aku Kan Kembali, Walaupun Apa Yang Kan Terjadi” – inilah suasana kebatinan masyarakat yang terjadi saat ini.

Waketum KADIN Shinta Sukamdani, Menperin Agus Gumiwang, Ketua Apindo Haryadi Sukamdani

Sabtu, 06 Juni 2020 - 00:15 WIB

Kabar Gembira...Menperin Agus Bakal Gelontorkan Stimulus Modal Kerja untuk Pulihkan Industri Manufaktur

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bertekad untuk terus mengupayakan pemulihan sektor industri manufaktur di dalam negeri yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Produsen Batubara

Jumat, 05 Juni 2020 - 22:31 WIB

Industri Batubara Lesu Akibat Pasar Menyusut Terpapar Covid-19

Minimnya pergerakan ekonomi membuat industri batubara turut mengalami kelesuan dikarenakan menurunnya permintaan pasar terutama yang datangnya dari India dan Tiongkok.

Contoh proyek PT PP Persisi

Jumat, 05 Juni 2020 - 22:10 WIB

Cetak Laba Rp1,2 triliun, PT PP Gelontorkan Dividen Tunai 22,5 %

PT Pembangunan Perumaha (Persero) Tbk (PTPP) berhasil catatkan kinerja positif perusahaan untuk pendapatan usaha tahun buku 2019 sebesar Rp24,65 triliun dengan laba bersih yang perseroan mencapai…

Tokok Pakaian GAP (ist)

Jumat, 05 Juni 2020 - 22:03 WIB

Enggak Kuat Merugi hingga Rp13,1 Triliun, GAP Inc Terpaksa Tutup Toko

Perusahaan fashion GAP Inc, pada Kamis (5/6/2020) melaporkan kerugian yang dialaminya hingga 43% dalam penjualan kuartal I 2020 yang mencapai Rp13,1 triliun. Kerugian besar yang dialam