Dukung Program Prioritas Jokowi-Amin, Bos Jababeka Siap Datangkan Investor Asing di Sektor SDM

Oleh : Ridwan | Senin, 21 Oktober 2019 - 08:10 WIB

Direktur Utama PT Jababeka Tbk SD Darmono
Direktur Utama PT Jababeka Tbk SD Darmono

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pengusaha Setyono Djuandi Darmono (SD Darmono) siap mendukung program pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), yang menjadi prioritas utama pada kabinet pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin. 

Dukungan yang akan diberikan oleh Pendiri Jababeka Group tersebut ialah dengan mendatangkan investor asing di sektor SDM.

"Mendatangkan investor dari luar negeri untuk siap mendidik SDM kita menjadi terampil," kata Darmono di Jakarta (20/10) malam.

Mendatangkan investor asing di sektor SDM penting dilakukan. Pasalnya, perguruan tinggi sebagai salah satu pencetak SDM di Indonesia, selama ini lebih menerapkan sistem pembelajaran teori daripada praktek.

"Kita ada 4.000 universitas lebih, terbanyak di dunia. Belajar teori terus, prakteknya dimana? Ibaratnya terus belajar ilmu berenang sampai S3, tetapi tidak punya banyak kolam renang apa bisa berenang," tuturnya.

Pengusaha berusia 70 tahun itu menyampaikan, Jababeka selama 30 tahun mendidik lebih dari 1 juta karyawan yang menjadi terampil. Banyak dari mereka sudah mendirikan pabrik, menjadi UKM maupun UMKM yang menyuplai spare part ke sejumlah pabrik multinasional seperti Toyota. 

Tak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga ekspor ke jaringan industri otomotif di seluruh dunia tersebut.

"Inilah namanya pendidikan SDM yang riil, bukan hanya teori. Pendidikan yang paling penting adalah praktek praktek praktek," tegasnya.

"Dan tempat prakteknya adalah di perusahaan besar yang memiliki mesin lengkap dan pelatih-pelatih yang berpengalaman. Bukan profesor yang hanya tahu teori tapi tidak pernah praktek, pegang mesin, lihat pun belum," pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Red Hat

Minggu, 05 Juli 2020 - 15:00 WIB

Red Hat Berbagi Lima Langkah Cerdas untuk Telco Service Provider

Transformasi digital dan kesanggupan menghadapi serta mengkapitalisasi disrupsi, terjadi ketika sebuah perusahaan mulai berperilaku tak ubahnya sebuah perusahaan software.

Bank Bukopin (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 05 Juli 2020 - 14:46 WIB

Kabar Gembira! Bank Bukopin Luncurkan Beragam Program Deposito untuk Nasabah

Di tengah kondisi pandemi COVID-19 yang masih merebak, Bank Bukopin luncurkan ragam program deposito bagi para nasabah. Bank Bukopin meluncurkan variasi 2 (dua) program produk Deposito untuk…

MenKopUKM Teten Masduki saat mengunjungi pengrajin batik binaan KSPPS BMT Bina Ummat Sejahtera, Rembang.

Minggu, 05 Juli 2020 - 14:30 WIB

MenkopUKM Dorong KSPPS BMT BUS Rembang Garap Sektor Pertanian dan Kelautan

MenKopUKM berharap BMT BUS mengembangkan UMKM di sektor pertanian dan kelautan. Menurutnya, pertanian dan kelautan masih dikuasai 96 persen UMKM, sehingga memiliki potensi besar untuk digarap…

Senam Senjata Cara Prajurit Satgas Puter XXIII Wiltim Jaga Kebugaran Tubuh

Minggu, 05 Juli 2020 - 14:30 WIB

Senam Senjata Cara Prajurit Satgas Puter XXIII Wiltim Jaga Kebugaran Tubuh

Dalam rangka memelihara kebugaran dan meningkatkan kekuatan fisik, prajurit Pasmar 2 Korps Marinir yang tergabung Satgas Puter XXIII Wiltim melaksanakan senam senjata di Pos Pulau Batek, Kupang,…

Kartu Prakerja

Minggu, 05 Juli 2020 - 14:17 WIB

Waduh Pemerintah Akhirnya Menghentikan Pelatihan Kartu Prakerja, Kenapa Ya?

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis dan Pembangunan (LKSP) Astriana B Sinaga menyebut penghentian pelatihan kartu prakerja ini sesuai dengan persepsi masyarakat yang terpotret dalam…