HK, ASDP, ITDC Kembangkan Pariwisata di Lampung

Oleh : Herry Barus | Senin, 21 Oktober 2019 - 08:00 WIB

HK, ASDP, ITDC Kembangkan Pariwisata di Lampung
HK, ASDP, ITDC Kembangkan Pariwisata di Lampung

INDUSTRY.co.id - Lampung – Menutup triwulan III tahun 2019, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) akan menggarap mega proyek baru di ujung selatan pulau Sumatera. Berkolaborasi dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) (ASDP), PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) (ITDC), dan Pemerintah Provinsi Lampung, Hutama Karya secara resmi akan ikut serta dalam pembangunan kawasan terintegrasi pariwisata di wilayah Bakauheni, Lampung Selatan.

Bertempat di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, hari ini (19/10) manajemen Hutama Karya secara resmi melakukan penandatanganan _Memorandum of Understanding_ (MoU) “Pembangunan Kawasan Terintegrasi Pariwisata di Wilayah Bakauheni, Lampung Selatan”. Penandatanganan ini dilakukan antara Direktur Utama Hutama Karya, Bintang Perbowo dengan Gubernur Provinsi Lampung, Arinal Djunaidi; Plt. Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto; Direktur Utama ASDP, Ira Puspadewi; dan Direktur Utama ITDC, Abdulbar M. Mansoer.

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan bahwa dengan dibangunnya Kawasan terintegrasi pariwisata di Lampung Selatan dapat menjadikan Bakauheni sebagai destinasi alternatif selain Kota Bandung khususnya bagi warga ibukota untuk menghabiskan akhir pekan atau libur Panjang. “Harapan kami kawasan terintegrasi pariwisata ini tidak hanya menjadi pesona bagi turis asing saja, namun justru meningkatkan minat turis lokal untuk liburan kesini. Lampung Selatan ini menjadi tumpuan wisata yang lengkap karena kita memiliki alam yang indah, pantai-pantai menawan, konservasi, sampai Menara Siger yang terkenal itu,” tutur Arinal menjelaskan.

 

Pembangunan Kawasan pariwisata ini memiliki konsep Bakauheni Harbour City yang dimana area pembangunan terletak sebelum gerbang masuk tol Bakauheni Selatan. Proyek ini memiliki visi _To Establish Bakauheni Harbour City dengan _positioning Transforming A Gateway Into A Vibrant Waterfront Destination dan digadang-gadang akan menjadi the next Resort World Sentosa di Indonesia.

Direktur Utama Hutama Karya, Bintang Perbowo menyampaikan bahwa Hutama Karya mendukung sepenuhnya sinergi BUMN dan pemprov setempat untuk merealisasikan pembangunan kawasan pariwisata terintegrasi ini. “Kita punya lahan di sekitar pelabuhan Bakauheni cukup luas yaitu seluas 91ha, lalu Pemprov Lampunng 14,8ha, dan ASDP itu 69ha. Tentu jika lahan ini dapat dikembangkan dan dikelola dengan baik melalui sinergi yang kuat antar BUMN dan Pemprov, mimpi Indonesia untuk memiliki kawasan wisata terintegrasi kelas dunia akan dapat segera terwujud,” terang Bintang disela-sela seremoni penandatanganan MoU.

Hadirnya Bakauheni Harbour City dengan sejumlah edutainment yang menyajikan hiburan sekaligus edukasi, kemudahan jalur transportasi, dan akomodasi tentunya akan membawa manfaat yang besar dan daya tarik baru bagi masyarakat Indonesia maupun mancanegara karena hadir dengan konsep dan perencanaan bertaraf internasional serta berada di wilayah yang sangat strategis. “Ini juga akan memberikan dampak luar biasa bagi kami di Hutama Karya maupun masyarakat karena kami punya jalan tol ruas Bakauheni – Terbanggi Besar sehingga kami akan mendapatkan traffic dari banyaknya wisawatan yang masuk ke Indonesia namun juga kami memberikan mereka jalur transportasi yang nyaman (jalan tol) untuk dapat mengarah langsung menuju Bakauheni Harbour City,” imbuh Bintang melanjutkan.

Sebagai informasi tambahan, proyek ini mengangkat konsep yang fresh dan memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat Indonesia dan bahkan dapat menarik wisatawan dari mancanegara karena mentransformasikan wilayah di area sebelum masuk pintu gerbang tol Bakauheni Selatan menjadi destinasi tepi laut yang penuh dengan semangat dan energi baru yang berdampak positif dari berbagai aspek bagi masyarakat Indonesia. Hutama Karya nantinya tidak hanya akan menjadi pelaksana/kontraktor dalam pekerjaan proyek ini namun juga menjadi pengembang Kawasan-nya. Nantinya, District positioning wilayah direncanakan akan terdiri dari Accomodation and Leisure (Marina & Property, Convention/Exhibition, Waterfront Resort), Attractions & Transport Hub (Flower Hill, Glamping & Hotels, Siger Science Centre, Theme Park/Outbound), serta Amenities & Residential (Residential, Green School, Hospital & Mixed Use

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Migas Ilustrasi

Senin, 28 September 2020 - 16:35 WIB

SKK Migas-Chevron Pacific Indonesia Tandatangani Heads of Agreement Transisi WK Rokan

Perjanjian tersebut, menurut Dwi, bersifat win-win bagi kedua pihak, karena dengan adanya kejelasan pengembalian investasi maka harapannya produksi WK Rokan tidak menurun.

Nasrullah, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan (Doc: Kementan)

Senin, 28 September 2020 - 16:16 WIB

Pusvetma Lakukan Vaksinasi Rabies Drive Thru Pertama di Indonesia

Satuan Kerja Badan Layanan Umum (BLU) Bidang Kesehatan di bawah Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian, Pusat Veteriner Farma (Pusvetma) melakukan…

 Danlantamal III dan 30 Personel Gowes Bersama

Senin, 28 September 2020 - 16:00 WIB

Danlantamal III dan 30 Personel Gowes Bersama

Olahraga menggunakan sepeda menjadi tren semasa pandemi Covid-19 di Indonesia. WHO telah menyarankan bersepeda sebagai salah satu cara terbaik untuk tetap aktif dimasa pandemi Covid-19. Bersepeda…

Wilayah kerja migas

Senin, 28 September 2020 - 15:58 WIB

Planned Shutdown Selesai, Lapangan Banyu Urip Berpotensi Tambah Produksi Minyak Hingga 450 Ribu Barel

Kegiatan planned shutdown Central Processing Facility Lapangan Banyu Urip yang dilaksanakan oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) ExxonMobil Cepu Ltd. (EMCL) berhasil diselesaikan lebih…

Shashwat Khandelwal, Head of Southeast Asia Consumer, McAfe

Senin, 28 September 2020 - 15:25 WIB

Menuju Masa Depan Pembayaran yang Lebih Aman dari Ancaman Kejahatan

Sebagian besar masyarakat Indonesia yang beradaptasi dengan perubahan digital merupakan sasaran utama penipuan atau kejahatan siber. Tingginya penggunaan teknologi digital yang memiliki peran…