Marcus/Kevin Siap Pertahankan Peringkat Dunia

Oleh : Irvan AF | Rabu, 15 Maret 2017 - 08:32 WIB

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya. (Foto: BadmintonIndonesia.org)
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya. (Foto: BadmintonIndonesia.org)

INDUSTRY.co.id, Tangerang - Pasangan ganda putra pemegang gelar juara All England 2017, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo ingin mempertahankan peringkat dunianya sebagai target terdekatnya yang dipastikan akan menjadi peringkat teratas atas prestasi terbarunya.

"Target terdekat kami ingin mempertahankan ranking dan untuk itu kami akan fokus di turnamen berikutnya, di mana mulai minggu depan ada pertandingan di India, Malaysia dan Singapura," kata Marcus di sela penyambutan dia bersama pasangannya di Terminal Kedatangan Internasional, Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Selasa (14/3/2017).

Terkait turnamen selanjutnya, duet "penyihir raket dari Indonesia" ini menargetkan untuk berprestasi di "multi event" lainnya.

"Terdekat masih ada kejuaraan dunia, SEA Games, Asian Games, namun untuk Olimpiade masih lama, jadi kami fokus yang dekat-dekat saja dulu," ujar Kevin di tempat yang sama.

Atas target tersebut, pihak Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menilai hal tersebut memang harus menjadi perhatian karena mau tidak mau ada aturan yang mengikat atas itu.

"Mau tidak mau harus ikuti aturan, karena jika sudah peringkat top 10, ada kewajiban ikut superseries dan lima kejuaraan, jika tidak nanti akan kena pinalti, ini yang harus dipahami," ucap Sekjen PP PBSI Achmad Budiarto di lokasi yang sama.

PP PBSI sendiri memang memiliki target turnamen yang akan diikuti oleh atlet-atlet Indonesia ke depannya, antara lain Piala Sudirman pada bulan Mei dan Kejuaraan Dunia pada bulan Agustus di Glasgow, Skotlandia.

"Di Sudirman Cup, saya kira Marcus/Kevin sudah siap untuk jadi salah satu andalan kita dalam tim, lalu di kejuaraan dunia saya kira pasangan ini juga jadi salah satu kandidat juaranya, mereka siap," tutur Budiarto.

Sebelumnya, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo memenangkan gelar juara All England 2017 dalam nomor ganda putra setelah menumbangkan pasangan China Li Junhui/Liu Yuchen dua game langsung 21-19 dan 21-14 di Barclaycard Arena, Birmingham, Inggris, Minggu (13/3).

All England 2017 merupakan gelar superseries keempat duet "penyihir raket dari Indonesia" yang dipasangkan sejak 2015 lalu ini, setelah India Terbuka 2016, Australia Terbuka 2016 dan China Terbuka 2016.

Terkait prestasi Marcus/Kevin, PP PBSI menyebut memiliki sistem sendiri untuk mengapresiasi pemain, salah satunya adalah bonus prestasi, terutama jika menjadi juara di ajang seperti All England yang menjadi target utama federasi.

"Contohnya atlet akan dapat bonus Rp75 juta, pelatih kepala dan asistennya akan dapat tiga kali gaji, pelatih fisik 1,5 kali gaji, pelatih lain akan dapat satu kali gaji ekstra, ini untuk menggenjot yang lainnya berprestasi di ajang internasional," kata Budiarto, menjelaskan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Karnaval yang diikuti oleh segenap warga Desa Kekait dalam meriahkan acara penutupan rangkaian Program Dukungan Kesehatan Mental dan Psikososial bagi para ibu dan anak, sekaligus dalam merayakan hari kemerdekaan Indonesia.(Ist)

Senin, 19 Agustus 2019 - 19:40 WIB

Atasi Trauma Ibu dan Anak Paska Bencana dengan Terapi

Kekuatan sentuhan ibu ini telah memberi dampak positif bagi para Ibu dan Anak dengan trauma paska bencana.

Penutupan rangkaian Program Dukungan Kesehatan Mental dan Psikososial bagi para ibu dan anak di Desa Kekait, Lombok.(Ist)

Senin, 19 Agustus 2019 - 19:33 WIB

168 Ibu di Lombok Alami Depresi Pasca Gempa

Program ini menunjukkan perubahan positif kesehatan mental para Ibu dan Anak yang terdampak bencana.

Kepala BPPI Kementerian Perindustrian, Ngakan Timur Antara

Senin, 19 Agustus 2019 - 19:05 WIB

Manfaatkan ‘Patent Mapping’, Kemenperin Cari Peluang Inovasi Pendukung Kendaraan Listrik

Kalangan peneliti maupun pengambil kebijakan yang terlibat dalam melakukan kegiatan inovasi perlu memiliki pemahaman mengenai paten. Hal tersebut beralasan, karena paten terkait dengan hak cipta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 19 Agustus 2019 - 18:00 WIB

Konser Jakarta Melayu Festival Berlangsung Meriah

Jakarta Melayu Festival (JMF) ke-9 yang digelar di Ancol Sabtu malam (17/8/2019) dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Selain Gubernur, juga hadir dua tamu istimewa dari Kerajaan Malaysia.

Industri Petrokimia (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 19 Agustus 2019 - 17:25 WIB

Kadin Minta Pemerintah Serius Kembangkan Industri Kimia Berbasis Metanol

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta pemerintah untuk terus mengembangkan industri kimia berbasisi metanol. Pasalnya, kebutuhan metanol untuk industri di Tanah Air terus meningkat…