Philips Semakin Perkuat Komitmennya di Dunia Teknologi Kesehatan

Oleh : Herry Barus | Rabu, 16 Oktober 2019 - 17:00 WIB

Presdir Philips Indonesia, Pim Preesman (tengah) memberikan potongan tumpeng kepada Senior VP dan General Manager Philips Healthtech ASEAN & Pasific, Diederik Zeven dan Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Lambert Grijns.
Presdir Philips Indonesia, Pim Preesman (tengah) memberikan potongan tumpeng kepada Senior VP dan General Manager Philips Healthtech ASEAN & Pasific, Diederik Zeven dan Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Lambert Grijns.

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Royal Philips (NYSE:PHG, AEX:PHIA), pemimpin global di bidang teknologi kesehatan, hari ini mengumumkan peresmian kantor barunya untuk lebih mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan serta memenuhi kebutuhan layanan kesehatan di Indonesia dan sekitarnya. Peresmian pembukaan kantor baru ini dihadiri oleh tamu kehormatan dari Kedutaan Besar Kerajaan Belanda, H.E. Duta Besar Lambert Grijns.

Langkah-langkah ini merupakan bagian dari usaha global perusahaan untuk mentransformasi layanan kesehatan di era digital. Indonesia memiliki populasi digital yang tinggi dengan infrastruktur yang terus berkembang. Saat ini, negara ini menghadapi peningkatan kebutuhan untuk solusi layanan kesehatan, khususnya dalam menghadapi salah satu tantangan kesehatan terbesar: meningkatnya prevalensi penyakit kronis.

 “Philips memiliki sejarah panjang membawa teknologi inovatif, di bidang pencahayaan, produk konsumen dan alat kesehatan ke Indonesia. Namun, ini adalah era baru bagi Philips. Philips telah bertransformasi menjadi perusahaan teknologi kesehatan terkemuka yang berfokus pada meningkatkan kesehatan masyarakat dan memungkinkan hasil yang lebih baik di sepanjang rentang sehat. Saya sangat antusias untuk mendukung transformasi layanan kesehatan di Indonesia,” komentar Pim Preesman, yang baru saja ditunjuk menjadi Presiden Direktur. “Kami yakin bahwa di dunia yang serba terkoneksi ini, penting untuk memiliki pandangan yang menyeluruh dan tanpa batas atas perjalanan pasien dari awal hingga akhir. Saat kita menangani layanan kesehatan secara terintegrasi, kita dapat meningkatkan keuntungan, efisiensi, serta mendorong inovasi yang dapat membantu meningkatkan kesehatan masyarakat, sehingga memungkinkan hasil yang lebih baik dengan biaya lebih rendah,” tambahnya.

 Sebelum ditunjuk untuk memimpin Philips Indonesia, Pim Preesman telah bersama Philips selama 17 tahun. Sebelumnya ia menjabat sebagai Vice President and Head of Investor Relations di Philips Corporate Center yang berlokasi di Amsterdam. Pim juga pernah menjabat berbagai posisi di bidang keuangan, termasuk Head of Finance Philips Healthcare Latin America. Dengan Pim sebagai ujung tombak, Philips Indonesia ingin memperkuat komitmen mereka terhadap teknologi kesehatan dengan memanfaatkan keahlian dan pengalaman perusahaan di bidang klinis maupun teknologi konsumen, untuk memposisikan Philips agar dapat lebih baik dalam melayani konsumen, pasien dan tenaga kesehatan profesional serta perawat, di dunia yang semakin terkoneksi ini.

 Dalam meneguhkan komitmen Philips untuk mengukuhkan kehadirannya di Indonesia dan berkontribusi terhadap transformasi layanan kesehatan, Philips Indonesia memindahkan kantornya ke Cibis Nine yang terletak di TB Simatupang, Jakarta Selatan.

 

Philips Indonesia menerapkan konsep Workplace Innovation (WPI) yang mencerminkan tujuan Philips untuk menciptakan lingkungan kerja yang modern dan fleksibel untuk mempromosikan integrasi, kolaborasi dan inovasi.

 “Jika kami ingin untuk sukses dan tetap menjadi pemimpin di industri ini, kami membutuhkan karyawan yang berdaya dan berkinerja tinggi, yang bisa merespon dengan cepat dan tanggap, serta memiliki pola pikir yang tertuju pada konsumen. Dengan memindahkan kantor kami, Philips ingin memastikan bahwa karyawan kami bisa lebih menikmati integrasi antara pekerjaan dengan kehidupan mereka, dengan mendorong efisiensi bisnis dan produktivitas,” tutup Pim.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Jumat, 22 November 2019 - 20:50 WIB

Sederet Strategi Pemerintah Pacu Investasi dan Daya Saing Industri

Pemerintah terus mendorong peningkatan investasi sektor industri di Tanah Air. Adapun jenis sektor-sektor manufaktur yang dibidik, antara lain industri yang menghasilkan produk substitusi impor,…

Projeck WSBP

Jumat, 22 November 2019 - 20:04 WIB

Proyek KLBM WSBP Dukung Program Strategis Nasional Pemerintah

Jakarta - Proyek Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) merupakan proyek nasional pemerintah untuk mempercepat akses transportasi di Pulau Jawa serta mendukung peningkatan dan pemerataan perekonomian…

PWI menemui Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi

Jumat, 22 November 2019 - 19:07 WIB

Budi Karya Sumadi Usulkan Acara Puncak Hari Pers Nasional 2020 di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin

Dengan sumber daya alam kalsel seperti penghasil Batubara seperti sawit dan berbagai potensi lainya, menurut Menhub akan berperan cukup vital bagi perekonomian di pusat pemerintahan nanti.

BRI adakan santripreneur

Jumat, 22 November 2019 - 17:39 WIB

BRI Gelar Santripreneur

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berkolaborasi dengan Yayasan Santripreneur Indonesia menggelar program Santripreneur, pelatihan kepada 350 Santri dan Santriwati di Yogyakarta,…

Pegadaian jalin kerjasama dengan Bank BTN

Jumat, 22 November 2019 - 17:11 WIB

Pegadaian Jalin Kerjasama dengan Bank BTN, Mudahkan Nasabah Dalam Layanan Pendaftaran Haji

PT Pegadaian (Persero) melakukan penandatanganan kerjasama dengan PT Bank Tabungan Negara (BTN) (Persero) dalam rangka wujudkan sinergi bisnis antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN).