Toshiba dan PLN Tandatangani Nota Kesepahaman dalam Mendorong Sistem Pasokan Energi Hidrogen Otonom H2One di Indonesia

Oleh : Kormen Barus | Jumat, 11 Oktober 2019 - 08:35 WIB

Seremoni penandatanganan diadakan di Forum Energi Indonesia-Jepang ke-6, sebuah acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang
Seremoni penandatanganan diadakan di Forum Energi Indonesia-Jepang ke-6, sebuah acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang

INDUSTRY.co.id,Jakarta-Toshiba Energy Systems & Solutions Corporation (Toshiba ESS) pada 10 Oktober 2019 mengumumkan, telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN), dalam hal percepatan implementasi sistem pasokan energi berbasis hidrogen mandiri, H2One™, di Indonesia.

Seremoni penandatanganan diadakan di Forum Energi Indonesia-Jepang ke-6, sebuah acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang (selanjutnya disebut, "METI"). Berdasarkan MoU ini, Toshiba ESS dan PLN akan mengevaluasi teknologi dan kebijakan yang diperlukan untuk implementasi lebih jauh dari sistem komersial H2One ™ di kepulauan Indonesia pada tahun 2023.

H2One™ adalah sistem terintegrasi yang menggunakan sumber energi terbarukan dalam mengelektrolisis hidrogen dari air, menyimpan dan menggunakan hidrogen dalam sel bahan bakar untuk tersedianya pengiriman listrik bebas CO2 yang stabil, ramah lingkungan dan air panas. Salah satu aplikasi H2One™ adalah "solusi luar-jaringan (off-grid)," yang dapat membantu mewujudkan masyarakat yang berkelanjutan.

Rencana Bisnis Penyediaan Tenaga Listrik Indonesia (RUPTL) adalah rencana untuk meningkatkan rasio kapasitas fasilitas energi terbarukan negara ini dari 12,52% pada 2017 menjadi 23% pada tahun 2025. Terlebih lagi, di Indonesia, banyak masyarakat tinggal di pulau-pulau terpencil, sehingga diperlukan sumber daya listrik yang stabil dan ekonomis di setiap pulau. Kebutuhan ini menimbulkan peningkatan permintaan akan sistem pembangkit terdistribusi, yang mampu beradaptasi dengan kondisi lingkungan di pulau terpencil.

Memandang kondisi ini, Toshiba ESS dan BPPT menandatangani MoU untuk survei bagi percepatan implementasi H2One™ pada bulan Agustus 2018 dan telah melakukan survei bersama. Di sisi lain, Toshiba ESS memvalidasi kemampuan adaptasi H2One™ di Indonesia dalam penawaran umum bisnis oleh METI. “Pengembangan dan survei dari proyek H2One™ yang diadopsi, suatu sistem pasokan energi berbasis hidrogen otonom”, dipercayakan oleh Toshiba ESS pada September 2018. Toshiba ESS kemudian mengidentifikasi area-area dimana  H2One™ dapat diimplementasikan pada Februari 2019 dan sekarang sedang bekerja untuk implementasi dari sistem yang akan didemonstrasikan.

Yoshihisa Sanagi, General Manager Divisi Bisnis Energi Hidrogen di Toshiba ESS, mengatakan, “Kami merasa sangat terhormat dapat bekerja sama dengan PLN dalam mendorong H2One™. Kami akan mempercepat implementasi sistem komersial di Indonesia, dengan mempertimbangkan peraturan dan aturan jaringan listrik Indonesia dan sistem listrik yang  interkoneksi."

Toshiba ESS akan memperluas teknologi dan produk energi berbasis hidrogen, termasuk H2One™, ke pasar global, dan kami akan berkontribusi pada perwujudan masyarakat energi berbasis hidrogen.

Toshiba Energy Systems & Solutions Corporation adalah penyedia terkemuka solusi energi terintegrasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang panjang dalam berbagai sistem pembangkit tenaga listrik dan transmisi serta teknologi manajemen energi, perusahaan ini memberikan solusi energi yang inovatif, andal, dan efisien di seluruh dunia. Terpisah dari Toshiba Corporation (TOKYO).

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

 Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani (Foto:jurnas)

Jumat, 03 Juli 2020 - 01:15 WIB

Pengusaha: Berapapun Stimulus yang Diberikan, Kalau Masyarakat Tidak Bergerak, Percuma

Dunia usaha tengah mengalami masalah krusial dalam menumbuhkan permintaan. Hal ini menjadi penting karena berapapun stimulus ekonomi yang disuntikkan tetap percuma jika tidak ada permintaan.

Penerbangan Batik Air Sesuai Protokol Kesehatan

Jumat, 03 Juli 2020 - 00:05 WIB

Gawat! Industri Penerbangan 'Mati Suri', Lion Air Group Rumahkan Ribuan Karyawan

Maskapai Lion Air Group menyampaikan penjelasan sehubungan dengan kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) ribuan karyawan.

Banyaknya berita bohong dan provokatif membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan perbankan gerah.

Kamis, 02 Juli 2020 - 21:53 WIB

Penebar Hoax Likuiditas Perbankan Ditangkap, BTN: Likuiditas BTN Aman dan Nasabah Perbankan Jangan Panik

Jakarta-Pekan ini beredar hoax yang menyatakan kondisi beberapa bank di Indonesia mengalami kesulitan likuiditas. Bahkan ada yang melakukan provokasi agar nasabah mengambil seluruh dananya di…

Green Pramuka City

Kamis, 02 Juli 2020 - 19:45 WIB

Pengelola Green Pramuka City Fasilitasi Pemilik Unit Hadapi PKPU di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat

Green Pramuka City memfasilitasi para pemilik unit dengan menyediakan kuasa hukum independen untuk kepentingan administrasi dan pengurusan PKPU di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia

Kamis, 02 Juli 2020 - 18:30 WIB

Sebut Sudah 7 Perusahaan Relokasi, Kepala BKPM: 17 Investor Asing Baru Lainnya Siap Menyusul

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia Menyampaikan ada sekurangnya 17 investor asing baru yang membenamkan modalnya di Indonesia.