Bertemu Megawati, Pimpinan MPR RI Bahas Usulan Amandemen Terbatas UUD NRI 1945

Oleh : Herry Barus | Jumat, 11 Oktober 2019 - 05:30 WIB

Pimpinan MPR RI Bahas Usulan Amandemen Terbatas UUD NRI 1945
Pimpinan MPR RI Bahas Usulan Amandemen Terbatas UUD NRI 1945

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet)  bersama pimpinan MPR RI menemui Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri, di kediamannya di Jalan Teuku Umar, Jakarta, Kamis (10/10/19). Pertemuan ini merupakan kunjungan resmi pertama Pimpinan MPR RI ke para tokoh bangsa, khususnya yang pernah memimpin Indonesia.

"Sebagai perempuan pertama yang menjadi Presiden Indonesia dan sampai saat ini memimpin partai politik terbesar di Indonesia, sepak terjang dan integritas kenegarawanan Ibu Mega tak perlu diragukan. Kita perlu banyak mendengar dan belajar dari beliau" ujar Bamsoet usai bertemu Megawati Soekarnoputri, di Jakarta, Kamis (10/10/19).

Turut hadir para Wakil Ketua MPR RI, antara lain Ahmad Basarah (F-PDI Perjuangan), Ahmad Muzani (F-Gerindra), Jazilul Fuwaid (F-PKB), Syarief Hasan (F-Demokrat), Hidayat Nur Wahid (F-PKS), Zulkifli Hasan (F-PAN), Arsul Sani (F-PPP) dan Fadel Muhammad (Kelompok DPD).

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menjelaskan, dalam pertemuan tersebut pimpinan MPR RI banyak mendapat pandangan dari Megawati tentang rekomendasi MPR RI periode 2014-2019 mengenai amandemen terbatas UUD NRI 1945. Megawati mengusulkan amandemen terbatas khususnya di bidang perekonomian. Selain itu, diperlukan dibuatnya blueprint pembangunan Indonesia ke depan.

Bamsoet berpendapat konsep membangun bangsa haruslah pembangunan berkelanjutan selama 50 bahkan 100 tahun kedepan, yang dilakukan oleh satu masa pemerintahan presiden ke masa pemerintahan presiden selanjutnya.

"Jangan sampai ganti presiden berganti pula arah pembangunan bangsa. Blueprint pembangunan ini yang akan dibahas lebih lanjut oleh Badan Pengkajian MPR RI dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat," jelas Bamsoet.

Politisi Partai Golkar Dapil VII Jawa Tengah yang meliputi Kabupaten Kebumen, Banjarnegara dan Purbalingga ini memastikan, blueprint diperlukan agar setiap presiden punya pegangan arah pembangunan, tanpa menghilangkan sisi sistem presidensial yang dianut Indonesia. Karenanya, amandemen terbatas tidak akan menyentuh sistem pemilihan presiden secara langsung oleh rakyat.

"Jangan sampai karena tidak ada blueprint, pembangunan yang dilakukan oleh satu masa pemerintahan presiden tertentu tidak dilanjutkan di masa pemerintahan presiden selanjutnya. Dengan adanya blueprint, pembangunan akan lebih fokus dan terarah. Menghindari terjadinya salah konsep atau salah sasaran pembangunan," tandas Bamsoet.

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Lukisan Wang Liang Yin, seniman Taiwan

Rabu, 16 Oktober 2019 - 12:00 WIB

Kecantikan Empat Pelukis Wanita Taiwan di WTC 2 Jakarta

PT Jakarta Land mempersembahkan pameran seni yang menggabungkan pemikiran dari 4 (empat) seniman perempuan Taiwan. Pameran Ethereal Minds akan digelar selama sebulan yang akan berlangsung di…

SIBIMA Raih Penghargaan Top 45 SINOVIK 2019

Rabu, 16 Oktober 2019 - 11:42 WIB

SIBIMA Kementerian PUPR Raih Penghargaan Top 45 SINOVIK 2019

Sistem Informasi Belajar Intensif Mandiri Bidang Konstruksi Siap Gapai Pekerjaan (SIBIMA KONSTRUKSI SIGAP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendapatkan penghargaan TOP…

Petani di Pasuruan membawa hasil kebun, kacang panjang, sebagai symbol nutrisi

Rabu, 16 Oktober 2019 - 11:05 WIB

Pangan Sehat Tingkatkan Gizi Masyarakat

Jakarta- Hari Pangan Sedunia-HPS (World Food Day) – diperingati setiap tanggal 16 Oktober dengan menyoroti perlunya upaya yang lebih keras untuk mengakhiri kelaparan dan bentuk-bentuk kekurangan…

Ilustrasi kredit perbankan

Rabu, 16 Oktober 2019 - 10:53 WIB

Diperkirakan Kredit Naik Pada Kuartal IV 2019

Jakarta - Survei Perbankan Bank Indonesia mengindikasikan pertumbuhan triwulanan kredit baru melambat pada triwulan III-2019 dan diprakirakan kembali meningkat pada triwulan IV-2019. Perkembangan…

Perum Jamkrindo di Bali

Rabu, 16 Oktober 2019 - 10:44 WIB

Jamkrindo Raih Dua Penghargaan Global Perfomance Excellence Award 2019

Denpasar – Perum Jamkrindo meraih dua penghargaan bertaraf internasional sekaligus dalam Global Perfomance Excellence Award (GPEA) 2019 yang diselenggarakan di Bali.