Tingkatkan Daya Saing IKM, Kemenperin Bangun Material Center Berbasis IoT

Oleh : Ridwan | Kamis, 10 Oktober 2019 - 14:45 WIB

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih
Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Perindustrian terus melakukan pemberdayaan Industri Kecil Menengah (IKM) di era Industri 4.0. Salah satunya dengan membangun Material Center yang menggunakan sistem Internet of Things (IoT).

Program ini hasil kerja sama antara pemerintah dengan industri besar, agar proses pembelian dapat menggunakan sistem online. 

"Program Material Center ini mendorong agar IKM membeli produk bahan baku dengan harga sama baik pembelian banyak maupun sedikit, kemudian para IKM bisa mendapatkan bahan baku terbaik dengan harga standar, meski melakukan pembelian dalam jumlah sedikit, sehingga bisa meningkatkan daya saing IKM dan harga barang dihasilkan kompetitif di pasar global," kata Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih di Jakarta (10/10).
 
Menurut Gati, saat ini, pengembangan Material Center sudah diuji coba di Tegal, Jawa Tengah dan terbukti dalam pemenuhan bahan baku tidak lagi memerlukan minimum quantity yang mengharuskan IKM membeli  bahan baku dalam jumlah sangat banyak yang ditentukan oleh pemasok. 

Tentunya, jadwal pengiriman serta pengambilan bahan baku di Material Center telah ditentukan dengan teratur, sehingga memudahkan IKM mempersiapan produksi dan proses produksi menurut waktu yang ditentukan.

"Dengan program ini, pengambilan bahan baku sudah ditentukan. Kemudian harga bahan baku di tingkat pemasok juga harus  sama dengan harga di Material Center. Kami harapkan, Material Center ini bisa berjalan secara maksimal dan menyeluruh pada tahun 2020," ujar Dirjen IKMA.

Gati menerangkan, program Material Center yang menggunakan sistem IoT sekaligus berfungsi sebagai sistem pengawasan yang memudahkan pemerintah maupun konsumen mengawasi kinerja IKM maupun Material Center. Dengan program ini pula, pemerintah diharapkan mampu mengetahui permasalahan yang terjadi dalam proses produksi dan transaksi IKM bersama Material Center.

"Misalnya lembaran satu plat baja. Dari satu plat dihitung misalnya bisa jadi 10 komponen otomotif. Ternyata, dari satu plat tidak jadi 10, misanya cuma jadi empat, itu bisa terlacak. Berarti ada permasalahan, real time bisa diketahui apa masalahnya," jelasnya.

Transaksi yang dilakukan di Material Center berupa non-tunai, karena itu pemerintah menggandeng beberapa startup pembayaran agar memudahkan pengawasan dan mempercepat proses transaksi. Dengan sistem ini diharapkan akan mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas produksi IKM. 

"Diharapkan dengan peningkatan produktivitas, daya saing IKM dapat turut meningkat. "Jadi semuanya cashless dan juga paperless. Controling itu lebih bisa dikendalikan, semua menggunakan IoT," tutur Gati.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Seminar Banten Outlook 2020

Kamis, 12 Desember 2019 - 19:42 WIB

Menteri Basuki: Pembangunan Infrastruktur Kerakyatan akan Kurangi Kesenjangan Antar Wilayah di Banten

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah di Provinsi Banten melalui penyediaan infrastruktur berbasis masyarakat (IBM).

Presiden Jokowi meresmikan Tol Layang Japek

Kamis, 12 Desember 2019 - 19:28 WIB

Diresmikan Presiden Jokowi, Jalan Tol Layang Japek Akan Kurangi Kemacetan Hingga 30 Persen

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusbandio dan Gubernur Jawa…

Presiden Joko Widodo saat melepas ekspor Isuzu Pick-up Traga (Foto: Setkab)

Kamis, 12 Desember 2019 - 19:10 WIB

Isuzu Bidik Target Ekspor 6.000 Unit Pick-up Traga Hingga Akhir 2020

PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menargetkan ekspor 6.000 unit kendaraan medium pick-up Isuzu Traga ke Filipina. Target tersebut ditetapkan sejak Desember 2019 hingga akhir  2020.

12.12 realme Carnival

Kamis, 12 Desember 2019 - 18:19 WIB

12.12 realme Carnival Hadir dengan Diskon Hingga 60 Persen

Tanggal 12 Desember menjadi tanggal penting bagi yang ingin mendapatkan barang impian dengan harga khusus. Seperti realme yang memberikan kejutan kepada pelanggan dalam rangka meramaikan momentum…

Penandatanganan kerjasama Pos Indonesia dengan SiCepat dan Haistar di Gedung Filateli Jakarta, Kamis 12 Desember 2019. (Kiri ke kanan) CEO Haistar Donny Maya Wardhana, Direktur Komersial Pos Indonesia Charles Sitorus dan CEO SiCepat The Kim Hai (sumber foto: beritasatu)

Kamis, 12 Desember 2019 - 18:01 WIB

Digandeng Pos Indonesia, Sicepat Ekspres Bakal Lari Kencang

Jakarta-Bertempat di Pos Indonesia Cohive Filateli, Jakarta, pada Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) (12/12/2019), PT Pos Indonesia resmi menjalin kerja sama dengan SiCepat Ekspres dan…