Oneject Indonesia Bangun Pabrik ke-2 Setahun Berkapasitas 1,2 Miliar Jarum Suntik

Oleh : Wiyanto | Senin, 07 Oktober 2019 - 17:19 WIB

dari kiri ke kanan Jahja Tear Tjahjana (Direktur PT Oneject Indonesia) - Ibu Nila Farid Moeloek (Menteri Kesehatan RI) -Engko Sosialine Magdalene (Dirjen Kefarmasian & Alat Kesehatan Kemenkes RI
dari kiri ke kanan Jahja Tear Tjahjana (Direktur PT Oneject Indonesia) - Ibu Nila Farid Moeloek (Menteri Kesehatan RI) -Engko Sosialine Magdalene (Dirjen Kefarmasian & Alat Kesehatan Kemenkes RI

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Oneject Indonesia, melakukan Seremonial Start of Construction 2nd factory of PT Oneject Indonesia, dengan kapasitas produksi sebanyak 900 juta buah per tahun Alat Suntik Sekali Pakai (Auto Disable Syringe), dan 1,2 miliar buah per tahun Jarum suntik dengan Pengaman atau Safety Needle.

Selain kedua produk tersebut pabrik ke-2 Oneject Indonesia ini juga memproduksi Fasilitas Sterilisasi untuk Alat-alat Kesehatan.

Direktur Utama PT Oneject Indonesia Jahja Tear Tjahjana mengatakan bahwa latar belakang membangun pabrik kedua ini antara lain menyambut tahun 2020, sebagai tahun yang dicanangkan WHO untuk penggunaan alat suntik yang aman di seluruh dunia.

"Aman yang dimaksud adalah bukan hanya untuk pasien, seperti yang sudah beredar selama ini, yaitu alat suntik sekali pakai, tetapi juga alat suntik yang aman bagi petugas kesehatan, yaitu yang menggunakan pelindung jarum, sehingga, para petugas kesehatan sangat mudah menutup kembali jarum suntik yg telah dipakai, tanpa resiko tertusuk," katanya di Jakarta, Senin (7/10/2019).

Selanjutnya, kata dia, untuk menunjang program pemerintah, untuk memperluas penggunaan produk dalam negri dalam bidang Alat Kesehatan. Rasio penggunaan jarum suntik terhadap jumlah penduduk di Indonesia, yang cenderung meningkat atau membaik, seiring dengan membaiknya pelayanan pemerintah dibidang kesehatan.

Menurutnya, kapasitas pabrik pertama kami yang sulit untuk dikembangkan lagi di lokasi yang lama. Jahja Tear Tjahjana menambahkan bahwa pabrik ke-2 yang mulai dibangun ini akan memproduksi alat suntik model baru yang telah ditemukan oleh Mr Marc Koska dari Inggris, yaitu APIJECT, yang berupa alat suntik terisi awal, atau Prefill syringes yang terbuat dari plastic. Tidak seperti Prefill syringes yg sudah beredar selama ini yang terbuat dari gelas atau kaca.

Adapun keuntungan dari APIJECT atau plastic prefill syringes ini antara lain: Praktis penggunaannya sekaligus aman, karena tidak diperlukan lagi vial multidose yang selama ini digunakan. Selain itu juga berbahan plastik sehingga jauh lebih murah harganya dibanding Glass Prefill Syringe.High Transportable juga tahan banting, sehingga dapat dikirim melalui drone, untuk daerah-daerah yang terpencil.

"Oleh karena itulah, kami memutuskan untuk segera membangun pabrik baru ini, dalam rangka mengantisipasi hal-hal diatas dan juga untuk kemajuan bisnis kami.Tak lupa pula kami ucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintah Indonesia, melalui Ibu Menteri Kesehatan, atas kepercayaannya selama ini, membeli produk kami melalui e-catalog," katanya.

Dukungan pemerintah atas penggunaan produk dalam negeri ini, sangatlah berarti bagi seluruh produsen dalam negeri, khususnya kami selaku pabrik alat suntik sekali pakai dengan kandungan local disekitar 60%, dan senantiasa kami tingkatkan terus prosentasinya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Baksos Donor Darah Prajurit Satgas Pamtas Yonif 411 Merauke

Jumat, 29 Mei 2020 - 04:00 WIB

Baksos Donor Darah Prajurit Satgas Pamtas Yonif 411 Merauke

Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Batalyon ke-53 ditengah pandemi Covid-19, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad memaknainya dengan melaksanakan kegiatan bakti sosial…

Latihan Cross Country Tingkatkan Kemamuan Fisik Prajurit Marinir Surabaya

Jumat, 29 Mei 2020 - 03:30 WIB

Latihan Cross Country Tingkatkan Kemamuan Fisik Prajurit Marinir Surabaya

Dalam rangka menjaga ketahanan dan meningkatkan kemampuan fisik serta membina ketangkasan seluruh Prajurit “BAJRA GHOSA” slogan Batalyon Roket 2 Marinir melaksanakan latihan Cross Country…

Resimen Artileri 3 Marinir Terlibat Program Ketahanan Pangan

Jumat, 29 Mei 2020 - 03:00 WIB

Resimen Artileri 3 Marinir Terlibat Program Ketahanan Pangan

Dalam rangka mendukung ketahanan pangan, prajurit Menart 3 Marinir ditengah merebaknya virus corona (covid-19) yang menjadi pandemi global telah berhasil menyulap lahan kosong yang ada disekitar…

Salah satu model rumah yang dikembangkan PT BNI Syariah dan kepemilikannya ditawarkan melalui KPR BNI Griya Swakarya iB Hasanah. (Foto: Humas BNI Syariah)

Kamis, 28 Mei 2020 - 23:09 WIB

Gapai Miliki Rumah Bersama BNI Syariah

Mempunyai rumah sendiri idaman bagi semua orang, tidak sedikit orang yang sudah punya anak sudah sudah besar-besar namun belum juga miliki hunian pribadi. Apalagi pengantin baru, tentunya sudah…

Sawah yang siap ditanam padi (Doc: Kementan)

Kamis, 28 Mei 2020 - 22:44 WIB

Sempat Kebanjiran, Pertanaman Padi di Lebak Masih Tetap Bisa Panen

Pasca banjir yang melanda ratusan rumah dan sawah siap panen di Kecamatan maja dan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten, warga yang sebagian berprofesi sebagai petani sudah memulai aktifitas seperti…