DMAS Cetak Marketing Sales Rp1,6 Triliun Hingga Akhir Kuartal III-2019

Oleh : Kormen Barus | Senin, 07 Oktober 2019 - 11:36 WIB

 PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS)
PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS)

INDUSTRY.co.id, Cikarang-Pengelola kawasan industri terpadu Kota Deltamas, PT Puradelta Lestari Tbk. (kode saham: DMAS), membukukan marketing sales Rp1,6 triliun sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini yang ditopang oleh tingginya penjualan lahan industri.

Tondy Suwanto, Direktur Puradelta Lestari, mengatakan penjualan lahan industri masih tetap tinggi hingga akhir kuartal III tahun ini. Pada kuartal III saja, DMAS mampu menjual lahan industri seluas 17,2 hektar. Hal ini menambah jumlah luasan lahan industri yang berhasil dijual Perseroan hingga saat ini menjadi 42,5 hektar, setelah pada semester pertama tahun ini, perusahaan sukses menjual lahan industri seluas 25,3 hektar. Selain penjualan lahan industri, DMAS juga menjual 12,2 hektar lahan komersial pada periode Januari hingga September 2019.

“Hasil positif hingga akhir kuartal ketiga ini menambah optimisme kami bahwa permintaan terhadap lahan industri masih tinggi seiring dengan keinginan para investor untuk segera merealisasikan rencana investasinya,” ujar Tondy.

Dia menambahkan, capaian sepanjang sembilan bulan tersebut juga telah melampaui target marketing sales Perseroan sebesar Rp1,25 triliun. Secara volume penjualan lahan industri, capaian itu juga melebihi penjualan lahan industrial sepanjang tahun 2018 sebesar 33 hektar. 

Capaian yang baik ini menggambarkan permintaan lahan industri yang kuat dan posisi kuat Perseroan sebagai pengembang kawasan industri terkemuka di Indonesia. Kepercayaan investor terhadap kawasan industri perseroan ditopang oleh ketersediaan fasilitas dan infrastruktur yang handal, serta layanan yang baik bagi pelaku industri untuk menjalankan bisnisnya. Selain itu, kawasan komersial dan residensial modern yang terintegrasi menjadi nilai tambah tersendiri bagi Kota Deltamas sebagai sebuah kawasan terpadu.

Tondy menjelaskan, saat ini masih ada permintaan lahan industri sekitar 150 hektare dengan prospek penjualan yang masih cerah. “Manajemen akan terus menangkap potensi peluang yang ada walaupun target sudah tercapai,” pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi

Rabu, 03 Juni 2020 - 20:20 WIB

Perubahan Postur APBN 2020, Jokowi: Harus Dijaga, Transparan, Hati-hati Moral Hazard

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Perubahan Postur APBN Tahun 2020 pada Rabu (3/6/2020) melalui rapat terbatas secara virtual di Jakarta.…

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria

Rabu, 03 Juni 2020 - 19:21 WIB

Beredar Kabar Anies Perpanjang PSBB, Mal di Jakarta Batal Dibuka, Ini Penjelasan Pemprov

Pemprov DKI Jakarta kembali menegaskan bahwa Mal belum diizinkan beroperasi di Jakarta. Sebelumnya tersiar informasi yang menyebutkan pusat perbelanjaan atau mal akan dibuka kembali pada 5 dan…

Menkeu Sri Mulyani (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 03 Juni 2020 - 18:52 WIB

Sah! Pemerintah Gelontorkan Rp677,2 Triliun Dana Covid-19, Ini Rinciannya...

Seusai rapat terbatas dengan Presiden melalui video conference, di Jakarta, pada rabu (3/6/2020), Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa total anggaran untuk penanganan…

Taralite

Rabu, 03 Juni 2020 - 18:42 WIB

Fintech P2P Lending Taralite Raih Izin Usaha Dari Otoritas Jasa Keuangan

Dengan adanya izin dari OJK tersebut, perusahaan yang merupakan bagian dari Grup OVO yang sebelumnya berstatus “Terdaftar” di OJK, kini meningkat menjadi perusahaan P2P Lending berlisensi…

Chief Credit Officer & Co-Founder, Christopher Gultom

Rabu, 03 Juni 2020 - 18:20 WIB

Sambut New Normal, Akseleran Siapkan Strategi Mitigasi Risiko Kredit

Menyambut New Normal, Akseleran menyiapkan sejumlah strategi untuk memitigasi risiko kredit bermasalah (non performing loan/NPL) guna mendukung kebangkitan perekonomian nasional.