National Taiwan University Hospital Sukses Lakukan Transplantasi Hati Dua Balita

Oleh : Amazon Dalimunthe | Senin, 07 Oktober 2019 - 09:51 WIB

Sheryln Aurelia dan David Kenrich Huang (depan) dua Balita yang berhasil melakukan Transplantasi Hati di Taiwan
Sheryln Aurelia dan David Kenrich Huang (depan) dua Balita yang berhasil melakukan Transplantasi Hati di Taiwan

INDUSTRY.co.id - JAKARTA—Layanan Kesehatan di Taiwan dikenal memiliki kualitas yang tinggi dengan menggunakan teknlogi canggh dikerakan secara professional dan harga yang terjangkau.  Bahkan diakui Biaya rata-rata perawatan medis di Taiwan seperlima dari layanan yang sebanding di Eropa dan AS. Itu sebabnya Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Taiwan telah menunjuk TAITRA untuk bekerjasama dengan Rumah Sakit Universitas Nasional Taiwan (NTUH) menyelenggarakan acara Pengenalan Kesehatan Taiwan dan Acara berbagi pengalaman Pasien di Jakarta (5/10).

Prof. Tyng-Guey Wang, selaku Vice Superintendent National Taiwan University Hospital (NTUH) dalam sambutannya mengungkapkan, "Pertama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada teman-teman kami, keluarga David dan Sheryln. Karena mereka sudah mengambil waktu dari jadwal sibuk mereka untuk hadir di acara ini. Dan mereka bersedia untuk berbagi pengalaman perawatan medis mereka di rumah sakit NTUH. Layanan medis Taiwan mewakili profesionalisme, keselamatan, dan orientasi pelanggan. Kami bangga mengatakan bahwa Taiwan memiliki sistem medis yang komprehensif, peralatan medis canggih dan layanan medis berkualitas tinggi," ungkap Prof. Tyng.

Acara ini sendiri mengangkat topik transplantasi hati, dengan transplantasi hati donor hidup pertama Taiwan dilakukan pada tahun 1994. Dokter Wang dan timnya senang mendapat kesempatan untuk memperkenalkan rumah sakit NTUH dan keunggulan layanan medis Taiwan. Mereka berharap penemuan ini akan sangat bermanfaat bagi mereka yang berharap menerima perawatan medis lebih lanjut. Dalam acara ini juga turut hadir keluarga dari pasien yang berbagi pengalamannya telah berhasil melakukan transplantasi hati di rumah sakit NTUH, yaitu pasien atas nama Sheryln Aurelia dan David Kenrich Huang.

Prof Ming-Chih Ho sebagai Doctor Liver Transplant for Children with Biliary Atresia NTUH juga berbagi keberhasilan kasus dua anak dengan Atresia bilier yang membutuhkon Transplantasi Hati. Prof. Ming-Chih Ho menjelaskan, "Gejala dari penyakit ini yaitu BAB berwarna putih, kulitnya kuning, karena adanya mal nutrisi maka badannya agak kurus akan tetapi perutnya besar karena berisi air. Penyakit ini terjadi karena adanya infeksi di dalam kandungan ibu dan tidak dapat terdeteksi sampai bayi tersebut lahir. Pasien harus melakukan tranplantasi hati agar tetap bisa hidup. Pasien yang sudah berhasil melakukan transplantasi hati kondisinya akan lebih bagus dibandingkan pasien yang tidak melakukan transplantasi. Orang yang bisa melakukan atau menjadi donor hati yaitu level pertama papa atau mama (orang tua), level kedua yaitu kakek atau nenek, dan level ketiga paman atau tante," ujar Prof. Ming.  

Industri medis Taiwan terkini dengan Inovasi medis, teknologi, peralatan terbaru dsn memliki profesional medis yang sangat terlatih yang dapat memberikan perawatan dan layanan medis yang luar biasa. Rumah saklt di Taiwan terus meningkatkan standar perawatan dan saat ini ads 13 rumah sakit terakreditasi Joint Commission International (JCI) di Taiwan. Itu dipuji oleh lembaga Internasional seperti The New York Times, The Telegraph, CNN don National Geographic Channel. Menurut angka dari Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan di Taiwan, lebih dari 420.000 pasien di luar negeri telah menerima perawatan di Taiwan pada tahun 2018 dan lebih dari sepertiga pasien ini berasal dari Asia Tenggara.

Rumah Sakit Universitas Nasional Taiwan (NTUH) adalah salah satu rumah sakit terkemuka di Taiwan. Sistem perawatan kesehatan NTUH memiliki lima rumah sakit cabang yang berlokasi di seluruh pulau. Rumah sakit utama, yang berada di Taipei, memiliki lebih dari 2.600 tempat tidur dan menawarkan beragam layanan khusus dan subspesialisasi. Di antara hampir 700 subspesialis berpendidikannya, sebagian besar juga telah menerima pelatihan lanjutan di Eropa, AS, atau Jepang. Mereka memiliki keterampilan medis yang canggih dan dapat berkomunikasi dengan lancar dalam bahasa Inggris. NTUH juga terkenal di seluruh Asia dan dunia karena pencapaian medisnya yang inovatif. Setelah mencapai kualitas luar biasa, teknologi medisnya sebanding dengan teknologi AS dan negara-negara maju di Eropa. (AMZ)

 

 

 

 

 

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Haryadi Sukamdani (ist)

Senin, 01 Juni 2020 - 18:30 WIB

Pengusaha Menjerit 'Enggak Kuat', Apindo Desak Pemerintah Turunkan Harga BBM, Listrik & Gas untuk Industri

Pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengusulkan pemerintah agar menurunkan harga BBM industri, listrik dan gas yang dibebankan kepada dunia usaha.

Bersama Komunitas Sepeda Merauke, Danrem 174/ATW Sosialisasi New Normal

Senin, 01 Juni 2020 - 18:00 WIB

Bersama Komunitas Sepeda Merauke, Danrem 174/ATW Sosialisasi New Normal

Komandan Korem 174/Anim Ti Waninggap (Danrem 174/ATW) Merauke Kolonel Inf Bangun Nawoko mensosialisasikan “New Normal” bersama Komunitas Road Bike Kabupaten Merauke dengan menikmati keindahan…

Leonard Tupamahu Bali United FC

Senin, 01 Juni 2020 - 17:00 WIB

Leonard Tupamahu Berharap Putrinya Jadi Atlet

Leonard Tupamahu, salah satu pemain belakang senior berkualitas milik Bali United adalah salah satu dari sekian banyak pemain yang sudah merasakan berbagai tim di Indonesia. Sepanjang kariernya,…

Marc Anthony Klok

Senin, 01 Juni 2020 - 17:00 WIB

Nomor 10 Idola Marc Anthony Klok

Bagi seorang pesepakbola, nomor punggung adalah sesuatu hal yang cukup penting. Karena dari nomor tersebut seorang pemain terkadang semakin dikenal dan bisa menjadi identitas bagi mereka.

Direktur Network & IT Solution Telkom Zulhelfi Abidin menandatangani prasasasti peresmian Modern Broadband City Kota Serang dan Kabupaten Lebak

Senin, 01 Juni 2020 - 16:44 WIB

Percepatan Digitalisasi Indonesia, Telkom Modernisasi Jaringan di Kota Serang dan Kabupaten Lebak

Di tengah kondisi pandemi COVID-19, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) tetap mengoptimalkan operasional network, salah satunya fiberisasi jaringgan demi mendukung terwujudnya pengalaman…