Sultan Najamudin Layak Menjadi Ketua DPD-RI

Oleh : Herry Barus | Selasa, 01 Oktober 2019 - 16:30 WIB

Sultan Najamudin
Sultan Najamudin

INDUSTRY.co.id - Jakarta- “Yang ideal, ketua DPD RI itu adalah sosok yang tidak punya konflik,” ujar Rahman, pria yang sempat dua kali menjadi anggota Dewan Pimpinan Daerah.

Tokoh muda yang kini menjadi pengamat politik ini menyebut, konflik yang mengeras dua bulan belakangan ini, tak baik untuk lembaga negara yang merupakan produk reformasi di bangsa ini.

Friksi yang awalnya sebagai sebuah dinamika, mesti dinormalkan oleh pihak-pihak yang tidak menjadi bagian dua kubu, antara Osman Sapta Odang dan Ratu Hemas.

Nama yang disebut “kuat” oleh Lembaga Riset Investigasi dan Multimedia, menurut Rahman tidak bisa menyelesaikan persoalan dan menyelesaikan aspirasi daerah.

“Kita perlu, anak muda yang juga berpengalaman di dunia politik, Sultan Najamudin figur yang pas. Netral, non konflik, kemudian Istana bisa menerima, demikian juga partai bisa,” tutur Rahman kepada awak media di Jakarta

Dengan track record selama ini, Rahman menilai Sultan Najamudin sebagai “kuda hitam.” Karena anak muda ini, juga dekat dengan dunia internasional.

Seperti diberitakan sebelumnya Senator Dewan Pimpinan Daerah (DPD-RI) periode 2019-2024, berhasil kumpul dalam Acara Malam Keakraban, yang berlangsung di Ceria Room, Hotel Shangrilla, Jakarta.

Dalam acara bertema: “Dari Kita Oleh Kita Untuk Bangsa”, yang diselenggarakan Kaukus Senator Muda Indonesia 2019-2024 sukses “mendinginkan” suasana, di tengah iklim politik yang memanas.

Sejumlah tokoh DPD-RI, sekitar 75 orang hadir – menurut keterangan panitia.

“Bukan untuk memihak atau dalam rangka dukung-mendukung sosok. Kita kumpul, nyanyi-nyanyi, silaturahmi,” ujar Sultan Najamudin, anggota DPD RI, yang mantan Wakil Gubernur Bengkulu  itu, dalam kata sambutannya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Walikota Surabaya Risma dan Gubernur Jatim Khofifah (ist)

Minggu, 07 Juni 2020 - 10:15 WIB

Halo Bu Khofifah Bu Risma, Jawa Timur Cetak Penambahan Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Loh!

Menurut data yang dihimpun oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Provinsi Jawa Timur menjadi wilayah dengan penambahan kasus tertinggi, meski jumlah pasien sembuh juga dilaporkan…

YCAB Donasikan Bantuan Listrik Bulan April-Mei 2020 kepada 20.497 Rumah

Minggu, 07 Juni 2020 - 10:00 WIB

YCAB Donasikan Bantuan Listrik Bulan April-Mei 2020 kepada 20.497 Rumah

Light Up Indonesia, gerakan sosial untuk meringankan beban masyarakat melalui bantuan keringanan tagihan listrik bagi masyarakat prasejahtera selama pandemi COVID-19 diluncurkan sejak 21 April…

Ilustrasi Indonesia lawan Covid-19 (source FB Anto Yuniar)

Minggu, 07 Juni 2020 - 09:41 WIB

Terus Meningkat, Hingga Minggu Pagi Pasien Positif Covid-19 Mencapai 30.514, ODP 46.571 dan PDP Sebanyak 13.347

Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat peningkatan pasien terinfeksi virus Covid-19 mencapai total 30.514 kasus diseluruh Indonesia.

Menteri BUMN Erick Thohir bersama Tim Satuan Tugas (Satgas) Lawan Covid-19 DPR RI Kunjungi Posko Masak JS2

Minggu, 07 Juni 2020 - 09:30 WIB

Menteri BUMN Erick Thohir Kunjungi Posko Masak Bersama Satgas Lawan Covid-19 DPR RI

Menteri BUMN Erick Thohir bersama Tim Satuan Tugas (Satgas) Lawan Covid-19 DPR RI mengunjungi Posko Masak JS2 di Jalan Raya Cilandak KKO

Ilustrasi Anak Sekolah (ist)

Minggu, 07 Juni 2020 - 09:30 WIB

85,5 Persen Orang Tua Cemas Anaknya Kembali Sekolah

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Prof Unifah Rosyidi mengatakan sebanyak 85,5 persen orang tua cemas anaknya kembali ke sekolah pada tahun ajaran baru.