Mengintip Prospek Tren Bisnis Indonesia Ditengah Perpindahan Ibu Kota dan Ekonomi Global

Oleh : Ridwan | Sabtu, 28 September 2019 - 06:05 WIB

Direktur Pemeringkat Indonesia Hari Purnomo saat memberikan paparan dalam acara seminar Prospek Tren Bisnis Indonesia
Direktur Pemeringkat Indonesia Hari Purnomo saat memberikan paparan dalam acara seminar Prospek Tren Bisnis Indonesia

INDUSTRY.co.id - Jakarta - CREA Premium Building Nusa Dua Bali menyambut baik akan pemindahan Ibu Kota Indonesia ke Kalimantan, disela acara seminar Prospek Tren Bisnis Indonesia yang dibawakan oleh Hari Purnomo selaku Direktur Pemeringkat Indonesia di Financial Club Jakarta.

Pamela Hannie selaku Presiden Direktur CREA turut meyakini bahwa Pemindahan Ibu Kota negara ke Kalimantan dipercaya akan meningkatkan "Gross Domestic Product" atau "Produk Domestik Bruto (PDB)" secara nasional hingga 0-1-0,2 persen, dimana saat ini GDP Indonesia ada pada 1,016 triliun dolar AS.

"Dengan rencana adanya pembangunan ibu kota di Kalimantan diharapkan akan membawa dampak besar bagi Indonesia dan jadi anak tangga menuju Indonesia Timur yang lebih baik dan maju dari segi bisnis perkantoran ekslusif di Bali," ucap Pamela Hannie di Jakarta, kemarin.

Sementara itu, Hari Purnomo mengatakan, Saat ini Jakarta memang menjadi pusat segala hal, seperti pusat pemerintahan, perekonomian, industri, transportasi, pendidikan, serta budaya, sehingga dari data statistik banyak kesenjangan dan pemerataan ekonomi yang terlalu tumpang tindih.

Untuk itu Posisi Kalimantan yang berada di tengah Indonesia menjadi provinsi yang berada dalam cakupan pelayanan jalan nasional sehingga pemindahan ibu kota negara diharapkan bisa membentuk pusat ekonomi baru di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi baik Nasional maupun di global.

Oleh karena itulah untuk turut mensukseskan akan perpindahan ibu Kota Indonesia dan memadai akan permintaan perkantoran di kawasan pusat bisnis Bali, CREA Premium Building saat ini sedang melakukan tahap finishing 3 Gedung yang terdiri dari 4 lantai, CREA Nusa Dua Premium Building adalah salah satu proyek paling bergengsi yang bertujuan untuk menciptakan tujuan baru bagi komunitas bisnis di Timur Indonesia yaitu Nusa Dua Bali.

Gedung dengan luas bangunan 21.000 meter
persegi, dibagun dengan konsep resor dan dilengkapi dengan teknologi komunikasi informasi canggih yang beroperasi 24/7 agar memudahkan investor dan turis international dari berbagai negara untuk berkunjung.

"Saat ini CREA sudah terjual dan tersewa hampir 60% oleh segala macam tren bisnis International maupun Nasional, seperti kecantikan estetika, Komersial, fintech, hospitality, jasa, keuangan, sumber daya alam, transportasi, dll," ucap Pamela Hannie.

CREA Premium Building menawarkan ruang untuk berbagai bisnis perusahaan Internasional seperti
area komersial, ruang kantor, fasilitas Premium Satelite Airport , Duty Free, Eksekutif bisnis, Hiburan, Lounge, Bank, Gourment Cafe, lengkap dengan layanan dan area terpadu, bertujuan untuk memberikan lingkungan yang ideal bagi bisnis dan perusahaan untuk terus tumbuh dan maju.

Nusa dua merupakan contoh kawasan wisata High End dan bisnis khusus yang berada di daerah
selatan Bali. Kawasan ini dikelola Indonesia Tourism Development Center (ITDC) yang merupakan salah satu pengembangan destinasi pariwisata terbaik di Asia Tenggara.

Nusa Dua memberikan lingkungan keamanan yang tinggi, akomodasi Hotel dan resor bintang lima, Bali nternational Exhibition & Convention Center, Bali Collection Retail, Museum Pasifika, Pusat Budaya, padang golf International dan juga rumah sakit BIMC. Menjadikan kawasan ini sebuah destinasi sempurna dari berbagai event, bisnis, dan pertemuan dunia seperti IMF, APEC, KTT Asean, Miss World Pageant dan banyak lagi.

Dengan akan di lakukan nya Soft Opening CREA Nusa Dua Premium Building di awal tahun 2020, maka CREA menjadi elemen sempurna yang melengkapi ITDC Nusa Bali. Ujar Pamela Hanie selaku Presiden Direktur CREA Premium Building Nusa Dua Bali.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Prajurit Batalyon Kesehatan 1 Marinir Laksanakan Menembak Senapan SS1

Rabu, 22 September 2021 - 05:15 WIB

Prajurit Batalyon Kesehatan 1 Marinir Laksanakan Menembak Senapan SS1

Dalam upaya meningkatkan kemampuan prajuritnya, Batalyon Kesehatan 1 Marinir (Yonkesh 1 Mar) melaksanakan kegiatan menembak Senapan Serbu 1 (SS1) di lapangan tembak Jusman Puger, Kesatrian Marinir…

Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurachman

Rabu, 22 September 2021 - 05:00 WIB

Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurachman Terima Kunjungan Panglima Divisi 1 AD Australia

Panglima Kostrad (Pangkostrad), Letjen TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., menerima kunjungan kehormatan Panglima Divisi 1 Angkatan Darat Australia Major General Justin (Jake) Ellwood, bertempat…

Wakasad Letjen TNI Bakti Agus Fadjari Terima Kunjungan Panglima Divisi I AD Australia

Rabu, 22 September 2021 - 04:30 WIB

Wakasad Letjen TNI Bakti Agus Fadjari Terima Kunjungan Panglima Divisi I AD Australia

Panglima Divisi I AD Australia Major General Justin Ellwood, DSC, AM, beserta delegasi melakukan kunjungan kehormatan ke Mabesad di Jakarta Pusat, yang disambut langsung oleh Wakil Kepala Staf…

Prajurit TNI Gugur

Rabu, 22 September 2021 - 04:00 WIB

Kejamnya KST, Tembak Satu Prajurit TNI Hingga Tewas saat Mengamankan Evakuasi Nakes

Kontak tembak kembali terjadi di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang saat helikopter milik TNI akan melaksanakan evakuasi jenazah Suster Gabriella Meilani yang meninggal akibat kekejaman,…

Setahun POPS Indonesia beroperasi mendulang prestasi

Selasa, 21 September 2021 - 23:21 WIB

POPS Worldwide Menjembatani Strategi Komunikasi Brand dengan Kreator Lokal

Perusahaan penyedia hiburan berbasis digital POPS Worldwide resmi memasuki satu tahun perjalanan mereka sejak memulai operasi di Indonesia September 2020 lalu. Selama periode tersebut POPS Worldwide…