Menpar Resmikan Ladda Bay Village di Bayside District KEK Tanjung Lesung

Oleh : Ridwan | Jumat, 27 September 2019 - 16:45 WIB

Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Bupati Pandeglang Irna Narulita serta Direktur Utama PT Banten West Java Poernomo Siswoprasetijo saat meresmikan Ladda Bay Village
Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Bupati Pandeglang Irna Narulita serta Direktur Utama PT Banten West Java Poernomo Siswoprasetijo saat meresmikan Ladda Bay Village

INDUSTRY.co.id - Pandeglang - PT Jababeka Tbk. melalui anak usahanya PT Banten West Java (BWJ) selaku pengelolan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) meresmikan rumah wisata "Ladda Bay Village".

Ladda Bay Development merupakan proyek unggulan di kawasan yang sedang berkembang yaitu BAYSIDE DISTRICT. Dengan fungsi yang akomodatif terhadap kebutuhan fasilitas Di kawasan wisata KEK Tanjung Lesung.

Direktur Utama PT BWJ, Poernomo Siswoprasetijo mengatakan, secata tata ruang dan dampak sosial ekonominya, Ladda Bay Village diproyeksikan akan menjadi titik pertumbuhan ekonomi berbasis pariwisata di kawasan ini.

"Dengan hadirnya Ladda Bay Village ini, maka melengkapi beragam pilihan akomodasi di KEK Tanjung Lesung yang dapat dinikmati oleh Para wisatawan domestik dan mancanegara," kata Poernomo saat peresmian Ladda Bay Village di KEK Tanjung Lesung, Banten, Jumat (27/9).

Ladda Bay Village memiliki konsep homestay dan memiliki dua tipe, yakni tipe Viriya dan Tara dengan desain bergaya modern minimalis. Saat ini, terang Poernomo, sudah ada 36 unit yang terbangun dan total 80% sudah sold out.

"Untuk tahap pertama sudah ada 36 unit dan 80 persen sudah sold out," jelasnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik diresmikannya Ladda Bay Village di KEK Tanjung Lesung. Menurutnya, ini merupakan terobosan baru yang harus dijadikan contoh bagi para pengelola industri pariwisata.

"Ini terobosan luar biasa bagus yang dilakukan oleh PT BWJ. Dan ini patut dicontoh," kata Menpar Arief Yahya seusai meresmikan Ladda Bay Village.

Namun, Arief Yahya berpesan kepada para investor untuk lebih berani melakukan promosi guna meningkatkan return (pengembalian). "Aakan lebih bagus lagi jika berani jamin return-nya, katakanlah 10 persen saja, itu mungkin langsung meledak penjualannya," ungkap Menpar.

Sebelumnya, Vice President Marketing Banten West Java, Cynthia Ratna mengungkapkan, Homestay ini dijual mulai Rp500 jutaan untuk yang dan nantinya dapat disewakan serta dikelola oleh manajemen PT. Banten West Java dengan sistem bagi hasil.

"Untuk membelinya, kamu hanya perlu membayar uang muka 20 persen saja dan dapat dicicil selama enam kali," kata Cynthia

Jadi, tambah Cynthia, saat kamu membeli homestay di kawasan ini, kamu bisa datang sewaktu-waktu untuk sekadar melepaskan kepenatan. "Saat rumah tak dipakai kamu punya streaming revenue, sumber uang lain dari penghasilan utama yang mengalir terus menerus," terang Cynthia.

"Yang jelas, Tanjung Lesung sangat terbuka untuk investor, baik itu investor besar atau kecil. Ingin punya vila di pinggir pantai? Kami ada. Kalau mau bikin hotel di sini, juga bisa," katanya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Nikmati Kemewahan Spa di Radisson Blu Cam Ranh Bay Vietnam

Jumat, 05 Juni 2020 - 13:00 WIB

Nikmati Kemewahan Spa di Radisson Blu Cam Ranh Bay Vietnam

Nikmati kemewahan spa yang baru dibuka di Radisson Blu Resort Cam Ranh, resor tepi pantai yang elegan ini terletak di hamparan pasir sepanjang 18 km di pantai selatan-tengah Vietnam dan sebagai…

Peternakan sapi perah

Jumat, 05 Juni 2020 - 12:36 WIB

Sentra Susu Cipageran, Bukti Sukses Wirausaha Muda

Belakangan ini pengembangan usaha peternakan yang berorientasi bisnis sekaligus meningkatkan pendapatan peternak banyak ditemui. Hal tersebut pun menjadi nyata ditangan seorang Rina Rosdianawati,…

Let Jen Doni Monardo, Ketua Gugus Tugas Penanganan Cofid 19

Jumat, 05 Juni 2020 - 12:08 WIB

Ketua Gugas Cofid 19 Sampaikan Akan Buka 9 Sektor Ekonomi di 102 Kab/Kota

Pemerintah telah memulai tahapan rencana pembukaan sembilan sektor ekonomi dan penetapan 102 Kabupaten/Kota untuk pelaksanaan program masyarakat produktif dan aman Covid-19. Kesembilan sektor…

Blibli Dukung Industri Pariwisata Memasuki New Normal Melalui Teknologi

Jumat, 05 Juni 2020 - 12:05 WIB

Blibli Dukung Industri Pariwisata Memasuki New Normal Melalui Teknologi

Sejak COVID-19 merebak di Indonesia, Blibli telah menjalankan berbagai inisiatif untuk menopang beragam industri di tanah air agar pelaku usaha dapat mempertahankan laju bisnis mereka. Memasuki…

Musisi Ote Abadi ( kiri), Profesor Djoko gunawan (akademisi), Gus Nuh (Pelukis), Al Hakim Al Hadhy, SSR,ME (akademisi) dan Koko (GSUI)

Jumat, 05 Juni 2020 - 12:03 WIB

Lewat GSUI, Pelukis, Musisi dan Akademisi Sumbang Karya Demi Atasi Dampak Pandemi Cofid19

Semakin hari dampak pandemi Cofid19 semakin dirasakan oleh masyarakat. Banyak yang kehilangan penghasilan karena harus mengalami PHK, banyak juga yang penghasilannya berkurang jauh karena bekerja…