Indonesia Darurat Udara Bersih

Oleh : Kormen Barus | Selasa, 17 September 2019 - 14:45 WIB

Kebakaran Hutan
Kebakaran Hutan

INDUSTRY.co.id, Jakarta-Permasalahan udara bersih saat ini tidak hanya menjadi isu masyarakat perkotaan metropolitan seperti Jakarta, tetapi juga telah menjadi masalah di berbagai daerah di Sumatera dan Kalimantan. Kebakaran hutan dan kabut asap semakin pekat melanda berbagai daerah di Kalimantan dan Sumatra.

Berdasarkan situs SiPongi milik KLHK, tercatat titik api terbanyak muncul di seluruh provinsi di Pulau Kalimantan, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, dan Sumatra Selatan. Saat ini seluruh daerah tersebut terpapar kabut asap beracun. Bahkan ISPU (Indeks Standar Pencemaran Udara) Palangkaraya sempat tercatat mencapai angka 2000, sangat jauh dari angka indikator batas aman 50 dan indikator berbahaya 300-500 yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.

Adrianus Eryan, Peneliti dari Indonesian Center for Environmental Law (ICEL) menyatakan, perusahaan yang lahannya terbakar harus bertanggung jawab. Hal ini sesuai dengan kewajiban perusahaan saat memperoleh izin usaha, antara lain melakukan pembukaan lahan tanpa bakar, membentuk brigade pengendalian kebakaran hutan dan lahan (brigdalkarhutla), serta menyediakan sarana prasarana pencegahan dan pemadaman kebakaran hutan yang memadai.

“Tanggung jawab perusahaan hendaknya tidak dianggap berhenti ketika api padam, tetapi juga tetap berlaku hingga pemulihan hutan dan lahan selesai dilakukan. Gugatan perdata KLHK terhadap perusahaan pembakar hutan dan lahan sejak tahun 2012 yang dikabulkan oleh pengadilan telah mencapai angka 2.72 triliun rupiah. Namun, belum ada satupun perusahaan yang menuruti perintah pengadilan untuk membayar ganti rugi. Alhasil, upaya pemulihan pun belum dapat dilaksanakan karena putusan belum dapat dieksekusi.” kata Adrianus.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Jiwasraya (Sindonews.com)

Kamis, 09 Juli 2020 - 04:30 WIB

Utang Jiwasraya Ternyata Rp18 Triliun, Wamen BUMN Geleng-geleng: Antara Nilai Aset dan Liabilitas Hanya Sepertiga

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), mengungkapkan bahwa kondisi utang PT Asuransi Jiwasraya (persero) per 31 Mei 2020, berdasarkan utang klaim kepada nasabah mencapai Rp18 triliun atau…

Jokowi dan Prabowo (ist)

Rabu, 08 Juli 2020 - 22:20 WIB

Minta Prabowo Kebut Belanja Negara, Jokowi: Beli di DI, Beli di Pindad, Beli di PAL, Bayar Cash, Cash, Cash, Saya Kira Pak Menhan Lebih Tahu

Ia juga mendesak agar jajarannya untuk bekerja berdasarkan konteks krisis dan tidak seperti dalam keadaan normal biasa. "Misalnya di Kemenhan, bisa saja di DI (Dirgantara Indonesia), beli di…

Ilustrasi Kejahatan Seksual (ist)

Rabu, 08 Juli 2020 - 19:50 WIB

Marak Kejahatan Seksual RUU PKS Mendesak Diketok, Sahroni: Miris, Ada Bapak Cabuli Anak

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menegaskan bahwa Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) sangat dibutuhkan masyarakat. Belakangan ini, Sahroni sendiri sedang…

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.

Rabu, 08 Juli 2020 - 19:05 WIB

DPR 'Tajir' Ini Sebut Ada Oknum Bekingi Djoko Tjandra, Sahroni: Saya Tidak Bisa Sebut Spesifik

Sambangi kantor Kejaksaan Agung RI, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta update terkait pencarian terpidana kasus cessie Bank Bali Djoko Tjandra. Diapun meminta penegak hukum…

Hendro Utomo, Direktur PEFINDO (Doc:CNBC Indonesia)

Rabu, 08 Juli 2020 - 18:57 WIB

Keren...Hendro Utomo, Analis Internal Jadi Direktur

PEFINDO menempatkan salah satu analisanya Hendro Utomo menjadi Direktur. Hendro mempunyai karir panjang sebagai analis di PEFINDO dengan jabatan terakhir sebagai Senior Vice President di Financial…