PT Adhi Commuter Properti (ACP) Akuisisi Perusahaan untuk Gerak Cepat Kembangkan Kawasan TOD di Stasiun Bogor

Oleh : Kormen Barus | Selasa, 17 September 2019 - 05:19 WIB

PT Adhi Commuter properti (ACP) melakukan gebrakan terbaru yaitu dengan melakukan akuisisi terhadap PT Mega Graha Cipta perkasa (MGCP) yang merupakan anak usaha PT Cowell Development.
PT Adhi Commuter properti (ACP) melakukan gebrakan terbaru yaitu dengan melakukan akuisisi terhadap PT Mega Graha Cipta perkasa (MGCP) yang merupakan anak usaha PT Cowell Development.

INDUSTRY.co.id, Jakarta-PT Adhi Commuter properti (ACP) melakukan gebrakan terbaru yaitu dengan melakukan akuisisi terhadap PT Mega Graha Cipta perkasa (MGCP) yang merupakan anak usaha PT Cowell Development.

"Akuisisi tersebut dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan kawasan TOD yang berlokasi di Bogor, yaitu Grand Central Bogor,"ujar  Regina Karlinda, Corporate PT Adhi Commuter properti, dalam siaran persnya yang diterima redaksi industry, Senin Malam (16/9/2019).

Anak usaha dari PT Adhi Karya (Persero) Tbk. ini, merupakan pengembang kawasan dengan pendekatan konsep Transit Oriented Development (TOD), yang terintegrasi dengan transportasi publik. ACP dengan brand LRT City, saat ini telah mengembangkan 8 kawasan; LRT City Bekasi Timur -Eastern Green & Green Avenue, LRT City Jatibening Baru – Gateway Park, LRT City Ciracas – Urban Signature, LRT City Sentul – Royal Sentul Park, LRT City MT Haryono – The Premiere MTH, MTH 27 Office Suites, Cisauk Point – member of LRT City.

Selain itu juga terdapat proyek pengembangan yang masih dalam proses, yaitu Oase Park – member of LRT City, Cibubur, serta pengembangan landed house dan mixed-use di area Sentul 120 Ha yang terintegrasi dengan stasiun LRT di tahun depan.

Menurut Regina, sebagian Capex ACP di alokasikan untuk memuluskan proses akuisisi. Pengambilalihan ini disetujui atas pertimbangan dapat memberikan nilai value bagi perusahaan. Perusahaan ini nantinya akan dipersiapkan untuk mengelola recurring income seluruh proyek ACP.

Selain itu, alasan terbesar lainnya adalah ACP melihat secara bisnis Project Grand Central Bogor sendiri layak untuk dikembangkan, karena sesuai visi dari ACP sebagai pengembang kawasan terpercaya berbasis transportasi.           

Gaung Grand Central Bogor sudah terdengar dari tahun lalu, proyek ini terbilang sangat luar biasa. Mengusung konsep TOD, Grand Central Bogor akan menjadi hunian apartemen bernilai investasi tinggi yang berada tepat di jantung Kota Bogor.

Lokasi yang strategis menjadikan Grand Central Bogor memiliki akses lengkap ke semua sarana dan prasarana di Kota Bogor seperti pusat pemerintahan, perbelanjaan, pendidikan dan kawasan komersial lainnya yang telah berkembang pesat. Ditambah lagi satu keunggulannya yaitu berada selangkah dari Stasiun KRL Bogor yang berada di Jl. Mayor Oking, Kota Bogor.

Secara rinci nantinya ACP akan melanjutkan pembangunan 1 tower apartemen yang menjulang setinggi 22 lantai dan terdiri dari 833 unit dan 24 unit ruko. Sementara itu unit apartemen ini akan dijual sekitar 400 jutaan. Project yang memiliki luas tanah 5.731 m2 ini sudah mengantongi ijin IMB dan sudah siap untuk produksi/pembangunan di Q4 Tahun 2019 ini.

Antusiasme kepada proyek ini juga terlihat di masyarakat. Masyarakat sangat menunggu hadirnya hunian yang memudahkan hidup mereka, hunian yang terintegrasi ke berbagai aspek kehidupan.  Indikasinya antusias bisa dilihat dari jumlah nomor urut pemesanan yang sudah mencapai 200 unit.

Menurutnya, keterlibatan ACP di Grand Central Bogor menunjukkan kepedulian dan dukungan mereka akan program pemerintah bogor untuk mengembangkan kawasan sekitar sebagai destinasi baru berkonsep heritage serta pengembangan pedestrian dan taman.

Regina lebih lanjut menyatakan komitmen dan harapan dari proyek Grand Central Bogor ini bisa menjadi jawaban kebutuhan dari masyarakat suburban yang memiliki hunian dekat dengan moda transportasi sehingga lebih cepat mengantarkan mereka langsung ke pusat kota Jakarta.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Asuransi (bisnisasuransiindo.com)

Kamis, 23 Januari 2020 - 10:00 WIB

Industri Asuransi Jiwa Merupakan Industri dengan Prinsip Kehati-Hatian

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), sebagai asosiasi tunggal bagi perusahaan asuransi jiwa di Indonesia yang diakui berdasarkan Undang-Undang No. 40 tahun 2014 tentang Perasuransian (“UU…

Kakao (kakaoindonesia)

Kamis, 23 Januari 2020 - 09:38 WIB

Gerakan Ekspor Pertanian Terbukti Mampu Dongkrak Sektor Ekonomi

Gerakan ekspor tiga kali lipat (Gratieks) yang dilaksanakan Kementerian Pertanian (Kementan) dalam waktu singkat membuktikan kenaikan kontribusi pertanian terhadap PDB Nasional. hasil ekspor…

TSG Global Holdings Kembangkan Megaproyek di Republik Demokratik Kongo

Kamis, 23 Januari 2020 - 09:00 WIB

TSG Global Holdings Kembangkan Megaproyek di Republik Demokratik Kongo

The Sandi Group (TSG) Global Holdings bersama entitas bisnisnya yakni PT TSG Utama Indonesia dan Titan Global Capital Pte Ltd menggandeng 10 perusahaan Indonesia untuk berkolaborasi melakukan…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Kamis, 23 Januari 2020 - 08:05 WIB

IHSG Terkonsolidasi Mengarah ke Zona Hijau

Secara teknikal IHSG melemah dibawah MA200 dengan signal negatif apabila lanjut melemah dan break out level support neckline dikisaran 6200. Meskipun demikian indikator stochastic tiba pada…

Menteri Sosial Juliari P Batubara

Kamis, 23 Januari 2020 - 08:00 WIB

Mensos Juliari Yakin Angka Kemiskinan Semakin Cepat Diturunkan

Pemerintah berhasil menurunkan angka kemiskinan menurun 0,19 persen poin menjadi 9,22 persen pada tahun 2019. Menteri Sosial Juliari P Batubara menjelaskan penurunan angka kemiskinan tersebut…