Pendaki Cilik Terjang Butiran Es di Puncak Gunung Gede

Oleh : Wiyanto | Senin, 16 September 2019 - 07:14 WIB

Pendaki Cilik, Fayyadh Qaishar Syafiq asal Tanggerang, Banten
Pendaki Cilik, Fayyadh Qaishar Syafiq asal Tanggerang, Banten

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pendaki cilik asal Cipondoh Tangerang, Fayyadh Qaishar Syafiq (11 tahun), melakukan kembali pendakian yang kedua kalinya di Gunung Gede Desa Suka Tani, Cipanas, Bogor, Jawa Barat.

Pendakian kali ini disambut butiran es yang menghampar di sekitar Surya Kencana, tempat para pendaki bermalam sebelum menuju puncak Gunung Gede.

Suhu berkisar 3-5 derajat celcius pada pagi hari, da sekitar pukul 05.30 WIB membuat sejumlah pendaki terhenti. Pendaki pun memilih waktu lebih siang untuk melakukan pendakian, karena cuaca yang cukup ekstrim.

Meski demikian, Fayyadh tetap bersemangat menuntaskan puncak gede dengan ketinggian 2958 meter diatas permukaan laut (MDPL). Dari puncak gede, pendaki dapat melihat secara langsung gagahnya gunung Pangrango dan ribuan tenda yang di bangun di Surya Kencana.

Fayyadh mengaku senang dengan pendakian ini. Apalagi, ujarnya, setiap pendakian selalu saja ada hal-hal baru yang menarik untuk dijelajahi.

"Senang, meski cuaca cukup ekstrim, setiap mendaki ada hal baru yang bisa di temui, terutama soal cuaca," kata Fayyadh dalam keterangannya, Minggu (16/9/2019).

Sebelumnya Fayyadh pernah melakukan pendakian di Gunung Gede pada bulan April, dan disambut hujan besar yang tak kunjung henti.

Meski cuaca ekstrim, jelang peralihan musim, namun ribuan pendaki memadati surya kencana untuk melakukan pendakian dan jelajah alam.

Sementara itu, anggota tim pendamping, yang menemani Fayyadh, bernama Reza Alfarizi, mengatakan bahwa pendakian kali ini cukup menguras energi, selain jumlah pendaki yang cukup banyak dan terdapat antrian di setiap posnya. Cuaca yang sangat dingin juga membuat sejumlah pendaki memilih waktu lebih siang agar bisa menuju puncak. Hal ini untuk menghindari cuaca yang sangat dingin.

"Cuaca ekstrim, banyak yg memilih naik puncak gede, di atas jam 6 pagi, biasanya dari subuh sudah berangkat,"ujarnya.

Kali ini, pendakian Fayyadh dan tim pendakian dilakukan melalui jalur putri dengan melalui pos 1 sampai pos lima. Kemudian dilanjutkan bermalam di Surya kencana dan paginya langsung menuju puncak dengan ketinggian 2958 MDPL.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Lukisan Wang Liang Yin, seniman Taiwan

Rabu, 16 Oktober 2019 - 12:00 WIB

Kecantikan Empat Pelukis Wanita Taiwan di WTC 2 Jakarta

PT Jakarta Land mempersembahkan pameran seni yang menggabungkan pemikiran dari 4 (empat) seniman perempuan Taiwan. Pameran Ethereal Minds akan digelar selama sebulan yang akan berlangsung di…

SIBIMA Raih Penghargaan Top 45 SINOVIK 2019

Rabu, 16 Oktober 2019 - 11:42 WIB

SIBIMA Kementerian PUPR Raih Penghargaan Top 45 SINOVIK 2019

Sistem Informasi Belajar Intensif Mandiri Bidang Konstruksi Siap Gapai Pekerjaan (SIBIMA KONSTRUKSI SIGAP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendapatkan penghargaan TOP…

Petani di Pasuruan membawa hasil kebun, kacang panjang, sebagai symbol nutrisi

Rabu, 16 Oktober 2019 - 11:05 WIB

Pangan Sehat Tingkatkan Gizi Masyarakat

Jakarta- Hari Pangan Sedunia-HPS (World Food Day) – diperingati setiap tanggal 16 Oktober dengan menyoroti perlunya upaya yang lebih keras untuk mengakhiri kelaparan dan bentuk-bentuk kekurangan…

Ilustrasi kredit perbankan

Rabu, 16 Oktober 2019 - 10:53 WIB

Diperkirakan Kredit Naik Pada Kuartal IV 2019

Jakarta - Survei Perbankan Bank Indonesia mengindikasikan pertumbuhan triwulanan kredit baru melambat pada triwulan III-2019 dan diprakirakan kembali meningkat pada triwulan IV-2019. Perkembangan…

Perum Jamkrindo di Bali

Rabu, 16 Oktober 2019 - 10:44 WIB

Jamkrindo Raih Dua Penghargaan Global Perfomance Excellence Award 2019

Denpasar – Perum Jamkrindo meraih dua penghargaan bertaraf internasional sekaligus dalam Global Perfomance Excellence Award (GPEA) 2019 yang diselenggarakan di Bali.