Jelang Musim Tanam, Pupuk Indonesia Siapkan Stok Pupuk Subsidi Tiga Kali Lipat

Oleh : Herry Barus | Minggu, 15 September 2019 - 11:59 WIB

PT Pupuk Indonesia
PT Pupuk Indonesia

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Pupuk Indonesia (Persero), melalui anak usahanya,  siapkan stok pupuk sebanyak 1,26 juta ton yang terdiri dari 532.106 ton Urea, 375.510 ton NPK, 123.096 ton ZA, 123.012 ton SP-36 dan 114.979 ton Organik, untuk kebutuhan pupuk bersubsidi Nasional.

Kepala Komunikasi Korporat Pupuk Indonesia, Wijaya Laksana mengatakan, stok tersebut disiapkan sebagai langkah antisipasi jelang musim tanam pada Oktober hingga Maret mendatang. Jumlah stok yang disiapkan di lini III dan IV tersebut cukup untuk kebutuhan tiga bulan ke depan.

“Melalui para produsen pupuk, yaitu Pupuk Kaltim, Petrokimia Gresik, Pupuk Kujang CIkampek, Pupuk Iskandar Muda serta Pusri Palembang, kami menyiapkan jumlah ini agar dapat memenuhi kebutuhan petani sesuai dengan alokasi yang diatur Kementerian Pertanian. Sehingga tidak terjadi kekurangan stok pupuk jelang musim tanam tahun ini,” kata Wijaya.

Wijaya menegaskan, dalam menjalankan penugasan penyaluran pupuk bersubsidi, Pupuk Indonesia mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah dalam Permendag 15/M-DAG/PER/4/2013 yang menyebut stok pupuk bersubsidi harus tersedia untuk memenuhi kebutuhan hingga dua minggu. Namun untuk mengantisipasi lonjakan permintaan pupuk dan agar petani lebih mudah dan cepat menerima pupuk bersubsidi, Pupuk Indonesia meningkatkan ketersedian stok hingga dua kali lipat baik di lini III (Gudang yang berlokasi di Kabupaten) dan Lini IV (Kios Resmi).

Selain itu, sesuai dengan Peraturan Pemerintah, stok pupuk bersubsidi yang disalurkan oleh Pupuk Indonesia pun disesuaikan berdasarkan alokasi pupuk di masing-masing provinsi. Berdasarkan wilayah dan kebutuhannya, stok pupuk tertinggi saat ini ada di Jawa Timur yaitu sebesar 345.472 ton untuk semua jenis pupuk, kemudian Jawa Barat sebesar 216.724 ton, dan Jawa Tengah 195.189 ton.

Tercatat hingga 11 September 2019 Pupuk Indonesia Grup telah menyalurkan 6.026.667 ton pupuk bersubsidi. Terdiri dari 2.612.641 ton Urea, 583.313 ton SP-36, 636.207 ton ZA, 1.697.400 ton NPK, 497.104 ton Organik. “Angka penyaluran pupuk bersubsidi hingga 11 September sudah mencapai 68% dari alokasi penyaluran pupuk bersubsidi di tahun 2019 sebesar 8.8 Juta ton,” lanjut Wijaya.

Alokasi 2019 sebanyak 8.8 juta ton tersebut berkurang sebanyak 676 ribu ton jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 9,55 juta ton. “Untuk mengantisipasi kebutuhan petani, kami pun menyiapkan stok pupuk non subsidi di kios-kios,” jelas Wijaya.

“Kami berharap dengan komitmen bersama antara Produsen pupuk, distributor, dan kios dapat bersinergi dengan baik untuk mengutamakan kepentingan petani dan kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi di seluruh Negeri,” ucapnya.

Wijaya pun mengingatkan bahwa pihaknya tidak ragu untuk menindak tegas distributor dan penyalur pupuk bersubsidi yang kedapatan melakukan kecurangan. Sebab, pupuk bersubsidi merupakan amanat undang-undang yang harus disalurkan kepada petani yang telah terdaftar dalam Rencana Definitif Kelompok Kerja (RDKK).

“Kami tidak segan menindak tegas para distributor dan kios-kios yang tidak menyalurkan dengan jujur. Kami ingatkan juga bahwa setiap tindakan penyelewengan pupuk bersubsidi dapat dijerat hukuman pidana maksimal 5 tahun penjara,” kata Wijaya.

Pendistribusian pupuk bersubsidi diatur oleh Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 15/M-DAG/PER/4/2013 tentang Pengadaan dan Penyaluran Pupuk Bersubsidi untuk Sektor Pertanian secara nasional mulai dari Lini I sampai dengan Lini IV dan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 47/Permentan/SR.310/11/2018 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk bersubsidi tahun anggaran 2019.

Pupuk Indonesia bersama sejumlah pihak terkait seperti Kementerian Pertanian, Pemerintah Daerah dan aparat hukum terus melakukan pengawasan terhadap penyaluran pupuk bersubsidi agar dapat sesuai aturan.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Lukisan Wang Liang Yin, seniman Taiwan

Rabu, 16 Oktober 2019 - 12:00 WIB

Kecantikan Empat Pelukis Wanita Taiwan di WTC 2 Jakarta

PT Jakarta Land mempersembahkan pameran seni yang menggabungkan pemikiran dari 4 (empat) seniman perempuan Taiwan. Pameran Ethereal Minds akan digelar selama sebulan yang akan berlangsung di…

SIBIMA Raih Penghargaan Top 45 SINOVIK 2019

Rabu, 16 Oktober 2019 - 11:42 WIB

SIBIMA Kementerian PUPR Raih Penghargaan Top 45 SINOVIK 2019

Sistem Informasi Belajar Intensif Mandiri Bidang Konstruksi Siap Gapai Pekerjaan (SIBIMA KONSTRUKSI SIGAP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendapatkan penghargaan TOP…

Petani di Pasuruan membawa hasil kebun, kacang panjang, sebagai symbol nutrisi

Rabu, 16 Oktober 2019 - 11:05 WIB

Pangan Sehat Tingkatkan Gizi Masyarakat

Jakarta- Hari Pangan Sedunia-HPS (World Food Day) – diperingati setiap tanggal 16 Oktober dengan menyoroti perlunya upaya yang lebih keras untuk mengakhiri kelaparan dan bentuk-bentuk kekurangan…

Ilustrasi kredit perbankan

Rabu, 16 Oktober 2019 - 10:53 WIB

Diperkirakan Kredit Naik Pada Kuartal IV 2019

Jakarta - Survei Perbankan Bank Indonesia mengindikasikan pertumbuhan triwulanan kredit baru melambat pada triwulan III-2019 dan diprakirakan kembali meningkat pada triwulan IV-2019. Perkembangan…

Perum Jamkrindo di Bali

Rabu, 16 Oktober 2019 - 10:44 WIB

Jamkrindo Raih Dua Penghargaan Global Perfomance Excellence Award 2019

Denpasar – Perum Jamkrindo meraih dua penghargaan bertaraf internasional sekaligus dalam Global Perfomance Excellence Award (GPEA) 2019 yang diselenggarakan di Bali.