Mentan Amran Gigih Urus Kekayaan Pangan

Oleh : Wiyanto | Jumat, 13 September 2019 - 09:44 WIB

Mentan Amran Dorong Ekspor dan Nilai Tambah (Foto Dok Industry.co.id)
Mentan Amran Dorong Ekspor dan Nilai Tambah (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kemampuan Kementerian Pertanian (Kementan) yang selama lima tahun terakhir berhasil menembus lonjakan produk pertanian merupakan bentuk usaha menjadikan ketahanan pangan Indonesia kuat.

"Itu semua kan karena keuletan dan gigihnya Mentan Amran Sulaiman mengurus kekayaan pangan kita. Supaya pangan Indonesia berdaulat," kata Ketua Komisi IV DPR Edhy Prabowo, Kamis (12/9/2019).

Edhy menuturkan, penyebab lain meningkatnya ekspor produk pertanian kurun waktu lima tahun terakhir ini, sebab Kementan menggandeng petani menjadi mitra strategis.

"Kementan itu bisa mengakomodir kemauan petani, sehingga meningkatkan produksinya. Jadinya petani terbantu dan ada hasil tinggi diberikan oleh petani," ungkap Edhy.

Strategi pembangunan pertanian yang dilakukan Kementan pun, ucap Edhy, terbukti mengarah dengan jelas sebab meningkatnya angka ekspor komoditas selama lima tahun terakhir ini.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tahun 2013 jumlah volume ekspor produk pertanian Indonesia adalah 33,5 juta ton. Kemudian pada tahun 2016 mengalami dua kali kenaikan mencapai 36,1 juta ton dan 40,4 juta ton.

Begitu juga tahun 2017, ekspor produk pertanian bertambah lagi jumlahnya yakni 41,3 juta ton. Di tahun 2018, ekspor produk pertanian mampu mengukuhkan jumlah sebesar 42,5 juta ton.

Selama peride 2014-2018, jumlah seluruh nilai ekspor produk pertanian Indonesia berhasil mencapai Rp1.957,5 triliun dengan akumulasi tambahan Rp 352,58 triliun.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pertemuan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Jabodetek dengan Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin

Jumat, 14 Agustus 2020 - 09:10 WIB

Disambangi BEM se-Jabodetabek, Azis Syamsudin Tepis Isu RUU Ciptaker Cabut Kemakmuran Rakyat: Tidak Benar, Saya Juga Punya Anak yang Tidak Mungkin Disengsarakan

Dalam pertemuan dengan BEM se Jabodetek, Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin menegaskan RUU Ciptaker tidak berkaitan secara inheren dengan Kartu Pra-Kerja.

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah (kiri) menerima sertifikat ISO 37001:2016

Jumat, 14 Agustus 2020 - 09:00 WIB

Terapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan, Telkom Peroleh Sertifikat ISO 37001:2016

Setelah menjalani proses sertifikasi dalam memverifikasi kesesuaian penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan sesuai dengan standar internasional, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom)…

Andriani Latania Triramdhani peroleh Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Padjajaran Bandung

Jumat, 14 Agustus 2020 - 08:49 WIB

Gara-gara Tanah, Wanita Cantik Ini Gondol Gelar Doktor Cum Laude

Terbayarkan. Itu yang ada dibenak Andriani Latania Triramdhani. Gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Padjajaran Bandung dengan predikat Cum Laude berhasil ia sandang. Dirinya baru saja mempertahankan…

Ketua DPR Dr (HC) Puan Maharani

Jumat, 14 Agustus 2020 - 08:45 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani Desak Pemerintah Tingkatkan Penanganan Covid-19

Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani akan berpidato pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2020). Dalam…

Mendikbud Nadiem Makarim

Jumat, 14 Agustus 2020 - 08:37 WIB

Menteri Nadiem Bakal Subsidi Paket Data Ringankan Beban Orang Tua, Tapi Tak Bisa Janji

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan akan mengupayakan ketersediaan akses paket data dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ).  Namun, Nadiem juga menyebut dirinya…