Sempat Terhenti Empat Tahun, Penerapan Program E-Sabak Kembali Digaungkan

Oleh : Hariyanto | Kamis, 12 September 2019 - 09:39 WIB

Penerapan Program E-Sabak Kembali Digaungkan
Penerapan Program E-Sabak Kembali Digaungkan

INDUSTRY.co.id - Depok - Program E Sabak yang digagas di Kota Depok pada tahun 2015 kembali digaungkan penerapannya. Program E-Sabak merupakan pelopor pembelajaran berbasis teknologi pertama di Indonesia.

Penggagas sekaligus pembuat E Sabak Chiptec Smart Learning, Ansarullah Yasin mengatakan program E-Sabak adalah proses pembelajaran menggunakan tablet. Program tersebut pernah di launching oleh Menteri Informasi dan Komunukasi Rudiantara dan Menteri Pendidikan Anies Baswedan di SMP 19 Depok. 

Sejak tahun 2014 hingga saat ini, E-Sabak sudah digunakan di SMP swasta di Tangerang Selatan. Program ini akan dilanjutkan kembali setelah empat tahun terhenti,  dikarenakan banyak keingginan dan permintaan dari masyarakat Depok. "Kami rasa program e Sabak sangat berguna di era digital saat ini," kata Ansarullah, Rabu (11/9/2019).

Penggunaan teknologi membawa dunia pendidikan lebih cepat dan lebih maju. Dirinya yakin program ini bakal mampu mengurangi biaya kebutuhan para siswa akan buku, karena program E-Sabak, selain lebih murah juga tetap memiliki kualitas. Menekankan untuk kegiatan tulis-menulis, para siswa masih tetap menggunakan kertas. 

"Saat ini, program telah mulai dicoba pada SMA. Untuk ke depannya, penerapan program ini dimulai dari daerah-daerah terpencil. Pada fase ini, kita fokus pada daerah-daerah yang tertinggal," tambah Ansarullah.

Dia menjelaskan ketimpangan akses pendidikan dapat dikurangi dengan penerapan konsep 3T yang meliputi terdepan, terluar, dan tertinggal. Model pendidikan e-Sabak ini segera diterapkan menyeluruh dan masuk kurikulum masa datang, yang masih dalam tahap uji coba. 

"Program ini sekaligus menjawab tantangan kebutuhan tenaga kerja praktis dan mengembangkan model pendidikan terbuka," lanjutnya.

Dijelaskannya, e-Sabak merupakan sarana anak belajar aktif kreatif memakai tablet android dalam kurikulum edukatif plus ketrampilan hidup. Alhasil, siswa bisa belajar kapan-dimana-siapa pun atau biasa disebut home schooling dimana siswa bersangkutan bisa mengikuti ujian sekolah lokal dan nasional melalui sekolah negeri terdekat baik tingkat SD, SMP, dan SMA.

Pemerintah dan industri, lanjut dia, mendorong operator untuk menerapkan teknologi terbaru agar bisa dimanfaatkan masyarakat Indonesia. Bahkan Menteri Informasi dan Komunikasi Rudi untuk menghadirkan e-sabak atau tablet ke kota-kota di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Setiap tablet dipakai oleh dua siswa di satu meja dan diamankan dengan daftar situs mana saja yang bisa dan tidak bisa dibuka.

Namun, tablet tersebut tidak boleh dibawa pulang dan hanya dipakai di sekolah. Program E-Sabak tersebut, menurut juga sebagai sarana mengubah paradigma penilaian orangtua terhadap keberhasilan seorang anak melalui pendidikan formal. 

Sementara itu Ketua Dewan Pendidikan Kota Depok yang juga anggota DPRD Kota Depok Hafid Nasir menambahkan pihaknya akan mengevaluasi program tersebut. "Ya kami dengar program tersebut kami akan cek dulu dan evaluasi jika bagus bisa saja diterapkan di sekolah di Depok," katanya.      

Komentar Berita

Industri Hari Ini

herbalife

Minggu, 26 Januari 2020 - 22:58 WIB

15.000 Member Independen Herbalife Hadiri Spectacular 2020

Tangerang Selatan- Herbalife Nutrition Indonesia baru saja mengakhiri event besarnya, yaitu Herbalife Spectacular 2020 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang Selatan. Event…

Legenda Sepak Bola Luis Figo

Minggu, 26 Januari 2020 - 18:30 WIB

Legenda Sepak Bola Luis Figo Ikut Promosikan UEFA EURO 2020 akan Tayang di RCTI

Untuk Ke 7 kalinya MNC group menjadi Official Broadcaster UEFA EURO 2020. MNC Group melalui RCTI dan PT MNC Vision Networks Tbk (MVN) dipercaya untuk menjadi Official Broadcaster UEFA EURO 2020…

Maskapai Garuda Indonesia

Minggu, 26 Januari 2020 - 18:00 WIB

Garuda Indonesia Tingkatkan Kewaspadaan Penyebaran Virus Pneumonia Wuhan

Maskapai nasional Garuda Indonesia meningkatan upaya antisipatif dan kewaspadaan atas merebaknya penyebaran virus pneumonia Wuhan atau novel coronavirus (nCoV) .

Diskusi Pencak Silat Betawi di TIM

Minggu, 26 Januari 2020 - 16:17 WIB

Ini Arah Pencak Silat Betawi Sebagai Warisan Budaya Dunia tak Benda

Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) telah menetapkan pencak silat sebagai salah satu Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Dunia dari Indonesia dalam…

Tol Hutama Karya

Minggu, 26 Januari 2020 - 16:00 WIB

Hutama Karya-BPJT dan ATI Gelar Aksi Keselamatan di Jalan Tol

PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) kembali melanjutkan kampanye peningkatan kesadaran keselamatan dalam berkendara di jalan tol yang dikelolanya. Kampanye bertajuk SETUJU yang merupakan…