Genjot Ekspor, HIMKI Minta Pemerintah Hapus SVLK dan PPn Kayu Bulat

Oleh : Ridwan | Rabu, 11 September 2019 - 11:45 WIB

Pengrajin Rotan (Foto: Ridwan/Industry.co.id)
Pengrajin Rotan (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) menyambut baik rencana Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan ekspor mebel produk kayu dan rotan sehubungan terbukanya peluang di sektor itu sebagai imbas dari perang dagang Amerika Serikat (AS) - China.

"Ini sangat positif, dan semoga bisa diwujudkan," kata Sekretaris Jenderal HIMKI Abdul Sobur saat dihubungi Industry.co.id di Jakarta, Rabu (11/9).

Namun, ia menegaskan, jika bahan baku dirancang unuk memperkuat kepentingan peningkatan ekspor nasional di hilir industri mebel dan kerajinan tentu itu sangat positif.

"Sektor hilir yang harus digenjot ekspornya. Ini tentu akan positif," tegasnya.

Untuk itu, Sobur meminta kepada pemerintah untuk menghapus Pajak Pertambahan Nilai (PPn) atas kayu bulat agar biaya produksi industri mebel dan kerajinan tereduksi.

"Prinsipnya, kita harus lakukan efisiensi di semua lini untuk bisa memperbaiki daya saing industri agar bisa survive," kata Sobur.

Lebih jauh, ia juga mendesak pemerintah untuk segera menghilangkan semua beban biaya yang tidak perlu seperti Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK).

"Ini adalah langkah yang bagus, memberi angin segar bagi kami (pelaku ekspor) mebel dan kerajinan nasional agar bisa tumbuh signifikan," paparnya.

Sebelumnya, dalam rapat terbatas bertopik "Peningkatan Ekspor Permebelan, Rotan dan Kayu" di Istana Merdeka, Presiden Joko Widodo memerintahkan Kementerian/Lembaga terkait memberikan dukungan maksimal untuk memanfaatkan peluang, sehinhha apa yang diinginkan para pengusaha, utamanya di dunia mebell dan rotan bisa direalisasikan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Impor Daging

Senin, 16 September 2019 - 07:33 WIB

Daging Impor Tanpa Sertifikat Halal Dalam Sorotan

Bogor – Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prof Dr KH Didin Hafidhuddin MS.c menyoroti tentang beredarnya kabar bolehnya daging impor yang masuk tanpa sertifikasi…

Industri Tekstil

Senin, 16 September 2019 - 07:15 WIB

Kemenperin Rajut Harmonisasi Industri Tekstil Nasional

Kementerian Perindustrian bersama para stakeholder sedang berupaya melakukan harmonisasi tarif di industri tekstil dan produk tekstil (TPT), mulai dari sektor hulu sampai hilir sehingga untuk…

Pendaki Cilik, Fayyadh Qaishar Syafiq asal Tanggerang, Banten

Senin, 16 September 2019 - 07:14 WIB

Pendaki Cilik Terjang Butiran Es di Puncak Gunung Gede

Jakarta - Pendaki cilik asal Cipondoh Tangerang, Fayyadh Qaishar Syafiq (11 tahun), melakukan kembali pendakian yang kedua kalinya di Gunung Gede Desa Suka Tani, Cipanas, Bogor, Jawa Barat.

Waskita Realty-BTN Sepakat Pembiayaan Properti Program SatiFive

Senin, 16 September 2019 - 07:00 WIB

Waskita Realty-BTN Sepakat Pembiayaan Properti Program SatiFive

PT Waskita Karya Realty (Waskita Realty), anak perusahaan dari PT Waskita Karya, (Persero), Tbk, yang bergerak pada bidang pengembangan properti, melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama…

Robert Walters Indonesia Meraih Predikat The Best Companies To Work For In Asia

Senin, 16 September 2019 - 06:00 WIB

Robert Walters Indonesia Meraih Predikat “The Best Companies To Work For In Asia”

Robert Walters Indonesia, perusahaan spesialis rekrutmen profesional berskala global dinobatkan sebagai “The Best Companies To Work For In Asia 2019” oleh HR Asia Magazine. Pada tahun ini,…