Antler Bantu Cetak Lebih Banyak Starups Sukses

Oleh : Herry Barus | Rabu, 11 September 2019 - 11:00 WIB

Antler Bantu Cetak Lebih Banyak Starups Sukses
Antler Bantu Cetak Lebih Banyak Starups Sukses

INDUSTRY.co.id - Jakarta –– Antler, generator startup dunia dan perusahaan pendanaan tahap awal mengumumkan rencana peluncurannya di Jakarta, dalam rangka mencetak lebih banyak pengusaha Indonesia yang mampu membangun startup yang sukses melalui platform, pendanaan, dan ekosistem yang dimiliki oleh Antler.

Jussi Salovaara, Selasa (10/9/2019)  salah satu pendiri dan Managing Partner Antler, mengatakan bahwa: “Kami melihat banyak individu di Indonesia yang terdorong untuk menjadi pengusaha. Kami ingin memberi mereka sistem pendukung untuk menciptakan startup yang sukses di Indonesia dan sekitarnya. Kami melihat bahwa pasar domestik di Indonesia sangat besar dan terdapat banyak peluang di dalamnya, namun masih banyak kekurangan pada wadah dan ekosistem bagi individu yang ingin membangun perusahaannya dari awal. Antler ingin menjembatani kesenjangan itu.”

Visi Antler adalah untuk berinvestasi serta membantu mendirikan setidaknya 20 startup Indonesia setiap tahunnya dan memberikan dukungan bagi para pendiri startup dengan membentuk tim yang tepat, memberikan pendanaan bagi mereka sejak hari pertama (fase awal) dan memberi mereka akses ke platform dan juga jaringan penasihat bisnis global yang kami miliki. Indonesia merupakan salah satu pasar terbesar dan paling cepat berkembang di dunia. Pasalnya, menurut laporan dari Google Temasek, ekonomi digital di Indonesia diprediksi akan berkembang hingga $100 miliar USD pada tahun 2025. Antler melihat potensi besar ini dan akan meluncurkan program lokalnya di Jakarta pada paruh pertama tahun 2020.

Satu dari anggota Antler Asia Tenggara merupakan Chief Investment Officer yang sudah lama bergelut di ekosistem startup di Indonesia, yakni Stefan Jung, sebelumnya Ia merupakan Managing Partner dari Venturra Capital, venture capital (perusahaan modal ventura) yang berbasis di Indonesia. Dia telah memimpin investasi sebagai salah satu investor awal di Grab, Traveloka, Zilingo dan Carro. Stefan juga merupakan salah satu pendiri Zalora, Lazada dan Happy Fresh.

Antler telah membangun jaringan penasihat bisnis dan mentor yang luas di seluruh wilayah. Di Indonesia, Martin Hartono, CEO dari GDP Venture; Noni Purnomo, Presiden Direktur dari PT Blue Bird Tbk; dan Florian Holm mantan co-CEO Lazada Indonesia merupakan para mentor lokal untuk program Antler.

“Antler memiliki pandangan inovatif dalam entrepreneurship yang saya pikir akan bermanfaat untuk Indonesia,” kata Martin Hartono.

“Ini sangat baik melihat kualitas tim yang bagus dan seberapa cepat mereka mulai mewujudkan konsep perusahaan mereka," kata Florian Holm.

Kisah sukses startup baru Indonesia

 

Sejak dimulai program pertamanya, Antler telah memiliki partisipan dari Indonesia yang tergabung dalam program pertamanya di Singapura, yaitu Wisnu Nugrahadi, CEO dari Sampingan, yakni sebuah perusahaan penyedia pekerjaan yang sudah membantu lebih dari 150.000 orang Indonesia di seluruh negeri dalam mendapatkan pekerjaannya. Dia kini telah menerima pendanaan awal dari Golden Gate Ventures dan telah meningkatkan bisnis dan timnya dengan sangat cepat.

“Antler telah membantu kami sejak hari pertama. Mereka telah memberikan panduan di bidang-bidang di mana kami tidak memiliki pengalaman sama sekali dan memberi kami akses ke jaringan luasnya yang berisi para mentor dan investor yang luar biasa. Kami tidak akan sampai pada titik ini tanpa dukungan mereka,” ucap Wisnu.

Selain Sampingan, Antler juga telah mencetak startup Indonesia lainnya melalui program keduanya di Singapura, yaitu Base, sebuah perusahaan kecantikan dan kesehatan yang dipersonalisasi yang mengusung model bisnis direct-to-consumer (DTC). Perusahaan rintisan yang baru berdiri selama 6 bulan ini kini telah mendapatkan pendanaan awal, yang tidak disebutkan nominalnya, dari East Ventures dan Skystar Capital. Investasi awal ini akan mendorong misi Base untuk mempercepat pertumbuhan konsumen dan merekrut lebih banyak talenta.

“Hanya sebulan setelah demo day di Antler kami berhasil mendapatkan pendanaan awal kami. Kami benar-benar bersemangat untuk bekerja sama dengan East Ventures dan Skystar Capital untuk membangun Base kedepannya. Kolaborasi ini terjadi karena Antler membantu menghubungkan kami dengan jaringan venture capital dan angel investor yang kuat yang dimiliki Antler di Asia Tenggara, yang percaya pada misi kami untuk mendefinisikan kembali industri kecantikan dan kesehatan di Indonesia,” jelas Yaumi Fauziah Sugiharta, CEO Base.

 

Saat ini sudah ada 4 startups Indonesia yang dihasilkan melalui program Antler di Singapura:

Sampingan

Sampingan adalah sebuah perusahaan yang mampu memberikan ribuan orang Indonesia pekerjaan di seluruh negeri dan meningkatkan pendapatan rata-rata mereka. Platform ini berfokus pada pekerjaan seperti sales, data collection, distribusi, pengumpulan dan pengiriman. Sampingan telah menerima pendanaan tahap awal dari Golden Gate Ventures.

Base

Base menawarkan skincare yang dapat dipersonalisasikan sesuai dengan kebutuhan wanita milenial modern di Indonesia. Platform skincare ini sepenuhnya dioperasikan secara digital yang memiliki model bisnis direct to consumer (D2C) dengan produk-produk yang terbuat dari bahan baku alami dan halal.

Robin

Robin merupakan aplikasi yang bisa secara otomatis melakukan pemeriksaan referensi dan memverifikasi riwayat pekerjaan seorang pelamar kerja, sembari memberikan perusahaan yang dilamar dengan informasi pelamar dengan dalam secara kualitatif dengan melibatkan orang-orang yang sebelumnya pernah bekerja dengan si pelamar.

Bubays

Bubays menghadirkan makanan bayi sehat untuk keluarga muda di Indonesia, yang bisa diantar hingga ke rumah mereka. Platform ini memastikan makanan yang dibuat dengan bahan-bahan segar, lezat dan bernutrisi tinggi yang diperlukan untuk tumbuh kembang bayi. Platform teknologi ini memungkinkan pengguna untuk secara khusus memesan makanan bayi mereka berdasarkan usia bayi, alergi dan juga membantu melacak tumbuh kembang bayi mereka.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Industri Tekstil

Senin, 16 September 2019 - 07:15 WIB

Kemenperin Rajut Harmonisasi Industri Tekstil Nasional

Kementerian Perindustrian bersama para stakeholder sedang berupaya melakukan harmonisasi tarif di industri tekstil dan produk tekstil (TPT), mulai dari sektor hulu sampai hilir sehingga untuk…

Senin, 16 September 2019 - 07:13 WIB

BNI Syariah Lakukan Program Pelatihan Masjid di Pekanbaru

Pekanbaru - BNI Syariah terus mengoptimalisasi peran masjid dalam hal manajemen dan keuangan syariah. Kali ini BNI Syariah bersama Yayasan Daarut Tauhiid Peduli kembali bersinergi mengadakan…

Waskita Realty-BTN Sepakat Pembiayaan Properti Program SatiFive

Senin, 16 September 2019 - 07:00 WIB

Waskita Realty-BTN Sepakat Pembiayaan Properti Program SatiFive

PT Waskita Karya Realty (Waskita Realty), anak perusahaan dari PT Waskita Karya, (Persero), Tbk, yang bergerak pada bidang pengembangan properti, melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama…

Robert Walters Indonesia Meraih Predikat The Best Companies To Work For In Asia

Senin, 16 September 2019 - 06:00 WIB

Robert Walters Indonesia Meraih Predikat “The Best Companies To Work For In Asia”

Robert Walters Indonesia, perusahaan spesialis rekrutmen profesional berskala global dinobatkan sebagai “The Best Companies To Work For In Asia 2019” oleh HR Asia Magazine. Pada tahun ini,…

Lion Air (Ist)

Senin, 16 September 2019 - 05:00 WIB

Lion Air Mengutamakan Faktor Keselamatan, Dampak Kabut Asap

Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air (kode penerbangan IW), Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group memberikan keterangan terbaru pada Sabtu (14/ 9/2019) hingga pukul 15.00…