Lewat Ides, Warga Bisa Akses Internet

Oleh : Herry Barus | Rabu, 11 September 2019 - 14:00 WIB

Lewat Internet Desa, Warga Bisa Akses Internet
Lewat Internet Desa, Warga Bisa Akses Internet

INDUSTRY.co.id - Bali - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno  meresmikan pengoperasian Internet Desa, Ides Cafe di Desa Sidayu Tojan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Bali. Ides Cafe merupakan program internet rakyat yang diinisiasi oleh ICON+ anak perusahaan PT PLN (Persero).

Dengan adanya Ides Cafe, diharapkan masyarakat dan pemerintah di desa-desa akan dapat memanfaatkan koneksi internet secara gratis sesuai dengan slogan resmi Ides Cafe, yakni Connecting To Unconnected People. Program ini merupakan bentuk dukungan PLN melalui ICON+ sebagai bagian dari BUMN untuk mengembangkan Desa Berlistrik dan Berinternet.

Menteri Rini mengungkapkan keberadaan Ides Cafe ini adalah wujud nyata BUMN Hadir untuk Negeri. Saat ini kebutuhan masyarakat akan informasi menjadi hal utama untuk lebih melek teknologi dan informasi, dalam rangka mendukung SDM Unggul dan berdaya saing tinggi.

"Semangat pembangunan Ides Cafe untuk menghadirkan konektivitas kepada masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. Diharapkan, masyarakat desa dan komoditas lokal, terutama di desa-desa yang belum mendapatkan akses internet ini akan semakin memiliki daya saing dalam menghadapi persaingan global, serta mampu mewujudkan konsep Nawacita di bidang ekonomi dengan mengadopsi teknologi informasi,” ujar Menteri Rini.

Dengan sambungan internet ini, Menteri Rini berharap rakyat Desa Klungkung bisa lebih sejahtera dan mampu bersaing dengan kota-kota besar. Hal ini sesuai dengan visi Presiden Joko Widodo bahwa BUMN harus membangun masyarakat dari pinggir Indonesia.

“Dengan sambungan internet ini, bisa mengakses pasar guna membantu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat, khususnya di Klungkung dan Bali. Saya minta namanya diganti yang lebih kearifan lokal yaitu Warung atau Kedai. Jangan pakai Cafe. Kehadiran ides ini mendukung ekonomi digital di tanah air,” kata Rini.

 

Direktur Utama ICON+ Hikmat Dradjat mengatakan ada tiga tujuan utama dari keberadaan ICON+. Pertama ialah peningkatan pendidikan masyarakat melalui kemudahan akses informasi dan distance learning. Kedua, pemberdayaan ekonomi masyarakat dan menciptakan komunitas digital di pedesaan. Dan ketiga ialah solusi digital village yang menyinergikan pelayanan pemerintah desa dengan masyarakat melalui teknologi informasi dan komunikasi.

Dalam pengelolaan dan pengoperasiannya, Ides Cafe melibatkan secara langsung pemerintah daerah atau desa, komunitas-komunitas masyarakat desa seperti komunitas petani, nelayan, pengrajin, pedagang, BUMDES, dan pelaku UMKM lainnya, serta Kementerian BUMN dan kementerian lain yang terkait selaku pembina atau pengarah.

Dengan Ides Cafe juga diharapkan bisa membantu meningkatkan sektor ekonomi di pedesaan dan dapat semakin meluaskan jaringan pemasaran mereka. Sampai saat ini, ICON+ telah membangun Ides Cafe 3.170 titik yang tersebar di seluruh Indonesia. ICON+ menargetkan ke depannya akan ada lebih dari 15.000 Ides Cafe di seluruh Indonesia.

Dalam pengimplementasiannya, Ides Cafe memiliki tiga tahap utama. Tahap pertama ialah terkait dengan kesiapan infrastruktur dan konektivitas sebagai fondasi digitalisasi. Dalam tahap ini, ICON+ membangun infrastruktur dasar yang diperkuat jaringan fiberoptic. Tahap kedua ialah digitalisasi, yakni membangun value-added services yang mencakup seluruh aspek seperti digitalisasi desa online, portal desa, e-learning, cashless transaction, e-commerce. Dan tahap ketiga ialah terciptanya Digital Village. Dengan tercapainya tahap ketiga, diharapkan desa-desa terutama di wilayah 3T dapat lebih mandiri dan menumbuhkan semangat Nawacita dan berwirausaha.

Nasabah Mekaar Naik Kelas

Menteri Rini juga memberikan bantuan untuk 50 nasabah PT Permodalan Nasional Madani (Persero) dalam program Mekaar di Pulau Bali. Bantuan tersebut berupa alat usaha dan paket sembako. Selain itu, sebanyakan 5 nasabah PNM yang ikut naik kelas untuk mendapatkan bantuan pinjaman langsung Wakil Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Catur Budi Harto. Saat ini, BRI akan fokus pada pengembangan UMKM, termasuk nasabah Mekaar yang naik kelas.

“Selamat ibu-ibu bisa naik kelas. Dengan sambungan internet ini, ibu-ibu bisa jualan di tempat lain. Produk-produknya bisa lebih mendunia,” pungkasnya

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Industri Tekstil

Senin, 16 September 2019 - 07:15 WIB

Kemenperin Rajut Harmonisasi Industri Tekstil Nasional

Kementerian Perindustrian bersama para stakeholder sedang berupaya melakukan harmonisasi tarif di industri tekstil dan produk tekstil (TPT), mulai dari sektor hulu sampai hilir sehingga untuk…

Senin, 16 September 2019 - 07:13 WIB

BNI Syariah Lakukan Program Pelatihan Masjid di Pekanbaru

Pekanbaru - BNI Syariah terus mengoptimalisasi peran masjid dalam hal manajemen dan keuangan syariah. Kali ini BNI Syariah bersama Yayasan Daarut Tauhiid Peduli kembali bersinergi mengadakan…

Waskita Realty-BTN Sepakat Pembiayaan Properti Program SatiFive

Senin, 16 September 2019 - 07:00 WIB

Waskita Realty-BTN Sepakat Pembiayaan Properti Program SatiFive

PT Waskita Karya Realty (Waskita Realty), anak perusahaan dari PT Waskita Karya, (Persero), Tbk, yang bergerak pada bidang pengembangan properti, melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama…

Robert Walters Indonesia Meraih Predikat The Best Companies To Work For In Asia

Senin, 16 September 2019 - 06:00 WIB

Robert Walters Indonesia Meraih Predikat “The Best Companies To Work For In Asia”

Robert Walters Indonesia, perusahaan spesialis rekrutmen profesional berskala global dinobatkan sebagai “The Best Companies To Work For In Asia 2019” oleh HR Asia Magazine. Pada tahun ini,…

Lion Air (Ist)

Senin, 16 September 2019 - 05:00 WIB

Lion Air Mengutamakan Faktor Keselamatan, Dampak Kabut Asap

Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air (kode penerbangan IW), Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group memberikan keterangan terbaru pada Sabtu (14/ 9/2019) hingga pukul 15.00…