Pemindahan Ibukota Membawa Berkah Bagi Borneo Bay City

Oleh : Wiyanto | Minggu, 01 September 2019 - 17:10 WIB

Borneo Bay City, properti milik APLN
Borneo Bay City, properti milik APLN

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pengumuman pemindahan ibukota ke Kalimantan Timur yang disampaikan Presiden Joko Widodo pada pekan ini memberikan angin segar bagi para pelaku ekonomi di Kalimantan. Khususnya, bagi para pengembang proyek properti di sekitar wilayah itu. Salah satu yang merasakan dampak positif ini adalah PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) yang sudah merintis pengembangan kawasan Borneo Bay City di kota Balikpapan sejak 2013 silam.

“Ini berkah buat kami. Rencana pemindahan ibukota ke Kabupaten Kutai Kertanegara dan Kabupaten Penajam Pasir Utara yang relatif berdekatan dengan lokasi Borneo Bay City ternyata makin meningkatkan minat masyarakat terhadap properti kami di sini,” ujar Direktur PT Agung Podomoro Land, Agung Wirajaya di Jakarta, Minggu (1/9/2019).

Menurut Agung, pengembangan Borneo Bay City sama sekali tidak ada hubungannya dengan rencana perpindahan ibukota dari Jakarta ke salah satu wilayah Kalimantan. “Proyek properti ini sudah kami kembangkan sejak 2013 karena sejak dulu kami telah melihat potensi perkembangan kota Balikpapan yang prospektif ke depan,” ujar Agung Wirajaya.

Agung menambahkan, rencana pemindahan ibukota ke Kalimantan tidak hanya memberikan dampak positif bagi para pelaku di sektor properti saja. “Multiplier effect dari rencana strategis pemerintah ini akan berdampak positif kepada banyak hal. Terutama untuk mempercepat pembangunan di kawasan timur Indonesia,” jelas Agung lagi.

Balikpapan dan wilayah lain di Kalimantan, menurut Agung, tentunya akan menjadi wilayah yang lebih cepat menerima dampak positif dari rencana pemerintah ini. Menyusul kemudian wilayah Indonesia timur lain juga akan merasakan multiplier effect yang nyata dan akan berkembang semakin pesat lagi.

“Kelak, akan ada tambahan satu kota besar baru di kawasan timur Indonesia yang menjadi salah satu pusat kegiatan ekonomi Indonesia,” tambah Agung.

Sebelum santer terdengar wacana perpindahan ibukota ke Pulau Kalimantan, kota Balikpapan sudah menjadi salah satu wilayah yang berkembang cukup pesat di Kalimantan. Sebagai pengembang terkemuka di tanah air, sejak lama APLN telah melihat kota Balikpapan sangat prospektif untuk pengembangan usaha properti di Wilayah Indonesia Timur. Dari perspektif ini, akhirnya APLN pada tahun 2013 mengembangkan Borneo Bay City di kota Balikpapan.

Dibangun di atas total lahan sekitar 10 hektar dimana sekitar 5 hektarnya merupakan lahan pengembangan baru, Borneo Bay City dikembangkan dengan konsep sebagai Superblok. Konsep ini adalah pendekatan terkini dalam pengembangan kawasan hunian terpadu yang di dalamnya akan terdapat high-rise building untuk perkantoran dan apartemen, mall dan pusat pertokoan untuk kegiatan niaga dan wisata belanja, serta tempat-tempat yang menarik sebagai destinasi wisata. Ringkasnya, dalam kawasan superblok Borneo Bay City akan lengkap tersedia berbagai fasilitas dan infrastruktur untuk memberikan kenyamanan hidup bagi mereka yang tinggal dan berkunjung ke tempat ini.

Borneo Bay City memiliki sejumlah kelebihan yang ditawarkan kepada konsumen, antara lain, taman hijau seluas3,5 hektar yang terbagi menjadi 3, yaitu Bay Park, Private Sky Facilities Apartment, dan Bay Park Phase 2. Selain itu, ada 3 mall/trade mall dalam satu kawasan, yakni Plaza Balikpapan Mall, Balikpapan Trade Center, dan branded Mall dengan 5 lantai. Kompleks tersebut juga dilengkapi dengan Hotel bintang lima, tujuh menara apartemen dengan pemandangan Selat Makassar dan kota Balikpapan, serta Beach Club di tepi laut.

Lokasi Borneo Bay City tepat berada di jalan Jenderal Sudirman No 1 Balikpapan. Kawasan ini sangat dekat dengan pusat bisnis perkantoran, perbankan dan fasilitas umum seperti sekolah, universitas ternama di Balikpapan, Rumah Sakit, akses cepat menuju Bandara Balikpapan dan fasilitas lainnya.

Menjawab pertanyaan mengenai rencana APLN dalam menyikapi peluang yang terkait rencana perpindahan ibukota ke Kalimantan, Agung Wirajaya menyatakan pihaknya sementara ini masih berkonsentrasi dalam proyek Borneo Bay City.

“Saat ini, fokus kami adalah untuk terus mengembangkan Borneo Bay City sehingga dapat menjadi kawasan yang terus terintegrasi untuk menopang wilayah ibukota baru di Kalimantan Timur,” pungkas Agung.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Happy Salma bersama tim dari Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek dan tim produksi sebelum pementasan konser musikal bertajuk Memeluk Mimpi-Mimpi: Merdeka Belajar, Merdeka Mencintai.

Kamis, 25 April 2024 - 00:57 WIB

Terinspirasi Program Merdeka Belajar Kemendikbudristek, Happy Salma Gelar Konser Musikal

Konser musikal bertajuk Memeluk Mimpi-Mimpi: Merdeka Belajar, Merdeka Mencintai itu digelar Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek yang berkolaborasi dengan Titimangsa dan SMKN 2 Kasihan (SMM Yogyakarta)…

Krisdayanti kenalkan produk bulu mata palsu Lavie Beauty X Krisdayanti.

Kamis, 25 April 2024 - 00:31 WIB

Tak Sarankan Extention Bulu Mata, Krisdayanti Luncurkan Bulu Mata Palsu Karyanya

Setelah puluhan tahun selalu menggunakan bulu mata palsu, akhrinya Krisdayanti mengenalkan bulu mata palsu karyanya sendiri, Lavie Beauty X Krisdayanti.

Penandatanganan kerjasama RS Premier Bintaro dengan BMW Indonesia.

Rabu, 24 April 2024 - 23:32 WIB

Kolaborasi RS Premier Bintaro dan BMW Indonesia Tingkatkan Patien Experience

Penandantanganan menghasilkan kolaborasi RSPB dengan BMW Indonesia dalam menyediakan layanan kesehatan premium pengantaran pasien pasca operasi kasus bedah orthopedi dan bedah vaskular.

#bluBuatBaik Waste Station sudah tersebar di 7 lokasi strategis.

Rabu, 24 April 2024 - 23:16 WIB

Hari Bumi, Ini Langkah Kecil Memilah Sampah Untuk Bumi Lebih Sehat

blu by BCA Digital turut memfasilitasi dengan membangun sarana seperti Waste Station dan mengintegrasikan aplikasi Rekosistem x blu untuk mendorong perubahan kebiasaan dalam mengelola sampah…

RUPST PT PP tahun buku 2023

Rabu, 24 April 2024 - 21:14 WIB

Dua Direksi dan Satu Komisaris Baru Perkuat Pengurus PTPP

PT PP mengubah jajaran direksi dan Komisari usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).