INDUSTRY.co.id - Kupang - Aplikasi pelaporan warga, Qlue, secara resmi dapat digunakan oleh warga Kota Kupang untuk melaporkan berbagai masalahlingkungan dan sosial. Hadirnya Qlue diharapkan akan meningkatkan layanan publik Pemerintah Kota Kupang sehingga rencana mewujudkan Kota Kupangsebagai kota modern dan destinasi wisata dapat berhasil sesuai visi Kota Kupang yaitu Smart Governance, Smart Economy, Smart Environment, Smart Mobility, danSmart People & Living.
Peresmian aplikasi Qlue dilakukan oleh Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore, dan Chief Commercial Officer Qlue (CCO) Qlue, Maya Arvini dan disaksikan oleh DPRD Kota Kupang, tokoh masyarakat dan warga Kota Kupang dalam “Festival Ayo Berubah!”. Festival ini adalah gebrakan terbaru dari Pemerintah Kota Kupang yang mengajak masyarakat untuk bergerak secara kolaboratif dalam mewujudkan KotaKupang yang modern, mandiri, dan cerdas.
Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore, menjelaskan Kupang Smart City adalah salah satu programnya untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam program pembangunan, dan transformasi menuju kota cerdas. Untuk itu, Pemerintah Kota Kupang menggandeng Qlue sebagai platform dalam rangka mengoptimalkanpelayanan publik.
"Selain itu, Pemerintah Kota Kupang akan mendapatkan data yang akurat untuk merumuskan kebijakan, sehingga meningkatkan kepercayaan publikterhadap kinerja Pemerintah Kota Kupang," kata Jefri melalui keterangan resmi yang diterima INDUSTRY.co.id, Senin (26/8/2019).
Untuk itu, Jefri mengajak warga untuk dapat berpartisipasi aktif melaporkan berbagai masalah lingkungan dan sosial dalam mewujudkan Kupang Smart City.
“Melalui kampanye “Ayo Berubah!”, kami mengajak dan mengedukasi masyarakat Kupang untuk berubah ke arah positif dan memberikan pemahaman bahwa masyarakat bukan lagi menjadi objek, tapi harus menjadi subjek pembangunan," kata Jefri.
Ia menambahkan, masyarakat harus berpartisipasi secara kolaboratif bersama pemerintah untuk mewujudkan Kupang kota cerdas, modern, maju, dan mandiri.
"Kami menargetkan pengguna aplikasi Qlue di Kota Kupang mencapai 22 ribu pengguna dengan jumlah laporan masyarakat yang masuk melalui Qlue mencapai 30 ribu laporan hingga akhir tahun. Untuk itu, saya berharap dan mengajak seluruh masyarakat kota Kupang untuk dapat memanfaatkan dengan baik Qlue dalam mewujudkan Kupang Smart City," ujar Jefri.
Qlue mendapatkan dukungan dari GSM Association (GSMA) untuk fokus mengembangkan solusi smart city di tiga kota, yaitu Kupang, Makassar, dan Bandung.Qlue menawarkan berbagai solusi teknologi mulai dari Smart City Dashboard, CCTV Integration and Analysis, hingga QlueWork – fitur Qlue yang berguna untukmeningkatkan koordinasi antar instansi yang efektif
— untuk mempercepat penerapan smart city kepada kota-kota di Indonesia.Program GSMA ini didukung oleh Departemen International Britania Raya, danPemerintah Australia.
Founder & Chief Executive Officer Qlue, Rama Raditya, menjelaskan menjelaskanQlue sangat bangga mendapatkan kesempatan untuk mendukung berbagai program Pemerintah Kota Kupang untuk membenahi pelayanan publik dan mewujudkan smart city. Pertumbuhan ekonomi Kota Kupang yang mencapai6,75% pada 2018 lalu harus sejalan dengan pengelolaan kota menuju smart city.
Untuk itu, Qlue hadir memberikan solusi smart city yang dapat membantupemerintah dan masyarakat Kupang dalam membangun Kupang Smart City. Solusi teknologi Qlue memudahkan masyarakat untuk melaporkan berbagai masalah lingkungan dan sosial dengan menggunakan ponsel pintar. Di sisi lain, Pemerintah Kota Kupang juga dapat menerima informasi dari masyarakat secara cepat danakurat.
“Dengan platform Qlue, Pemerintah Kota Kupang dapat semakin cepat menerima laporan warga serta memetakan potensi permasalahan yang ada di kota tersebut dalam satu dashboard. Semua data yang terkumpul dalam dashboard akanmemudahkan Pemerintah Kota Kupang untuk merumuskan kebijakan dalampembangunan kota. Qlue menyediakan platform berbasis Artificial Intelligence (kecerdasan buatan/AI), Internet of Things (IoT), serta integrasi data yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas kerja dan efisiensi dalam menangani permasalahan kota,” kata Rama.
Qlue berharap dapat meningkatkan kerjasama dengan Pemerintah Kota Kupang lebih lanjut dengan memanfaatkan berbagai solusi Qlue yang menyediakan platformberbasis AI, IoT, serta integrasi data yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja dalam menangani permasalahan kota. “Kami siap berkolaborasi lebih jauh dengan Kota Kupang melalui penerapan berbagai solusismart city Qlue agar ekosistem smart city di Kota Kupang menjadi semakin lengkap,” kata Rama.
Qlue saat ini telah hadir di 15 kota dan lebih dari 50 institusi lintas industri, mulai daripemerintah daerah dan pusat, properti/kota satelit, keamanan, konstruksi, bantuanpaska bencana dan lain- lain. Sebagai perusahaan yang menyediakan ekosistemsmart city terlengkap di Indonesia, Rama memastikan Qlue akan terus melakukan ekspansi ke berbagai kota di Indonesia untuk mempercepat perubahan positif danmewujudkan Indonesia smart nation.