Bank bjb Raih Penghargaan TOP GRC 2019

Oleh : Wiyanto | Kamis, 22 Agustus 2019 - 13:14 WIB

Agus Mulyana, Direktur Kepatuhan Bank bjb saat menerima penghargaan
Agus Mulyana, Direktur Kepatuhan Bank bjb saat menerima penghargaan

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Pengelolaan risiko yang baik menjadi salah satu kiat kunci yang harus dipraktikkan dalam setiap usaha bisnis. Peran manajemen risiko yang lebih banyak berada di balik layar ini tak banyak terlihat, namun demikian fungsinya terlampau besar untuk disepelekan. Bak menggali untuk menutup lubang, tanpa risiko yang terkelola dengan baik, penetrasi usaha yang dilakukan tak akan menjadi apa-apa.

Agus Mulyana, Direktur Kepatuhan Bank bjb, menyadari betul signifikansi yang dimainkan pengelolaan risiko usaha ini. Fungsinya yakni untuk membangun basis analisa yang kuat sehingga berbagai langkah pengambilan keputusan usaha yang dijalankan perbankan bisa terhindar dari risiko merugikan bahkan mendorong ekspansi keuntungan pada level optimal.

"Pola manajemen risiko yang diterapkan bank bjb selama ini terbukti berhasil memberi rasa aman sekaligus menunjang pertumbuhan perusahaan," kata dia di Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Hal tersebut, katanya, bisa dilihat dari kualitas kredit bank bjb yang berhasil dijaga dengan baik misalnya. Catatan perseroan pada Semester I 2019 rasio Non Performing Loan (NPL) bank bjb terjaga di level 1,7% atau lebih baik dibanding rasio NPL industri perbankan per Mei 2019 yang sebesar 2,61%. Sementara rasio Net Interest Margin (NIM) bank bjb berada pada level 5,7% atau berada diatas rata-rata rasio NIM industri perbankan yang mencapai 4,9%.

Sedangkan dari segi kinerja, tercatat total aset bank bjb berhasil tumbuh 6,4% year on year (yoy) menjadi sebesar Rp120,7 triliun. Pertumbuhan aset ini didukung oleh penghimpunan DPK sebesar Rp95,1 triliun atau tumbuh sekitar 7% yoy. Sedangkan untuk laba bersih setelah pajak tercatat sebesar Rp803 miliar. Untuk total kredit yang disalurkan mencapai Rp78,2 triliun atau tumbuh sebesar 8,2% yoy.

Positifnya langkah pengelolaan risiko perusahaan ini juga diakui berbagai pihak yang kompeten, termasuk di antaranya Top Business, Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG), Indonesia Risk Management Professional Association (IRMAPA), Institute Compliance Professional Indonesia (ICoPI), dan Asia Business Research Center yang saling bekerja sama memberikan penghargaan TOP GRC (Governance, Risk & Compliance) 2019.

Dalam hajat tersebut, bank bjb mendapatkan penghargaan TOP GRC 2019 #4 Stars di mana bank bjb dinilai telah menerapkan manajemen risiko dan kepatuhan sangat baik. Penghargaan ini dinilai dari tiga aspek utama, yakni sistem, infrastruktur dan implementasi tata kelola perusahaan. Dewan juri menilai sistem, infrastruktur, dan implementasi tata kelola perusahaan yang baik (GCG), manajemen risiko dan manajemen kepatuhan di perusahaan, berada di tingkat yang sangat baik sehingga dapat mendukung peningkatan kinerja bisnis perusahaan yang berkelanjutan. Direktur Kepatuhan bank bjb, Agus Mulyana juga didapuk sebagai The Most Committed GRC Leader 2019 dalam ajang ini.

"bank bjb menyadari berbagai langkah usaha yang dilakukan perseroan harus dilandasi oleh tujuan mulia untuk terus berkembang dan berkontribusi bagi negeri. Seluruh keputusan perusahaan selalu didasarkan pada prinsip tata kelola yang baik, didukung analisis tajam untuk melihat berbagai peluang dan ikhtiar nyata demi mempertahankan kebutuhan nyata dan berkelanjutan," kata Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, M. As'adi Budiman.

TOP GRC adalah kegiatan pembelajaran bersama tentang governance, risk & compliance sekaligus apresiasi kepada perusahaan yang dinilai berkinerja baik dan telah menerapkan GRC dalam pengelolaan usaha bisnisnya. bank bjb sendiri selalu menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik alias good corporate governance (GCG) dalam setiap langkah usahanya. Penerapan sistem tata kelola ini merupakan salah satu upaya perusahaan untuk menghindari potensi fraud yang merugikan berbagai pihak dari beragam aspek. GCG bank bjb telah terbukti bekerja dengan baik dan beberapa kali membuat perbankan diganjar penghargaan, tak terkecuali dari lembaga antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Budi Hartanto.Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis SUCOFINDO

Sabtu, 16 November 2019 - 06:00 WIB

SUCOFINDO Raih Penghargaan Annual Report Award

PT SUCOFINDO (Persero), meraih penghargaan di ajang Annual Report Award 2018 untuk kategori BUMN Non Keuangan Non Listed Peringkat ke-3 yang diserahkan oleh Asisten Deputi Pasar Modal dan Lembaga…

Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto,

Sabtu, 16 November 2019 - 05:00 WIB

Panglima TNI Jadi Juri Lomba Memasak Nasi Goreng

Ada hal unik dan menarik pada pelaksanaan Gebyar Karya Pertiwi dan Military Attache Spouses Culture Tahun 2019 yaitu “Lomba Memasak Nasi Goreng” yang diikuti oleh para Atase Pertahanan dan…

Atraksi Terjun Payung Meriahkan HUT Ke 74 Korps Marinir

Sabtu, 16 November 2019 - 04:00 WIB

Atraksi Terjun Payung Meriahkan HUT Ke 74 Korps Marinir

Atraksi terjun payung free fall memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 74 Korps Marinir tahun 2019 di lapangan apel Bhumi Marinir Karangpilang, Surabaya. Jumat (15/11/2019).

Lintasarta meraih penghargaan Frost & Sullivan: Asia Pacific Best Practices Award 2019

Jumat, 15 November 2019 - 21:01 WIB

Lintasarta Sabet Penghargaan Internasional Cloud Infrastructure Services Provider of The Year

Singapura: Lintasarta meraih penghargaan Frost & Sullivan: Asia Pacific Best Practices Award 2019 untuk kategori “Indonesia Cloud Infrastructure Services Provider of the Year”. Penganugerahan…

Founder & CEO PT Kuliner Anak Indonesia, Gunawan dan Business Development Director Ayam Legit, Indra Putranto (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Jumat, 15 November 2019 - 20:38 WIB

Bisnis Kuliner Kian Melejit, KAI Hadir Dengan Brand Baru Ayam Legit

Bisnis food and baverage kian melejit di era yang serba digital ini. Apalagi dibantu dengan adanya sinergi antara pemilik restoran dan penyedia layanan food delivery dari transportasi online.…