Sukses Mengakuisisi PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Semen Indonesia Kian Kokoh

Oleh : Kormen Barus | Rabu, 21 Agustus 2019 - 23:30 WIB

Semen Indonesia Siap Bersaing di Pasar Regional
Semen Indonesia Siap Bersaing di Pasar Regional

INDUSTRY.co.id, Jakarta- Meski menghadapi persaingan di pasar semen nasional yang sangat kompetitif, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SMGR mampu mencatatkan volume penjualan hingga Juli 2019 untuk pasar semen domestik sebesar 13,49 juta ton. Perolehan itu di luar kontribusi perusahaan semen yang telah diakusisi, PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) Tbk, yang sebelumnya bernama Holcim Indonesia.

Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan SMGR, Sigit Wahono menjelaskan, penjualan ekspor SMGR di luar SBI yang berasal dari fasilitas Indonesia mencapai 1,879 juta ton. Sementara, penjualan domestik SBI hingga Juli 2019 mencapai 5,396 juta ton dan ekspornya mencapai 240.060 ton.

Ia mengatakan, keberhasilan SMGR mengakuisisi PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, terbukti menjadi katalis yang kuat dalam menopang kinerja bisnis grup secara keseluruhan.

“Hal ini nampak jelas dari kontribusinya terhadap catatan volume penjualan grup yang mencapai 5,636 juta ton, atau setara dengan 26,51 persen dari total volume penjualan Semen Indonesia Group,” jelas Sigit di Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Terkait kinerja keuangan, di sepanjang semester I/2019 ini, pendapatan Semen Indonesia Group tumbuh sebesar 22,9% menjadi Rp16,351 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp13,308 triliun.

Biaya pendapatan SMGR juga mampu ditekan turun sebesar 2,4% seiring dengan bergabungnya PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, sehingga sinergi yang ada dapat menekan biaya penjualan per ton yang harus ditanggung.

“Beberapa bentuk sinergi secara grup yang mampu diinisiasi sejak bergabungnya PT SBI diantaranya, pengadaan batubara yang lebih terintegrasi pada level grup sehingga mendapatkan harga yang lebih baik dan kompetitif, menata ulang jaringan distribusi secara grup guna memastikan margin yang optimal sekaligus menekan biaya layanan yang harus dikeluarkan perusahaan serta pengurangan faktor klinker,” paparnya.

Ia menambahkan, Semen Indonesia Group semakin yakin dan optimistis dalam menapaki potensi bisnis ke depan. Di tengah tantangan pasar yang semakin kompleks, Semen Indonesia Group memiliki modal kuat dalam hal penguasaan pasar yang semakin kokoh dengan hadirnya PT SBI dalam jaringan perusahaan.

“Persaingan pasar bebas yang sudah di depan mata dengan mulai berdatangannya kompetitor-kompetitor dari luar negeri membuat faktor penguasaan pasar menjadi sangat penting dalam memperkuat daya saing perusahaan,” pungkasnya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Antasari 45

Senin, 21 September 2020 - 21:02 WIB

Didompleng Oknum Tak Berkepentingan, Pengembang Antasari 45 Minta Konsumen Jangan Mudah Dihasut & Dikorbankan

PT Prospek Duta Sukses (PDS), pengembang proyek apartemen Antasari’45 di Kawasan Jakarta Selatan mencurigai ada oknum atau pihak-pihak yang memanipulasi proses penundaan kewajiban pembayaran…

Pertamina Lubricants (Ist)

Senin, 21 September 2020 - 18:40 WIB

Kemenperin Apresiasi Pertamina Lubricants jadi Pelopor Penerapan SNI Pelumas

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan apresiasi untuk PT Pertamina Lubricants yang telah menjadi pelopor dalam penerapan standarisasi produk dan penggunaan produk bersertifikat Standar…

Robert Alberts Pelatih Persib Bandung (Foto Dok PR)

Senin, 21 September 2020 - 18:00 WIB

Pelatih PERSIB Robert Alberts Soroti Transisi Permainan

Setiap pertandingan kami selalu berpikir untuk memperbaiki segala hal. Tentu saja soal transisi bertahan-menyerang masih terlihat lambat

Azis Syamsudin Wakil Ketua DPR RI

Senin, 21 September 2020 - 17:27 WIB

UAE dan Bahrain 'Rangkul' Israel, DPR: Indonesia Tak Akan Berubah, Tetap Bersama Rakyat Palestina

Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin menyoroti normalisasi hubungan Uni Arab Emirates (UAE) dan Bahrain dengan Israel.  Azis menekankan bahwa posisi Indonesia tidak mengubah dukungan terhadap…

Ketua Umum ILUNI UI Andre Rahadian

Senin, 21 September 2020 - 17:15 WIB

Alumni UI Beri Rekomendasi Komunikasi Protokol Kesehatan Efektif

Alumni Universitas Indonesia (UI) dari berbagai latar belakang memberikan rekomendasi terkait komunikasi protokol kesehatan yang efektif yang disampaikan melalui Focus Group Discussion (FGD)…