Datang ke IndoBuildTech, Arsitek Bisa Diskusi dengan Master of Art Stone

Oleh : Andi Mardana | Rabu, 21 Agustus 2019 - 16:07 WIB

Booth PT Fajar Gelora lnti atau lebih dikenal dengan nama Fagetti di IndoBuildTech 2019, JCC.(Andi Mardana)
Booth PT Fajar Gelora lnti atau lebih dikenal dengan nama Fagetti di IndoBuildTech 2019, JCC.(Andi Mardana)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pameran material, teknologi bangunan dan interior IndoBuildTech fase kedua tahun 2019 sudah berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta pada 21 -25 Agustus mendatang.

Pada ajang tersebut, para arsitek akan mendapatkan kesempatan langka untuk berdiskusi tentang tren dan teknologi marmer terbaru dengan Master of Art Stone Ferdinand Gumanti.

Diskusi dengan Ferdinand Gumanti bisa diperoleh para arsitek di booth PT Fajar Gelora lnti atau lebih dikenal dengan nama Fagetti di IndoBuildTech 2019. Exclusive Talk tersebut akan digelar setiap hari selama IndoBuildTech berlangsung.

"Para arsitek akan diajak melihat tren dan teknologi manner terbaru. Setelah itu, mereka bisa berdiskusi langsung dengan Pak Gumanti," kata Helen Gumanti, Chief Executive Officer (CEO) Fagetti Group.

Ferdinand Gumanti merupakan pendiri Fagetti, sebuah perusahaan produsen dan supplier batu alam grade premium dengan marmer sebagai produk utamanya.

Atas dedikasinya terhadap industri batu alam, Ferdinand Gumanti bersama dengan perusahaannya mendapatkan penghargaan prestisius dari Antica Libera Corporazione Dell' Arte Della Pietra, Italia sebagai Master of Art Stone pada tahun 2014.

Ini merupakan penghargaan satu-satunya yang diberikan oleh lembaga tersebut kepada tokoh dan perusahaan batu alam di Asia.

Helen berharap, Exclusive Talk dengan Ferdinand Gumanti di IndoBuildTech dapat dimanfaatkan oleh para arsitek yang tengah mencari referensi dan inspirasi penggunaan manner untuk proyek hunian atau gedung prestisius yang tengah dirancang.

"Di booth Fagetti, para arsitek juga bisa melihat teknologi terbaru dari Fagetti yang mampu mengubah tampilan marmer menjadi lebih artistik," kata Helen.

Fagetti memiliki koleksi manner, onyx, granit, travertine, limestone dan jenis batu alam lainnya. Saat ini, Fagetti memiliki lebih dari 900 jenis batu alam dengan segala keunikannya.

Di bisnis manner, Fagetti terkenal dengan keunggulan teknologi yang dimiliki. Dengan memanfaatkan teknologi terbaru, Fagetti bisa membentuk batu marmer menjadi lebih berkelas.

Beberapa kreasi teknologi marmer tersebut akan ditampilkan di booth Fagetti di IndoBuildTech yang mengambil tema "Determining the Latest Trends in Marble Architecture".

Dengan berbagai keunggulannya, tidak salah jika arsitek, interior designer dan product designer menjadikan Fagetti sebagai pilihan pertama untuk proyek yang tengah dirancang. Apalagi, Fagetti memiliki stok batu alam yang selalu tersedia dan siap dikirim tepat waktu.

Fagetti memenuhi permintaan batu alam untuk pasar ritel dan korporasi. Di pasar ritel, batu alam Fagetti banyak dipergunakan untuk memperindah rumah tinggal kelas menengah ke atas. Batu alam Fagetti dipilih karena memiliki beragam jenis batu alam yang unik dan eksklusif.

Di pasar korporasi, batu alam Fagetti ikut menyempurnakan kemegahan sejumlah proyek prestisius di Jakarta di antaranya adalah InterContinental Hotel Pondok Indah, Penthouse Menara Astra, PIK Office, Park Hyatt MNC Media Tower, District 8 Office & Residence, Arkadia Tower, J akarta Box, Apartment Casa Grande, South Quarter, Pondok Indah Residence, Anandamaya Residence, Menara Kompas, Kota Kasablanka Mall, La Vie Condominium dan International Financial Centre 2.

Di Surabaya, batu alam Fagetti melengkapi keindahan bangunan Supermal Pakuwon Indah, Tunjungan Plaza, The Peak Residence dan One Icon Residence. Sedangkan di Bali, ada Movenpick Resort and Spa dan Sofitel Hotel.

Lalu, ada JHL Solitaire di Tangerang, Masjid Suciati Saliman di Yogyakarta, Hotel Adimulya di Medan, Sheraton Hotel dan Radisson Hotel di Lampung serta Radisson Hotel di Batam yang juga memajang batu alam eksklusif dari Fagetti.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Airbus BelugaXL

Rabu, 22 Januari 2020 - 15:00 WIB

Airbus Demonstrasikan Kemampuan Lepas Landas Otomatis

Pesawat uji coba Airbus telah sukses melakukan lepas landas secara otomatis dengan panduan sistem yang berbasis penglihatan di bandar udara Toulouse-Blagnac, Prancis.

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi Indonesia

Rabu, 22 Januari 2020 - 14:32 WIB

Triwulan IV 2019, Stabilitas Sistem Keuangan Terkendali

Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menyimpulkan stabilitas sistem keuangan triwulan IV 2019 tetap terkendali di tengah ketidakpastian perekonomian global yang menurun serta sorotan masyarakat…

Pentingnya Open Source di Industri Perbankan Indonesia

Rabu, 22 Januari 2020 - 14:00 WIB

Pentingnya Open Source di Industri Perbankan Indonesia

Transformasi yang terjadi di dunia keuangan dan perbankan dari era analog ke digital telah mengubah banyak hal. Tak hanya perilaku bisnis namun juga bisnis itu sendiri. Menjadikan tingkat persaingan…

Jembatan Tumbang Samba Kalteng

Rabu, 22 Januari 2020 - 13:20 WIB

Bentang Tengah Jembatan Tumbang Samba Kalteng Sudah Tersambung

Dengan telah tersambungnya bentang tengah jembatan, pembangunan Jembatan Tumbang Samba akan segera rampung untuk membuka kawasan terisolir di Utara Katingan dan melengkapi struktur jaringan…

Garuda Indonesia (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)

Rabu, 22 Januari 2020 - 13:05 WIB

Sah, Irfan Setiaputra Dirut Garuda, Triawan Munaf dan Yenny Wahid Komisaris

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memutuskan untuk menunjuk Irfan Setiaputra sebagai direktur utama (dirut) perusahaan.